7 Makanan Ibu Hamil yang Mengandung Kolagen, Bantu Cegah Stretch Mark

- Kaldu tulang dan kulit ikan adalah sumber kolagen alami terbaik yang mudah diserap tubuh mama saat hamil.
- Putih telur menyediakan asam amino prolin yang merupakan bahan baku utama pembentukan kolagen.
- Vitamin C dari buah jeruk wajib dikonsumsi bersamaan karena berfungsi membantu tubuh memproduksi dan mengikat kolagen.
Selama kehamilan, kulit mama mengalami peregangan luar biasa, terutama di area perut, paha, dan payudara.
Tak heran jika stretch mark sering menjadi kekhawatiran utama. Selain itu, nyeri sendi dan punggung juga kerap menyapa seiring bertambahnya beban tubuh. Nah, salah satu kunci untuk mengatasi kedua masalah ini adalah kolagen.
Kolagen adalah protein yang bertugas menjaga elastisitas kulit dan kekuatan sendi. Kabar baiknya, Mama tidak harus selalu bergantung pada suplemen mahal. Ada banyak sumber makanan alami yang kaya akan kolagen atau nutrisi pembentuknya.
Maka dari itu, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa makanan ibu hamil yang mengandung kolagen.
Yuk Ma, simak daftarnya!
Deretan Makanan Ibu Hamil yang Mengandung Kolagen
1. Kaldu tulang

Asupan yang satu ini termasuk raja dari segala sumber kolagen alami.
Kaldu tulang dibuat dengan merebus tulang sapi atau ayam dalam waktu lama hingga nutrisi di dalam sumsum dan jaringan ikatnya keluar menjadi gelatin. Gelatin inilah bentuk matang dari kolagen yang sangat mudah diserap oleh tubuh mama.
Selain kaya kolagen untuk menjaga kekenyalan kulit perut mama, kaldu tulang juga mengandung asam amino yang baik untuk kesehatan usus dan pencernaan. Mama bisa menyeruputnya hangat-hangat atau menjadikannya kuah sup sayuran yang lezat dan bergizi.
2. Ikan dengan kulitnya

Ikan laut seperti salmon dan tuna memiliki kandungan kolagen yang sangat tinggi, terutama pada bagian kulit serta sisiknya.
Kolagen yang berasal dari ikan (marine collagen) diketahui memiliki partikel peptida yang lebih kecil, sehingga lebih mudah dan cepat diserap oleh aliran darah dibandingkan kolagen dari hewan darat.
Selain kolagen, ikan berlemak juga kaya akan asam lemak Omega-3. Nutrisi ini bekerja ganda mulai dari membantu pembentukan sel kulit yang sehat agar tidak mudah robek (stretch mark) dan mendukung perkembangan otak janin.
Jadi, jangan buang kulit ikannya saat makan, ya.
3. Daging ayam

Pernahkah Mama memperhatikan jaringan ikat putih yang ada pada daging ayam? Perlu diketahui kalau itu adalah sumber kolagen yang sangat baik.
Bagian leher, sayap, dan ceker ayam termasuk yang paling banyak mengandung kolagen alami. Asupan kolagen dapat membantu kesehatan sendi yang sering pegal.
Ayam juga merupakan sumber protein hewani yang lengkap dan aman. Mengonsumsi sup ayam atau olahan ayam lainnya membantu mama memenuhi kebutuhan protein harian untuk pertumbuhan sel janin, sekaligus memberikan asupan kolagen untuk elastisitas kulit.
4. Putih telur

Meskipun kuning telur punya banyak vitamin, putih telur adalah juara dalam hal asam amino pembentuk kolagen.
Putih telur mengandung prolin dan glisin dalam jumlah besar, yaitu dua jenis asam amino utama yang diperlukan tubuh untuk memproduksi kolagen secara mandiri.
Putih telur sangat cocok untuk sarapan mama karena rendah lemak dan kolesterol. Dengan rutin mengonsumsi putih telur matang, Mama memberikan "bahan baku" yang cukup bagi tubuh untuk memperbaiki jaringan kulit dan menjaga rahim tetap kuat.
5. Buah jeruk dan sitrus

Meski tidak mengandung kolagen secara langsung, buah sitrus seperti jeruk, lemon, dan grapefruit adalah kunci utamanya. Mengapa?
Hal ini dikarenakan tubuh tidak bisa mengubah bahan makanan menjadi kolagen tanpa adanya vitamin C. Vitamin C berperan sebagai "lem" yang menyatukan serat-serat kolagen agar kuat.
Kekurangan vitamin C akan membuat produksi kolagen terhenti, sehingga kulit menjadi kering dan sendi terasa kaku. Rutin minum jus jeruk atau air lemon hangat membantu memastikan proses pembentukan kolagen di tubuh mama berjalan maksimal.
6. Buah beri

Stroberi, rasberi, bluberi, dan blackberry bukan hanya segar, tetapi juga pelindung kolagen yang hebat.
Buah beri kaya akan antioksidan, terutama ellagic acid, yang berfungsi melindungi serat kolagen di kulit mama dari kerusakan akibat sinar UV atau stres oksidatif.
Antioksidan ini menjaga agar kolagen yang sudah ada tidak cepat rusak atau menipis. Dengan begitu, elastisitas kulit tetap terjaga dan glow kehamilan (pregnancy glow) akan semakin terpancar.
7. Sayuran hijau

Sayuran seperti bayam, kangkung, dan brokoli dikenal kaya akan klorofil, zat yang memberikan warna hijau pada daun. Beberapa studi menunjukkan bahwa klorofil dapat meningkatkan prokolagen (prekursor kolagen) di dalam kulit.
Selain itu, sayuran hijau juga mengandung vitamin C dan A yang tinggi. Kombinasi nutrisi ini membantu regenerasi sel kulit mama dan mencegah kulit menjadi kusam atau kendur pasca melahirkan nanti.
Itulah beberapa makanan ibu hamil yang mengandung kolagen dan pendukungnya.
Ingat, kolagen alami dari makanan jauh lebih aman dan mudah diserap tubuh daripada krim oles. Selamat mencoba menu sehat ini demi kulit cantik dan sendi kuat.
FAQ Kolagen untuk Ibu Hamil
| Apakah aman minum suplemen kolagen saat hamil? | Meskipun umumnya dianggap aman, sebaiknya Mama berkonsultasi dulu dengan dokter. Beberapa suplemen mungkin mengandung bahan tambahan atau logam berat (dari sumber laut) yang tidak terjamin keamanannya untuk janin. |
| Kapan waktu terbaik mulai mengonsumsi makanan berkolagen? | Sejak awal kehamilan. Membangun elastisitas kulit sejak dini akan membantu kulit lebih siap saat perut mulai membesar drastis di trimester kedua dan ketiga, sehingga risiko stretch mark bisa diminimalkan. |
| Bisakah kolagen menghilangkan stretch mark yang sudah ada? | Kolagen membantu memudarkan tampilannya dengan mempercepat regenerasi kulit baru, namun mungkin tidak bisa menghilangkannya 100 persen jika guratannya sudah sangat dalam dan lama. Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. |

















