Kendalikan Pola Hidup Sehat, 5 Cara Mencegah Preeklampsia Saat Hamil

Demi kesehatan janin di dalam kandungan, beberapa hal ini perlu diperhatikan!

3 September 2019

Kendalikan Pola Hidup Sehat, 5 Cara Mencegah Preeklampsia Saat Hamil
Freepik

Preeklampsia yang terjadi pada ibu hamil bisa dikenal di awal-awal kehamilan. Permasalahan yang ditakuti oleh ibu hamil ini merupakan sebuah bentuk komplikasi cukup serius. 

Untuk mendekteksi preeklampsia secara dini, ibu hamil wajib melakukan konsultasi antenatal secara teratur. Jika dibiarkan begitu saja, maka dapat merusak organ lain seperti ginjal dan hati. 

Sebelum permasalahan komplikasi selama kehamilan ini terjadi, risiko preeklampsia bisa dihindari melalui pola hidup yang sehat. 

Jika Mama sedang hamil dan ingin terhindar dari risiko preeklampsia, kali ini Popmama.com akan merangkum beberapa cara dalam mencegah preeklampsia. 

Demi kesehatan selama kehamilan pastikan untuk dibaca ya, Ma! 

1. Berusaha menjaga asupan makanan selama masa kehamilan

1. Berusaha menjaga asupan makanan selama masa kehamilan
Unsplash/chiara conti

Demi mengurangi risiko peningkatan tekanan darah selama masa kehamilan disarankan untuk memperbanyak asupan buah-buahan dan sayuran kaya akan nutrisi.

Perlu diketahui bahwa asupan vitamin, mineral dan antioksidan sangat penting didapat oleh ibu hamil agar lebih sehat.

Hindari juga makanan dalam bentuk kemasan, makanan berpengawet, makanan yang digoreng hingga makanan berkadar gula tinggi.

Selain itu, ibu hamil juga perlu membatasi asupan garam serta harus mendapatkan cukup asupan kalium dari berbagai jenis makanan setiap harinya. 

Setidaknya jika pola makanan ini bisa konsisten dapat mencegah risiko preeklampsia pada ibu hamil.

Baca juga: Makanan dan Minuman Ini Membantu Agar Rambut Bayi Terlahir Lebat

2. Mengontrol berat badan ibu hamil agar terus terjaga dengan baik

2. Mengontrol berat badan ibu hamil agar terus terjaga baik
medicalnewstoday.com

Selama masa kehamilan tak bisa dipungkir kalau menjaga berat badan sangat diperlukan. 

Saat hamil, kenaikan berat badan mengikuti pertumbuhan janin di dalan kandungan. Bertambahnya berat badan berarti bayi di kandungan juga sedang bertumbuh dan bertambah berat.

Namun, kenaikan berarti badan perlu diperhatikan agar tidak terlalu meningkat secara drastis. Ibu hamil perlu menjaga berat badan agar tetap stabil atau tetap dalam batas normal sejak sebelum hamil dengan memperhatikan Indeks Massa Tubuh atau Body Mass Index (BMI).

Ketika mengetahui BMI dengan menggunakan panduan dari Institute of Medicine (IOM), Mama bisa mengetahui apakah berat badan yang dimiliki saat ini underweight, normal atau justru overweight.

Setidaknya cara ini membantu agar selama hamil terhindar dari obesitas atau berat badan berlebih karena dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan metabolisme tubuh, sehingga meningkatkan risiko terjadinya preeklampsia.

Baca juga: Popmama Luncurkan Tools Menghitung Kenaikan Berat Badan Saat Hamil

Editors' Picks

3. Mencegah dehidrasi dan tidak merasa kelelahan selama hamil 

3. Mencegah dehidrasi tidak merasa kelelahan selama hamil 
Freepik.com/Bearfotos

Perlu Mama ketahui bahwa ada cara yang bisa berkontribusi dalam mengontrol tekanan darah tinggi selama masa kehamilan yaitu mencegah dehidrasi dan cukup istirahat agar tidak mudah lelah. 

Selama hamil, usahakan setiap harinya meminum 8 sampai 10 gelas air. Walau sederhana, nqmun cara ini dapat membantu tubuh menyeimbangkan kadar garam. 

Selain memastikan diri tidak mengalami dehidrasi, pastikan juga untuk cukup istirahat dengan minimal waktu tidur 7-8 jam setiap malam. Waktu tidur yang cukup setidaknya dapat mengistirahatkan tubuh dan mengurangi tingkat stres. 

Mama pun selma tidur bisa memposisikan kaki lebih tinggi ke atas dengan tujuan untuk memperlancar aliran darah di dalam tubuh.

Usahakan untuk istirahat cukup dan hindari aktivitas yang memberatkan agar tidak mudah lelah ya, Ma. 

Baca juga: Jangan Disepelekan Ma, Ini Bahaya Dehidrasi saat Hamil

4. Rutin berolahraga teratur untuk terhindar dari preeklampsia

4. Rutin berolahraga teratur terhindar dari preeklampsia
Freepik/Tirachardz

Olahraga teratur selama masa kehamilan tidak bisa dianggap sepele karena dapat menjaga stamina tubuh dan berguna untuk kesehatan janin di dalam kandungan.

Olahraga yang dilakukan secara konsisten juga dapat membantu tubuh dalam mengontrol berat badan serta mengurangi berbagai risiko terkena stres. 

Olahraga memang seringkali terabaikan karena pengaruh rasa malas padahal jika rutin dilkukan dapat mengurangi terjadinya berbagai komplikasi selama hamil, termasuk potensi terkena preeklampsia. 

Sebelum terlambat dan terkena berbagai komplikasi selama masa kehamilan, ada baiknya rutin melakukan olahraga. 

Baca juga: Apakah Olahraga Lari Aman untuk Ibu Hamil Muda?

5. Selalu kontrol dan konsultasikan masalah kesehatan selama hamil ke dokter

5. Selalu kontrol konsultasikan masalah kesehatan selama hamil ke dokter
Freepik/nensuria
Ilustrasi

Selama masa kehamilan perlu sekali untuk kontrol serta konsultasikan ke dokter mengenai berbagai masalah kesehatan dan berbagai keluhan. 

Umumnya dokter dapat mendeteksi sejak dini mengenai berbagai gejala yang dicurigai sebagai preeklampsia. Mama pun akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti: 
    •    Pemeriksaan tekanan darah.
    •    Tes darah.
    •    Pemeriksaan urine.
    •    Perkembangan janin dalam kandungan.

Setidaknya ini bisa menjadi salah satu langkah baik untuk membantu janin berkembang terus secara sehat. 

Nah, itu dia beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya preeklampsia selama masa kehamilan. Permasalahan yang sering ditakuti selama hamil ini bisa dicegah asalkan tetap konsisten menerapkan pola hidup sehat.

Semoga beberapa cara di atas mengenai cara mencegah preeklampsia bisa diterapkan dan sehat selalu sampai si Kecil terlahir ya, Ma.

Baca juga: 

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!