5 Efek Luar Biasa Mendengarkan Musik Selama Kehamilan

Mendengarkan musik bisa membuat hati ibu hamil lebih tenang dan nyaman, lho

31 Juli 2019

5 Efek Luar Biasa Mendengarkan Musik Selama Kehamilan
Freepik

Perubahan emosi yang terjadi di awal kehamilan dikarenakan adanya peningkatan kadar hormon progesteron dan estrogen. Tapi sangat wajar jika ibu hamil mengalami kecemasan.

Namun, daripada mengeluarkan amarah atau emosi berlebih saat hamil, lebih baik Mama memilih mendengarkan musik. Tentunya hal ini akan membuat Mama lebih rileks.

Menurut TinyLove, mendengarkan musik sangat baik untuk perkembangan janin di dalam kandungan. Dimana janin sudah mengembangkan telinganya pada minggu ketiga kehamilan dan merespons suara pada usia minggu ke-16.

Lalu apa saja manfaat musik untuk ibu hamil dan pengaruhnya terhadap janin? Berikut 5 efek luar biasa mendengarkan musik di masa kehamilan yang sudah dirangkum oleh Popmama.com:

1. Membentuk kepribadian bayi secara keseluruhan

1. Membentuk kepribadian bayi secara keseluruhan
Unplash/Thanos Pal

Siapa sangka, mendengarkan musik selama kehamilan memiliki efek signifikan dalam pembentukkan emosional, karakter dan mental bayi nantinya secara keseluruhan.

Di mana ada perbedaan perilaku jika dibandingkan dengan bayi yang tidak terpapar musik ketika masih berada di dalam rahim.

Dikutip dari Mom Junction, bahwa mendengarkan suara musik yang menenangkan dapat mengembangkan kepribadian yang tenang pada bayi nantinya.

Sebaliknya, musik yang keras dan iramanya menghentak cenderung membuat bayi menjadi sosok yang agresif atau mudah gelisah dalam tumbuh kembangnya.

2. Mencerdaskan janin sejak dini

2. Mencerdaskan janin sejak dini
Unplash/Cassidy Rowell

Sebenarnya ada banyak hal yang terjadi di dalam kandungan untuk mendukung pertumbuhan dan proses perkembangan janin secara keseluruhan.

Di mana mendengarkan musik selama kehamilan dapat mendukung kemampuan kognitif pada bayi.

TinyLove mengatakan, ibu hamil yang suka mendengarkan semua jenis musik akan mendorong perkembangan otak dini pada janin.

Dikarenakan musik memfasilitasi koneksi neuron di otak, sehingga membantu pertumbuhan struktur otak sang janin.

Selain itu bayi juga mampu mengingat musik yang mereka dengarkan di dalam rahim hingga empat bulan setelah dilahirkan.

Editors' Picks

3. Meningkatkan pendengaran bayi di dalam kandungan

3. Meningkatkan pendengaran bayi dalam kandungan
Rawpixel/Roungroat

Saat mendengarkan musik di masa kehamilan, jangan lupa untuk bernyanyi. Pasalnya suara Mama sangat menenangkan bagi janin di dalam kandungan dan membantu mengembangkan ikatan batin sebelum bayi lahir.

Mom Junction memaparkan bahwa ketika ibu hamil memasang sebuah lagu, secara signifikan hal itu akan meningkatkan konsentrasi dan indra pendengaran pada janin yang didapatnya dari getaran gelombang suara musik tersebut.

4. Mendorong refleks bayi di dalam kandungan

4. Mendorong refleks bayi dalam kandungan
Pexels/freestocks.org

Mendengarkan musik di masa kehamilan memang memiliki pengaruh signifikan pada bayi yang belum lahir.

Selain itu dapat memperbaiki refleks, respons, gerakan, dan stimulasi bayi di dalam kandungan.

Dilansir dari Mom Junction, bahwa sering memasang sebuah lagu di masa kehamilan akan meningkatkan refleks bayi yang belum lahir.

Di mana janin akan dapat mendengar alunan sebuah lagu dan mencoba bergerak selaras dengan denyut getaran musik tersebut.

Jadi mendengarkan musik menjadi pilihan menyenangkan untuk belajar mengekspresikan diri dan mendorong refleks bayi yang lebih baik.

5. Mengurangi tingkat kecemasan di masa kehamilan

5. Mengurangi tingkat kecemasan masa kehamilan
Freepik/Jcomp

Ternyata getaran positif dari sebuah musik memiliki kemampuan yang menenangkan pada emosi ibu hamil yang dapat membantunya menghilangkan stres di masa kehamilannya.

Manfaat mendengarkan musik dan bernyanyi saat hamil dapat memberikan kontribusi untuk bayi yang sehat dan bahagia di kemudian hari.

Segala jenis musik yang lembut akan mengurangi tingkat kecemasan dan kegelisahan, sehingga membuat ibu hamil merasa lebih rileks di masa kehamilannya.

Mengingat ada banyak manfaat yang didapatkan dari sebuah alunan musik, jadi jangan ragu untuk mendengarkan musik di masa kehamilan.

Namun tidak mengarahkan headphone ke perut. Suara yang direkomendasikan untuk diperdengarkan pada janin yaitu sekitar 50-60 desibel saja, yaitu sebesar volume suara normal saat Mama berbicara.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;