Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Ketahui Letak Janin saat Hamil Muda dan Perkembangannya

Pexels/Amina Filkins
Pexels/Amina Filkins
Intinya sih...
  • Letak janin saat hamil muda berubah-ubah sesuai usia kehamilan
  • Posisi janin di usia 1-5 bulan dan cara mengetahuinya
  • Pemetaan perut dan pelacakan posisi janin untuk memastikan kesehatan kehamilan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Ketika usia kehamilan makin bertambah, janin pun terus bertumbuh. Saat bertumbuh, janin akan bergerak dan memosisikan dirinya untuk mempersiapkan kelahiran, Ma.

Dokter dan Mama perlu mengetahui posisi atau letak janin agar persalinan bisa berjalan dengan lancar.

Janin akan bergerak sepanjang kehamilan, Ma. Karena itu, posisi janin dalam kandungan dari 1 bulan sampai 9 bulan bisa berubah-ubah. Di awal kehamilan, janin bergerak bebas. Namun menjelang akhir kehamilan, janin akan mulai bergerak ke posisi lahir.

Lalu di mana letak janin saat hamil muda? Untuk mengetahui penjelasannya, yuk, simak ulasan Popmama.com berikut ini.

Di Mana Letak Janin saat Hamil Muda?

Freepik/user18526052
Freepik/user18526052

Normalkah jika letak janin saat hamil muda berubah-ubah? Dilansir dari Cleveland Clinic, janin berada dalam berbagai posisi selama kehamilan itu normal, Ma.

Di awal kehamilan, janin yang ukurannya cukup kecil bisa bergerak bebas. Namun, semakin besar ukuran janin maka semakin terbatas pula pergerakannya. 

Berikut letak janin berdasarkan usia kehamilan saat hamil muda:

Usia kehamilan 1 bulan

Posisi atau letak janin di usia kehamilan 1 bulan belum diketahui. Saat Mama hamil 1 bulan, Mama belum bisa merasakan janin karena masih berupa embrio berukuran kecil.  Tapi biasanya, letak janin usia 1 bulan biasanya tepat di perut bagian bawah. 

Usia kehamilan 2 bulan

Memasuki awal 2 bulan atau minggu ke 5, janin berpindah ke kiri atas kandungan. Seiring berjalannya waktu, janin akan terus bergerak karena itu Mama perlu memantaunya. 

Usia kehamilan 3 bulan

Letak janin usia 3 bulan (sekitar minggu ke-10 hingga 12) berada di dalam rahim (uterus), umumnya masih di area panggul bawah dan belum menonjol ke atas perut. Pada tahap ini, janin berukuran sekitar 6-8 cm, sering berpindah-pindah posisi (fleksibel) karena ruang ketuban masih luas.

Usia kehamilan 4 bulan

Letak janin usia 4 bulan (sekitar minggu 13-16) berada di tengah perut, tepat di antara tulang panggul (symphysis) dan pusar, seiring rahim yang mulai naik ke atas. Pada tahap ini, janin berukuran sekitar 9-12 cm, bergerak bebas, dan posisinya masih sering berubah-ubah karena ruang rahim masih luas

Usia kehamilan 5 bulan

Pada usia 5 bulan (sekitar 20-22 minggu), letak janin umumnya masih berubah-ubah karena ruang gerak di rahim masih luas. Posisi kepala sering berada di samping (melintang atau transverse lie) atau belum tetap di bawah, dengan puncak rahim mencapai sekitar pusar, menyebabkan pergerakan terasa aktif di berbagai sisi perut.

Cara Mengetahui Posisi Janin

Freepik
Freepik

Cara terbaik untuk mengetahuinya adalah dengan berbicara dengan dokter atau bidan. Pada setiap kunjungan selama trimester kedua dan ketiga, dokter atau bidan harus meraba perut pasien untuk memeriksa posisi janin.

Pada kunjungan minggu ke-36, dokter atau bidan akan memeriksa apakah janin telah berpindah ke posisi anterior atau posterior. Jika petugas kesehatan tidak yakin setelah pemeriksaan fisik, mereka mungkin meminta pemeriksaan USG.

Mungkin juga seseorang dapat mengetahui posisi janin yang sedang berkembang.

Ketika janin berada dalam posisi punggung ke punggung, atau posterior, perut kehamilan mungkin terasa lembek. Ibu hamil juga mungkin merasakan tendangan di sekitar bagian tengah perut, dan beberapa orang melihat lekukan di sekitar pusar.

Peregangan dan tendangan dapat menunjukkan di mana kaki bayi berada. Ketika janin berada dalam posisi anterior, pasien mungkin merasakan lebih banyak tendangan di bawah tulang rusuk, dan pusar mereka mungkin "menonjol".

Pemetaan Perut dan Pelacakan Posisi Janin

Freepik
Freepik

Pemetaan perut adalah konsep yang diciptakan oleh Spinning Babies. Ibu hamil dapat menggunakannya untuk memeriksa posisi janin. Beberapa faktor yang dapat membantu meliputi:

  • informasi apa pun dari pemindaian atau kunjungan rumah sakit baru-baru ini
  • mengetahui letak plasenta
  • mengetahui jumlah cairan ketuban
  • memiliki otot perut yang kencang
  • memilih waktu ketika janin aktif
  • menyadari gerakan janin selama beberapa hari terakhir

Ibu hamil dapat memetakan posisi dengan menggambar di selembar kertas atau perut mereka dengan spidol yang tidak beracun.

Untuk melakukan pemetaan perut, lakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Cari waktu dan tempat untuk berbaring sepenuhnya atau sebagian selama sekitar 15 menit dengan perut dimiringkan ke satu sisi.
  • Rileks dan bernapas dalam-dalam.
  • Berikan tekanan lembut dengan ujung jari ke area di sekitar bagian atas panggul atau tulang kemaluan. Jika terasa keras, kemungkinan itu adalah kepala. Jika area tersebut lunak, kemungkinan itu adalah bagian bawah janin. Tandai ini sebagai lingkaran di perut ibu hamil atau kertas.
  • Selanjutnya, raba bagian perut untuk menemukan bentuk yang panjang dan halus, yang kemungkinan besar adalah bagian belakang. Bisa berada di satu sisi atau sisi lainnya. Tandai sebagai garis lengkung pada peta. Jika area tersebut terasa seperti bentuk lembut atau anggota tubuh, janin mungkin menghadap ke depan.
  • Perhatikan setiap tendangan atau gerakan dan tandai sebagai titik atau gelombang.
  • Dengan menambahkan warna dan fitur lainnya, ibu hamil dapat mengubah gambar menjadi foto untuk disimpan.

Sekarang Mama sudah mengetahui tentang di mana letak janin saat hamil muda. Pastikan Mama selalu melakukan pemeriksaan kehamilan sesuai jadwalnya, ya, Ma.

Semoga kehamilannya selalu sehat!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara
Follow Us

Latest in Pregnancy

See More

Ketahui Letak Janin saat Hamil Muda dan Perkembangannya

02 Feb 2026, 11:20 WIBPregnancy