Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Bisa Menurunkan Berat Badan, Bolehkah Ibu Hamil Minum Orlistat?

Popmama.com/Antonia Rucita Nurak/AI
Popmama.com/Antonia Rucita Nurak/AI
Intinya sih...
  • Orlistat adalah obat penurun berat badan yang menghambat penyerapan lemak
  • Orlistat tidak aman untuk ibu hamil karena dapat mengganggu penyerapan vitamin dan nutrisi penting
  • Penting berkonsultasi dengan dokter sebelum minum Orlistat selama kehamilan, serta mencari alternatif pengelolaan berat badan yang aman
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Berat badan yang naik kerap kali menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian orang. Pada ibu hamil, berat badan yang naik sering kali membuat rasa percaya diri goyah, meskipun berat badan yang naik merupakan hal normal selama fase kehamilan.

Sehingga tak sedikit yang tergoda untuk mencoba menurunkan berat badan dengan mengonsumsi obat penurun berat badan. Salah satu obat yang seringkali dipertanyakan keamanannya untuk dikonsumsi oleh ibu hamil adalah Orlistat. Orlistat adalah obat yang biasanya dikonsumsi oleh individu dengan kelebihan berat badan atau obesitas. Obat ini dapat membantu proses penurunan berat badan agar tidak kembali naik.

Apakah Orlistat aman dikonsumsi ibu hamil?

Berikut Popmama.com merangkum informasi seputar obat Orlistat dan bolehkah ibu hamil minum Orlistat?

Table of Content

1. Mengenal apa itu Orlistat dan cara kerjanya

1. Mengenal apa itu Orlistat dan cara kerjanya

Popmama.com/Antonia Rucita Nurak/AI
Popmama.com/Antonia Rucita Nurak/AI

Dilansir dari Cleveland Clinic, dokter dapat mempertimbangkan untuk memberikan seseorang obat diet jika orang tersebut belum dapat menurunkan berat badannya melalui diet dan olahraga.

Salah satu obat yang biasanya disarankan adalah Orlistat. Kegunaan dari obat ini adalah mencegah penyerapan sebagian lemak dari makanan yang dikonsumsi.  Dengan menghambat kerja enzim lipase di saluran pencernaan, Orlistat mengurangi penyerapan sekitar 30% lemak makanan yang dikonsumsi sehingga membantu menurunkan  berat badan, sisa lemak yang tidak diserap tubuh dikeluarkan bersama feses.  Perlu untuk diketahui, mengonsumsi obat ini hanya boleh sesuai anjuran dan resep dari dokter.

Penggunaan Orlistat umumnya diresepkan pada orang dewasa dengan obesitas atau kelebihan berat badan, dan sebaiknya didukung juga dengan pola makan yang sehat serta olahraga teratur.

2. Apakah Orlistat aman diminum selama kehamilan?

Freepik.com
Freepik.com

Orlistat tidak disarankan untuk ibu hamil. Melansir UK Teratology Information Service, karena sifat Orlistat yang menghambat lemak, menurut beberapa ahli ini juga dapat berpotensi menghambat penyerapan vitamin yang larut dalam lemak, sehingga akan berdampak pada kesehatan janin nantinya.

Apabila ibu hamil mengonsumsi Orlistat sebelum kehamilan diketahui, sebaiknya segera dihentikan. Ini guna mencegah terjadinya risiko lain. Biasanya pemeriksaan USG dilakukan lebih mendetail untuk mendeteksi kemungkinan terjadi kelainan pada janin.

Selain itu, diet atau penggunaan produk tertentu selain Orlistat untuk menurunkan berat badan selama kehamilan tidak dianjurkan jika tanpa anjuran dokter.

3. Risiko kekurangan nutrisi pada ibu hamil dan janin

Freepik
Freepik

Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah penggunaan Orlistat dapat berpotensi menghambat vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E dan K. Meskipun dapat menurunkan berta badan, efek sampingnya bisa termasuk pengurangan peyerapan nutrisi yang  dibutuhkan terutama pada fase kehamilan.

Dilansir dari UK Teratology Information Service, vitamin-vitamin tersebut memiliki peran penting dalam menunjang tumbuh kembang janin. Peran vitamin termasuk perkembangan dan fungsi tulang, sistem kekebalan tubuh serta pembentukan sel dan jaringan. Kekurangan vitamin selama kehamilan dapat berdampak pada kesehatan ibu dan bayi. Tak hanya itu, Orlistat juga tidak dianjurkan untuk ibu menyusui.

Jika penyerapan nutrisi terganggu, asupan gizi yang dibutuhkan janin bisa mejadi kurang optimal. Inilah mengapa Orlistat tidak dianjurkan bagi ibu hamil dan menyusui, karena dapat menyebabkan kekurangan nutrisi.

4. Penting berkonsultasi dengan dokter sebelum minum ini

Freepik/DC Studio
Freepik/DC Studio

Jika ibu hamil terlanjur mengonsumsi obat Orlistat sebelum mengetahui kehamilan atau memiliki kondisi medis tertentu seperti obesitas, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Dengan pemeriksaan yang tepat dapat membantu memastikan kondisi kesehatan pada ibu dan janin.

Meskipun data yang tersedia mengenai penggunaan Orlistat selama kehamilan masih terbatas dan tidak menunjukkan adanya peningkatan risiko cacat bawaan janin atau keguguran. Sebaiknya Orlistat dihindari, ya, Ma.

5. Alternatif mengelola berat badan selama kehamilan

Freepik/pch.vector
Freepik/pch.vector

Berikut beberapa cara aman untuk mengelola berat badan selama kehamilan dilansir dari Mayo Clinic:

  • Mengatur asupan nutrisi

Apabila sebelum hamil, berat badan dalam kisaran ideal sesuai tinggi badan, kebutuhan kalori selama kehamilan umumnya berada di kisaran 2.200 hingga 2.900 kalori per hari dan dapat disesuaikan dengan tahap kehamilan atau trimester.

Trimester pertama : Tidak memerlukan tambahan kalori

Trimester kedua  : Tambahan sekitar 340 kalori per hari

Trimester ketiga  : Tambahan sekitar 450 kalori per hari dibandingkan sebelum hamil

 

  • Berolahraga 30 menit setiap hari

Sebagian Mama mungkin merasa khawatir berolahraga saat hamil karena takut membahayakan janin. Namun anggapan ini tidak sepenuhnya benar ya Ma.

Olahraga ringan dan sesuai anjuran dokter dapat membantu menjaga berat badan, menurunkan risiko gangguan perkembangan serta meredakan berbagai keluhan nyeri punggung selama kehamilan.

Jenis olahraga yang dianjurkan ialah berenang, jalan kaki, yoga pranatal dan jogging ringan. Namun sebaiknya menghindari olahraga yang mengandalkan keseimbangan seperti bersepeda atau olahraga yang mengharuskan Mama berbaring atau telentang setalah usia kehamilan 12 minggu.

Penting diingat untuk berkonsultasi dengan dokter terkait pola makan yang baik dan tepat serta olahraga selama masa kehamilan.

Itulah informasi seputar Orlistat untuk ibu hamil yang sebaiknya dihindari. Jika Mama terlanjur meminumnya sebelum kehamilan diketahui ,segera konsultasikan dengan dokter, dan segera hentikan penggunaan obat Orlistat, ya, Ma.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara
Follow Us

Latest in Pregnancy

See More

5 Gejala Kanker Serviks Stadium Awal yang Tak Boleh Diabaikan

22 Jan 2026, 16:25 WIBPregnancy