Kaya Nutrisi, Ini Manfaat Sari Kacang Hijau Untuk Ibu Hamil

Bisa dijadikan camilan nih, Ma

2 Maret 2021

Kaya Nutrisi, Ini Manfaat Sari Kacang Hijau Ibu Hamil
Pexels/Simon Köhler

Kacang hijau adalah salah satu sumber makanan yang bernutrisi. Jenis makanan ini digemari oleh berbagai kalangan, karena rasanya yang enak dan bisa dibuat untuk berbagai olahan makanan. Kacang hijau mengandung serat, karbohidrat, vitamin A, vitamin B2, vitamin C, asam folat, dan mineral.

Kacang hijau bisa dikonsumsi oleh siapa saja, termasuk ibu hamil. Bahkan kacang hijau memiliki banyak manfaat untuk ibu hamil karena mengandung asam folat yang mampu meminimalkan peluang keguguran. Menjadi salah satu sumber protein yang tinggi, kacang hijau sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Nah, kira-kira apa saja manfaat kacang hijau untuk ibu hamil nih, Ma?

Berikut Popmama.com rangkum manfaat kacang hijau untuk ibu hamil muda. Simak bersama yuk, Ma.

1. Menjaga daya tahan tubuh ibu hamil

1. Menjaga daya tahan tubuh ibu hamil
Pixabay/PDPics

Kacang hijau mengandung vitamin C yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Vitamin C merupakan sumber antioksidan untuk mengusir radikal bebas dalam tubuh.

Jadi, antioksidan yang terdapat dalam kacang hijau dapat menjaga daya tahan tubuh ibu hamil. Sehingga ibu hamil bisa terbebas dari serangan virus dan bakteri yang bisa menimbulkan penyakit.

2. Mencegah infeksi

2. Mencegah infeksi
Pexels/freestocks.org

Manfaat kacang hijau dapat mencegah infeksi pada ibu hamil. Hal ini dikarenakan kacang hijau mengandung niacin dan tiamin yang merupakan nutrisi yang dapat mencegah terjadinya infeksi pada ibu hamil.

Jadi, rajinlah mengonsumsi kacang hijau agar terhindar dari infeksi. Kacang hijau bisa dikonsumsi dalam bentuk apa saja, seperti bubur, es, sari kacang hijau, dan lainnya. Selama dikonsumsi dalam keadaan matang dan bersih, kacang hijau aman untuk ibu hamil.

Editors' Picks

3. Menjaga kesehatan saluran pencernaan

3. Menjaga kesehatan saluran pencernaan
Freepik

Ibu hamil kerap kali mengalami gangguan pencernaan. Kacang hijau dapat mengatasi masalah pencernaan pada ibu hamil. Hal ini dikarenakan kacang hijau mengandung serat yang tinggi.

Serat pada kacang hijau dapat melancarkan pencernaan, mengobati dan mencegah sembelit, haemorrhoids, serta diverticulosis. Termasuk diare yang dialami oleh ibu hamil. Jadi, jika Mama mengalami masalah pada pencernaan bisa mengonsumsi kacang hijau.

4. Baik untuk perkembangan bayi

4. Baik perkembangan bayi
Pexels/Negative Space

Kacang-kacangan memang baik dikonsumsi oleh ibu hamil, termasuk kacang hijau. Lagi pula, kacang hijau merupakan sumber protein yang tinggi. Dengan mengonsumsi protein, perkembangan bayi dalam kandungan dapat berjalan dengan baik.

Hal ini karena protein memengaruhi berat badan dan komposisi tubuh pada bayi. Oleh karena itulah, pentingnya memenuhi kebutuhan protein pada ibu hamil demi kesehatan bayi.

5. Mengurangi risiko cacat lahir

5. Mengurangi risiko cacat lahir
Pixabay/Devanath

Cacat lahir adalah sebuah risiko yang banyak ditakuti oleh ibu hamil. Kacang hijau mengandung asam folat dan zat besi yang dapat menurunkan risiko cacat lahir. Jadi, penting untuk mengonsumsi kacang hijau yang kaya folat dan zat besi.

Selain itu, zat besi yang terdapat pada kacang hijau juga dapat meningkatkan sel darah merah pada ibu hamil. Tak hanya itu, asam folat pada kacang hijau juga dapat membantu pembentukan sel darah merah baru sehingga menurunkan risiko lahir prematur dan cacat tabung saraf.

6. Membantu perkembangan otak bayi

6. Membantu perkembangan otak bayi
Flickr.com/Bagan Mart
Selain mengenyangkan, kacang hijau juga punya nutrisi baik bagi kulit

Kacang hijau mengandung thamin dan vitamin B1. Kedua kandungan tersebut dapat diubah menjadi karbohidrat. Sehingga bisa dijadikan sumber energi pada ibu hamil.

Selain itu, kandungan tiamin juga dapat membantu perkembangan fungsi otot, sistem saraf, jantung pada ibu hamil, dan otak bayi. 

Nah, itulah beberapa manfaat kacang hijau untuk ibu hamil muda. Pastikan Mama mengonsumsinya dalam jumlah cukup dan dimasak dengan matang dan higienis. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.