7 Perubahan yang Dialami Suami saat Mendampingi Istri Hamil

Bukan hanya Mama lho yang merasakan semua perubahan saat hamil

25 Oktober 2020

7 Perubahan Dialami Suami saat Mendampingi Istri Hamil
Pexels/Freetocks.org

Saat hamil, semua perhatian dan fokus tertuju hanya pada Mama. Mulai dari khawatir akan kondisi mama sampai menjaga semua pola hidup sehat yang Mama jalani.

Nyatanya, ada beberapa hal yang juga memengaruhi kehidupan papa. Perubahan yang Mama alami pun sangat mungkin turut dirasakan oleh Papa.

Salah satu penelitian bahkan menemukan bahwa lebih dari 60 persen suami turut merasakan perubahan fisik saat mendampingi sang istri yang sedang hamil. Kebanyakan kondisi ini terjadi sebagai proses adaptasi juga, Ma.

Papa turut menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan mama, sehingga tanpa disadari dirinya pun turut mengalami sebagian hal-hal tersebut.

Berikut Popmama.com rangkum beberapa perubahan yang biasa terjadi pada suami saat mendampingi istri yang sedang hamil.

1. Pertambahan berat badan

1. Pertambahan berat badan
Pexels/Pixabay

Saat Mama sedang hamil, nafsu makan biasanya akan meningkat. Ada pula keinginan spesifik untuk makan makanan tertentu secara tiba-tiba alias ngidam.

Bukan cuma Mama, Papa pun secara sugesti seringkali turut menginginkan makanan tersebut lho, Ma. Nafsu makan Papa juga jadi ikut meningkat sebagai efek dari menemani Mama.

Selain dari hal tersebut, kenaikan berat badan papa juga bisa muncul akibat meningkatnya hormon kortisol. Ini adalah hormon terkait stres yang sering dialami oleh Papa.

Nah, karena hormon kortisol juga bertanggung jawab untuk mengatur kadar gula darah, seringkali Papa merasa lapar padahal sebenarnya tidak.

Hormon kortisol juga mengarahkan penempatan lemak di tubuh di mana berat badan pun akan meningkat lebih cepat, terutama di area perut.

2. Perubahan mood

2. Perubahan mood
Pexels/Zun Zun

Mama sering mengalami perubahan mood mendadak, saat sedang senang lalu tiba-tiba jadi sedih atau kesal? Percaya atau tidak, Papa juga rentan mengalaminya lho, Ma.

Hanya saja, Papa mungkin lebih pandai mengatur ekspresi dan lebih sabar sehingga tidak mudah menunjukkan perubahan tersebut.

Menurut penelitian, perubahan suasana hati yang dialami Papa saat mendampingi Mama selagi hamil adalah salah satu bentuk simpati.

Kehamilan adalah babak baru dalam kehidupan Papa dan Mama, tanpa disadari hubungan saling mendukung satu sama lain pun membuat Papa juga turut sering mengalami perubahan suasana hati.

Editors' Picks

3. Turut mengidam

3. Turut mengidam
Pexels/Rawpixel.com

Seperti disebutkan sebelumnya, mengidam saat hamil tak cuma bisa dialami oleh Mama saat hamil, tapi juga oleh Papa.

Lagi-lagi kondisi ini terjadi sebagai salah satu sugesti dan perasaan simpati yang dilihatnya dari Mama.

Misalnya saat Mama sedang mengidam ingin makan sesuatu, tanpa disadari Papa akan turut ingin makan juga sambil menemani Mama. So sweet!

4. Cemas berlebihan

4. Cemas berlebihan
Pexels/Nathan Cowley

Pikiran akan tanggung jawab atas kehidupan si Kecil kelak seringkali mulai dialami oleh Papa saat Mama masih dalam proses kehamilan.

Berbagai pikiran yang datang ini pun bisa membuat Papa jadi cemas dan takut. Bahkan rasa takut ini seringkali lebih hebat dari yang Mama rasakan.

Apabila bayi yang dikandung diperkirakan berjenis kelamin perempuan, Papa seringkali mulai gelisah apakah dirinya kelak bisa menjadi sosok ayah yang baik. Bagaimana ia bisa menjaga putri kecilnya nanti saat dewasa.

Bukan berarti jika bayi yang dikandung berjenis kelamin laki-laki lantas Papa tidak stres, Ma.

Ia juga mulai memikirkan apakah kelak bisa menjadi panutan yang bisa dicontoh.

Coba perhatikan apakah ada perubahan pada sikap Papa, Ma. Jika ia sedang banyak pikiran, Mama bisa mengajaknya berbicara agar tak merasa terbebani seorang diri.

5. Perubahan hormonal

5. Perubahan hormonal
Pexels/Bruce Mars

Perubahan hormonal identik dialami oleh ibu hamil, namun seringkali kondisi ini juga terjadi pada suami. Mulai dari kenaikan hormon prolaktin hingga penurunan hormon progesteron, Papa juga rentan mengalami hal yang sama.

Perubahan hormon ini juga seringkali membuat Papa merasa mudah mengantuk, ingin makan terus-menerus, serta nafsu makannya meningkat.

Ini hal yang wajar kok, Ma. Seiring berjalannya waktu, berbagai perubahan ini secara alami juga akan kembali normal.

6. Rajin beres-beres rumah

6. Rajin beres-beres rumah
Pexels/Sarah Jane

Sebagai salah satu bentuk simpati dengan kondisi mama, Papa juga seringkali jadi lebih rajin membantu. Termasuk dalam urusan membereskan rumah.

Mulai pada trimester kedua sampai ketiga, aktivitas di rumah yang mulai senang Papa lakukan adalah membuat kamar dan menyiapkan segala kebutuhan si Kecil.

Termasuk di antaranya mengecat dinding rumah, menyiapkan furniture, sampai menemani Mama membeli semua kebutuhan bayi.

Selain ingin membantu Mama, Papa juga ingin memastikan bahwa dirinya bisa diandalkan dalam berbagai hal. Terutama pada hal-hal yang dianggap sulit untuk Mama lakukan.

7. Sulit tidur

7. Sulit tidur
Pexels/Acharaporn Kamornboonyarush

Saat hamil, salah satu masalah yang kerap dialami Mama adalah gangguan pola tidur alias sulit tidur termasuk di malam hari.

Tidur nyenyak pun akan sangat terasa sulit untuk didapatkan. Bukan cuma Mama, kondisi ini pun turut memengaruhi Papa.

Ia juga akan menjadi sulit tidur, tidak bisa tidur nyaman dan tersugesti untuk tetap bangun demi menjaga serta memastikan Mama sudah tidur terlebih dahulu.

Sayangnya, kondisi ini seringkali terus terbawa sampai akhirnya menjadi kebiasaan baru Papa, bahkan sampai nanti Mama sudah melewati proses persalinan dan mulai sibuk mengurus si Kecil.

Itulah perubahan yang seringkali dialami Papa saat mendampingi mama dalam menjalani kehamilan. Apakah Papa juga sering menunjukkan tanda-tanda ini, Ma?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.