Tradisi Turun-temurun, Bolehkah Minum Jamu setelah Melahirkan?

Alami dan mudah didapat, jamu dijadikan pilihan ibu setelah melahirkan untuk mengurangi nyeri

20 Juli 2020

Tradisi Turun-temurun, Bolehkah Minum Jamu setelah Melahirkan
Stephealthylife.wordpress.com

Melahirkan adalah salah satu momen bahagia bagi semua mama. Namun, setelah melahirkan, perjuangan mama masih belum selesai. Ada beberapa perempuan yang mengalami sakit perut atau nyeri di bekas jalan lahir, atau nyeri bekas jahitan operasi caesar.

Jamu merupakan obat tradisional turun-temurun yang terbuat dari bahan alami. Sejak berabad lalu, jamu dipercaya dapat meredakan rasa sakit setelah melahirkan hingga mempercepat masa pemulihan. Karena itu, tidak sedikit mama yang mengonsumsi jamu setelah melahirkan.

Jamu juga mudah dikonsumsi dengan berbagai variasi kemasan, mulai dari bentuk jamu cair, pil, atau bubuk, yang mudah diperoleh. Konsumsi jamu sudah dilakukan secara turun-temurun, mungkin ini menjadi salah satu alasan Mama mengonsumsi jamu setelah melahirkan.

Tetapi sebenarnya bolehkah mengonsumsi jamu setelah melahirkan? Yuk, cari jawabannya pada ulasan Popmama.com berikut ini.

Manfaat Jamu

Manfaat Jamu
furleybio.com

Jamu dikenal secara turun temurun memiliki khasiat yang baik untuk menunjang kesehatan tubuh. Maka tidak heran jika sebagian besar mama yang baru melahirkan langsung mengonsumsi jamu.

Jamu memiliki banyak manfaat bagi ibu yang baru melahirkan, tergantung jenis jamu yang Mama minum. Berikut beberapa manfaatnya:

  1. Mengencangkan otot-otot yang kendur.
  2. Memperbanyak produksi ASI.
  3. Melangsingkan tubuh setelah melahirkan.
  4. Melancarkan masa nifas setelah melahirkan.

Editors' Picks

Apakah Jamu Aman untuk Ibu Setelah Melahirkan?

Apakah Jamu Aman Ibu Setelah Melahirkan
Freepik

Berdasarkan definisi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), jamu adalah ramuan yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan dengan berbagai macam sediaan bentuk.

Dengan bermodalkan embel-embel ‘tradisional’ dan ‘alami’, ibu yang baru melahirkan memilih untuk minum jamu dengan harapan ramuan alami ini aman.

Menurut Jurnal SIKLUS tahun 2018, menyebutkan bahwa konsumsi jamu setelah melahirkan dan selama menyusui dinilai tidak membahayakan kesehatan ibu melahirkan. Bahkan, beberapa bahan yang terkandung dalam komposisi jamu pun diyakini mampu mendukung proses pemulihan tubuh setelah melahirkan, seperti kencur dan temu giring.

Beberapa komposisi jamu juga memicu peningkatan kadar hormon prolaktin untuk mendukung produksi ASI.

Jadi, jamu aman untuk dikonsumsi oleh Mama setelah melahirkan. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk minum jamu, Ma.

Tips Minum Jamu dengan Aman setelah Melahirkan

Tips Minum Jamu Aman setelah Melahirkan
freepik.com/yanalya

Menurut profesor pediatri dan kebidanan dan ginekologi di Fakultas Kedokteran Universitas Rochester di New York, Ruth A. Lawrence, MD, ibu yang baru melahirkan dan menyusui boleh saja mengonsumsi obat herbal alami, termasuk jamu, namun harus mengetahui kandungan jamu tersebut. Penting untuk diketahui bahwa tidak semua bahan alami pada obat tradisional baik dikonsumsi ibu yang baru melahirkan dan menyusui.

Mama juga harus memerhatikan jumlah yang diminum. Mengonsumsi jamu umumnya dianggap aman, namun bisa jadi berbahaya jika melampaui dosis seharusnya.

Dan seperti obat herbal lainnya, jamu bisa saja memiliki efek samping ketika dikonsumsi dalam jumlah besar. Terutama jamu yang sudah dikemas dalam kemasan, karena pastinya sudah ada campuran bahan lainnya.

Ada beberapa aturan untuk konsumsi jamu yang aman setelah melahirkan, antara lain:

  1. Hindari minum jamu bersamaan dengan konsumsi obat dari dokter. Tujuannya untuk menghindari adanya reaksi tertentu yang berbahaya antara obat dan jamu.
  2. Bagi Mama yang memiliki riwayat penyakit tertentu, hindari untuk minum jamu.

Konsultasikan dengan Dokter

Konsultasikan Dokter
Freepik/nensuria

Sebelum memutuskan untuk minum jamu setelah melahirkan, Mama sebaiknya mempertimbangkan kembali bahwa tidak semua kondisi kesehatan diizinkan untuk mengonsumsi jamu. Untuk itu, konsultasikan dengan dokter mengenai efek samping dan manfaatnya bagi Mama setelah melahirkan.

Pastikan memberitahu dokter mengenai rencana mama untuk mengonsumsi jamu tertentu setelah melahirkan. Ini untuk menghindari jamu bereaksi terhadap obat-obatan tertentu yang diresepkan untuk Mama setelah melahirkan nanti. Yang perlu Mama ingat juga adalah apapun makanan dan minuman yang Mama konsumsi bisa memengaruhi ASI. Jadi pastikan Mama selalu mematuhi saran dokter terkait konsumsi jamu ini.

Semoga informasi ini bermanfaat, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.