Apakah Hormon hCG Satu-satunya Tanda Kehamilan? Cek di Sini!

Hormon hCG bisa mengonfirmasi kehamilan, bagaimana caranya?

5 Mei 2019

Apakah Hormon hCG Satu-satu Tanda Kehamilan Cek Sini
cdn.shopify.com

Mama pernah dengar tentang hormon hCG?

Human Chorionic Gonadotropin atau hCG diproduksi sel-sel yang terbentuk dalam plasenta. Hormon ini berfungsi memelihara sel telur yang sudah dibuahi sperma dan menempel di dinding rahim. Untuk mendeteksi kehamilan, tes hCG biasa dilakukan.

Namun, apakah hCG merupakan satu-satunya tanda kehamilan? Popmama.com akan menjawabnya untuk Mama.

1. Waktu tepat mendeteksi hormon hCG

1. Waktu tepat mendeteksi hormon hCG
coolhealthyrecipes.com

Hormon hCG biasanya dapat terdeteksi dalam urin atau darah pada 10-14 hari usai pembuahan. Pada saat bersamaan, Mama mungkin juga merasakan kram perut disertai keluarnya bercak darah agak pink.

Itulah mengapa jika Mama sudah terlambat haid 1-2 minggu dari tanggal seharusnya, Mama bisa memakai alat tes kehamilan untuk mengetahui apakah hamil atau tidak. Tes kehamilan dilakukan dengan cara memeriksa jumlah kandungan hormon hCG pada urin datau darah Mama.

Secara umum, untuk mengecek kehamilan ada 2 jenis pemeriksaan.

  • Pemeriksaan kuantitatif, dilakukan dengan mengukur jumlah hormon hCG dalam darah. Pengujian sampel darah di laboratorium bisa membuktikan hal ini.
  • Pemeriksaan kualitatif, tujuannya mendeteksi peningkatan hormon hCG dalam urin atau darah. Bisa menggunakan alat tes kehamilan atau sampel darah jika Mama memeriksakan diri di rumah sakit.

Sebagai catatan, sampel darah bisa diambil kapan saja guna mengecek kadar hCG. Sedangkan jika Mama memakai sampel urin, lebih baik mengambil urin pertama pada pagi hari. Pada waktu tersebut, kadar hormon hCG tergolong paling tinggi. Meski demikian, ada pula alat tes kehamilan yang bisa dipakai dengan sampel urin kapan saja.

2. Mengapa harus tes hCG?

2. Mengapa harus tes hCG
Freepik

Apakah peningkatan hormon hCG satu-satunya tanda kehamilan? Jelas tidak, Ma. Mama bisa mengecek tanda-tanda fisik hamil muda lain yang muncul. Namun, pemeriksaan hormon kehamilan ini biasanya berfungsi untuk:

  • Mengonfirmasi kehamilan
  • Memperkirakan usia janin dalam kandungan
  • Mendiagnosis kehamilan abnormal, misalnya kehamilan ektopik
  • Mengecek kehamilan kembar atau tidak
  • Mendeteksi kelainan yang bisa terjadi pada janin, contoh down syndrome.
  • Pemeriksaan hormon hCG dengan darah juga diperlukan bagi pasien yang akan menjalani pengobatan dengan risiko bahaya tinggi pada janin, misalnya operasi atau radioterapi.

3. Prosedur tes hCG

3. Prosedur tes hCG
Freepik

Jika Mama memilih memakai tes hCG dengan sampel urin, maka bisa melakukannya secara mandiri. Alat tes kehamilan atau sering disebut test pack yang dijual bebas bisa Mama pakai setelah terlambat menstruasi 1-2 minggu. Beberapa langkah yang perlu Mama perhatikan antara lain:

  • Baca petunjuk pemakaian alat dengan saksama. Beda jenis, beda merek, sangat mungkin cara pemakaiannya pun berbeda.
  • Meski ada alat tes yang bisa memakai sampel urin kapan saja, tetapi tetap lebih baik lakukan tes ketika pertama kali buang air kecil usai bangun pagi. Pada pagi hari, urin lebih pekat dan mengandung kadar hCG tertinggi dibandingkan urin pada waktu lainnya.
  • Mama bisa meletakkan alat indikator pada urin yang mengalir selama sekitar 5 detik. Beberapa alat tes lain meminta Mama meletakkan urin dalam sebuah wadah dan celupkan alat indikator dalam wadah.
  • Usai melakukan uji kehamilan, letakkan alat indikator pada permukaan datar dan tunggu sekitar 5 menit sampai hasil keluar.

Editors' Picks

4. Hasil tes hCG

4. Hasil tes hCG
Pixabay/Jaytaix

Tes hCG yang Mama lakukan secara mandiri tergolong pemeriksaan kualitatif. Maka, ada 2 kemungkinan hasil, yakni positif atau negatif. Namun, ada pula kemungkinan ketiga, yaitu hasil tes tampak samar alias garis kedua kelihatan tipis.

Apa yang bisa Mama dapatkan dari hasil tes hCG tersebut?

  • Hasil positif, kemungkinan kadar hormon hCG meningkat dalam urin. Ada kemungkinan Mama hamil.
  • Hasil negatif, kadar hormon hCG rendah atau tidak terdeteksi dalam urin. Bukan berarti Mama tidak hamil karena kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Misalnya, alat tes kehamilan kedaluwarsa, tidak dipakai sesuai instruksi, tes kehamilan dilakukan terlalu dini, urin tercampur cairan lain, dan mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Sementara, pada hasil tes yang tampak samar dan membuat Mama nggak yakin apakah itu positif atau negatif, tetap ada kemungkinan Mama hamil. Coba lakukan tes lagi setelah 1-2 minggu sebagai konfirmasi atau langsung pergi ke dokter untuk tes hCG dengan memakai sampel darah.

5. Tes hCG dengan sampel darah

5. Tes hCG sampel darah
healthline.com

Tes hCG dengan memeriksa sampel darah bisa menampilkan hasil kuantitatif sebagai konfirmasi kehamilan. Namun, ada data yang lebih menarik daripada sekadar memastikan Mama positif hamil atau tidak.

  • Kadar hCG dalam darah rendah dari batas normal, bisa berarti adanya kehamilan ektopik, dugaan mengalami keguguran, atau salah perhitungan waktu kehamilan.
  • Kadar hCG dalam darah lebih tinggi, bisa menunjukkan kemungkinan hamil anggur atau hamil kembar.

Selain menguji hCG untuk mengetahui kehamilan, tes hCG juga kerap dilakukan sebagai upaya mendeteksi penyakit tertentu. Kadar hCG tinggi dalam darah dapat menjadi dugaan kemungkinan penyakit tumor atau kanker.

6. Tanda-tanda lain hamil muda

6. Tanda-tanda lain hamil muda
Freepik/Katemangostar

Hormon hCG bisa mengonfirmasi kehamilan, tetapi  bukan berarti jadi satu-satunya penentu. Mama dapat mengecek lagi tanda-tanda fisik lain yang dirasakan saat hamil muda, misalnya:

  • Sering buang air kecil
  • Mual muntah
  • Kram perut dan keluar bercak merah agak pink
  • Pusing
  • Sembelit
  • Suhu tubuh tinggi

Pemeriksaan hormon hCG melalui tes kehamilan bisa menguatkan kehamilan Mama. Namun, Mama juga perlu memantau tanda-tanda fisik yang kerap Mama rasakan. Lebih baik, segera berkonsultasi ke dokter guna memperoleh jawaban pasti soal kehamilan Mama ya.

Baca juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!