5 Tips Merawat Kulit Baby Bump pada Awal Masa Kehamilan

Meski belum buncit, merawat kulit baby bump tetap perlu dilakukan sejak awal masa kehamilan

29 April 2019

5 Tips Merawat Kulit Baby Bump Awal Masa Kehamilan
Freepik/Yanalya

Begitu Mama sadar tengah hamil muda, perlahan Mama pun mulai sadar berbagai perubahan terjadi di kulit, baik kulit wajah, perut, maupun bagian tubuh. Ada ibu hamil yang wajahnya berjerawat, lebih berminyak, tetapi ada juga ibu hamil yang justru kulitnya lebih kering dari biasanya.

Pada saat ini juga Mama mulai lebih teliti pada aneka produk perawatan kulit. Kalau sedang tidak hamil, Mama bisa beli produk apa saja. Namun, karena sedang hamil, beberapa produk yang mengandung zat tertentu sebaiknya dihindari. Tak terkecuali untuk perawatan kulit perut.

Memang, ketika hamil trimester I, baby bump belum begitu tampak. Akan tetapi, bukan berarti Mama bisa cuek-cuek saja dan menunda perawatan kulit bagian perut. Apalagi, seiring kian membesarnya janin, kulit perut Mama bakal meregang. Maka, merawat baby bump sedini mungkin bisa jadi senjata ampuh melawan stretch mark.

Lalu, apa saja yang bisa Mama lakukan? Popmama.com merangkumnya khusus untuk Mama.

1. Hindari produk perawatan kulit dengan kandungan zat ini

1. Hindari produk perawatan kulit kandungan zat ini
glamour.com

Ibu hamil membutuhkan produk perawatan kulit khusus? Jawabannya, ya dan tidak. Ini tergantung pada kebiasaan Mama sehari-hari. Mama yang biasa memakai skin care tertentu jelas harus menghindari beberapa produk dengan kandungan zat berikut karena dapat berdampak pada perkembangan janin.

  • Retinoid
  • Tetracycline
  • Hydroquinone
  • Salicylic acid
  • Benzoyl peroxide

Namun, bukan berarti Mama menghilangkan sama sekali perawatan kulit secara rutin. Mama hanya perlu mengganti produk lama dengan produk yang pasti aman dikenakan selama kehamilan. Aman untuk Mama dan aman juga untuk si Kecil dalam kandungan.

2. Mulai dengan body lotion

2. Mulai body lotion
Pexels/Rawpixel

Pastikan body lotion yang Mama pakai aman untuk ibu hamil. Walau perut Mama belum membesar, mengoleskan lotion bisa menjaga kelembaban kulit perut. Seiring perkembangan janin, perut Mama akan mulai meregang dan mudah sekali terasa gatal.  Ini merupakan efek samping dari kulit yang cepat melar.

Nah, pemakaian lotion secara rutin bisa mengurangi rasa gatal ini. Plus, menjaga kulit Mama tetap lembut.

Mama bisa memilih body lotion yang mengandung vitamin E, cocoa butter, hingga lidah buaya, atau wangi favorit lainnya.

Mama bisa menjadikan ajang mengolesi perut dengan lotion sebagai sarana relaksasi setiap hari. Pakai maksimal 2 kali sehari setelah mandi, agar kulit perut tetap lembab dan tidak gatal.

Editors' Picks

3. Coba body scrub

3. Coba body scrub
liveabout.com

Bolehkah memakai body scrub saat hamil? Boleh, Ma! Asalkan produk yang Mama pilih dijamin aman untuk ibu hamil.

Body scrub juga tidak perlu dilakukan setiap hari. Cukup Mama coba 2-3 kali per minggu. Perawatan ini berguna untuk mengangkat kulit mati dan membuat kulit area perut tetap lembut.

Dengan perawatan teratur sejak awal kehamilan, kulit baby bump akan terjaga begitu perut Mama membesar.

Kemungkinan gatal atau stretch mark tetap ada, tetapi biasanya tidak terlalu parah karena Mama sudah rajin merawat baby bump.

4. Hindari sabun yang membuat kulit kering

4. Hindari sabun membuat kulit kering
Freepik

Tubuh ibu hamil biasanya mudah berkeringat. Maka, mandi 2 kali sehari menjadi salah satu anjuran untuk menjaga kesegaran dan kebersihan tubuh. Namun, Mama perlu berhati-hati dalam memilih sabun mandi.

Jangan memakai sabun yang membuat kulit kering dan menghilangkan kandungan minyak alami kulit. Sebagai alternatif, Mama bisa mengandalkan shower gel yang bisa melembabkan kulit. Usahakan pula untuk tidak sering-sering mandi dengan air yang bersuhu terlalu panas, karena air panas juga berperan dalam membuat kulit tubuh terasa kering.

Usai mandi, jangan lupa oleskan lotion pada kaki, tangan, dan tentu saja perut Mama.

5. Pakai krim anti-stretch mark

5. Pakai krim anti-stretch mark
Pexels/Pixabay

Mama khawatir dengan stretch mark? Sayangnya, kebanyakan ibu hamil pasti akan mengalami kondisi perut ini, yang biasanya semakin nampak jelas pada trimester ketiga.

Namun, Mama bisa mengatasi kekhawatiran ini dengan memakai krim anti-stretch mark sejak awal kehamilan, selain perawatan rutin dengan body lotion.

Ada ahli yang menyarankan body butter, ada pula yang menyarankan body oil seperti Bio-Oil yang dipandang ampuh mengatasi stretch mark. Minyak yang cukup ringan ini mengandung calendula, chamomile, lavender, dan rosemary. Minyak ini juga sangat melembabkan, sehingga Mama bisa mengoleskannya di perut, payudara, pinggul, punggung, paha, dan pantat.

Itulah 5 tips yang perlu Mama perhatikan dalam merawat kulit baby bump pada trimester pertama kehamilan.

Dengan melakukan langkah mudah tersebut, Mama bisa lebih menikmati kehamilan tanpa merasa cemas dengan perubahan yang terjadi pada kulit perut saat membesar nanti. Selamat mencoba, Ma!

Baca juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!