Bolehkah Berhubungan Seksual saat Hamil 8 Minggu?

Ketahui dulu keamanannya sebelum melakukannya

24 Januari 2022

Bolehkah Berhubungan Seksual saat Hamil 8 Minggu
Freepik/gpointstudio

Hasrat untuk berhubungan seksual bisa muncul kapan saja, termasuk saat hamil. Beberapa ibu hamil mungkin takut berhubungan seksual saat hamil. Mereka khawatir hubungan seksual saat hamil bisa mengganggu tumbuh kembang janin. 

Padahal, berhubungan seksual saat hamil masih diperbolehkan selama memerhatikan kondisi kehamilan mama dan sudah dikonsultasikan ke dokter. Janin dalam kandungan telah dilindungi plasenta sehingga hubungan seksual tidak akan mengganggu tumbuh kembangnya. 

Lantas, pertanyaan selanjutnya adalah bolehkah berhubungan seksual saat usia kehamilan delapan minggu atau trimester pertama? Berikut ulasan jawabannya yang dirangkum Popmama.com

Berhubungan Seksual Tidak Dianjurkan

Berhubungan Seksual Tidak Dianjurkan
Freepik/master1305

Meski diperbolehkan untuk berhubungan seksual saat hamil, namun Mama dianjurkan menunda berhubungan seksual saat usia kehamilan masih delapan minggu. Pasalnya, usia kehamilan delapan minggu merupakan trimester awal kehamilan di mana janin dan plasenta masih berkembang. 

Plasenta baru berkembang sempurna ketika usia kehamilan sudah memasuki 16 minggu. Artinya, Mama baru boleh berhubungan seksual setelah masuk trimester kedua kehamilan. 

Editors' Picks

Risiko Berhubungan Seksual saat Hamil 8 Minggu

Risiko Berhubungan Seksual saat Hamil 8 Minggu
Freepik/jcomp

Berhubungan seksual saat trimester pertama kehamilan bisa memicu kontraksi pada rahim. Akibatnya, terjadi gangguan implantasi embrio dan plasenta bisa terlepas. 

Apabila terjadi gangguan implantasi embrio, Mama biasanya akan mengalami gejala berupa keluarnya flek atau pendarahan dari vagina. Jika kantung kehamilan beserta embrio dan plasenta terlepas seluruhnya, maka bisa menyebabkan keguguran. 

Oleh karena itu, Mama sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu jika ingin berhubungan seksual saat trimester pertama kehamilan. Dokter biasanya akan memantau perkembangan plasenta untuk merekomendasikan boleh atau tidak berhubungan seksual. 

Usia Kehamilan Ideal untuk Berhubungan Seksual

Usia Kehamilan Ideal Berhubungan Seksual
Freepik/freepik

Telah disinggung sebelumnya bahwa batas aman berhubungan seksual adalah ketika usia kehamilan sudah memasuki 16 minggu. Alasannya adalah rahim mama sudah lebih aman dan kuat sehingga risiko terjadinya gangguan implantasi embrio juga kecil. 

Mengenai batas atas usia ibu hamil boleh berhubungan seksual, hal itu disesuaikan dengan kondisi kehamilan masing-masing perempuan.

Ada ibu hamil yang boleh berhubungan seksual saat usia kehamilan 8 bulan, namun ada pula yang dianjurkan tidak berhubungan seksual saat trimester akhir kehamilan. 

Artinya, usia kehamilan ideal untuk berhubungan seksual tergantung dari kualitas embrio, kualitas implantasi, dan kondisi kesehatan mama. 

Posisi yang Aman untuk Berhubungan Seksual saat Hamil Muda

Posisi Aman Berhubungan Seksual saat Hamil Muda
Freepik/gpointstudio

Saat dokter mengizinkan Mama untuk berhubungan seksual saat hamil muda, ada beberapa posisi hubungan seksual yang aman dilakukan. Pertama, posisi mama di atas atau woman on top adalah posisi hubungan seksual yang paling aman. Sebab, dalam posisi tersebut, Mama bisa mengendalikan kecepatan serta seberapa dalam penetrasi. 

Posisi selanjutnya adalah spooning atau Mama berbaring ke satu sisi dan pasangan berada di belakangnya atau menghadap punggung mama. Posisi seks ini memungkinkan penetrasi tidak terlalu dalam sehingga tidak memengaruhi tumbuh kembang janin. 

Posisi seks terakhir yang bisa dilakukan saat hamil muda adalah side by side. Dalam posisi ini, penetrasi tidak akan terlalu dalam sehingga Mama tidak perlu khawatir dengan kesehatan janin. Posisi side by side juga membuat Mama tidak mengeluarkan energi berlebihan saat berhubungan seksual. 

Kondisi Kehamilan yang Dilarang untuk Berhubungan Seksual

Kondisi Kehamilan Dilarang Berhubungan Seksual
Pexels/Negative Space

Ada beberapa kondisi kesehatan yang membuat ibu hamil tidak dianjurkan berhubungan seksual, yakni:

  • Mengalami pendarahan vagina
  • Terjadi kebocoran cairan ketuban
  • Serviks mulai terbuka sebelum waktunya
  • Plasenta terlepas sebagian atau seluruhnya sehingga menutupi pembukaan serviks
  • Memiliki riwayat melahirkan bayi prematur

Itulah informasi terkait keamanan berhubungan seksual saat hamil delapan minggu. Tentu saja, kondisi di atas harus dikonsultasikan ke dokter terlebih dahulu. Mama sebaiknya rutin konsultasi ke dokter guna menentukan waktu yang tepat untuk berhubungan seksual. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk