Kaya Vitamin, Ini 6 Manfaat Kuning Telur untuk Ibu Hamil

Jika dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan, kuning telur memberikan banyak manfaat

15 Januari 2021

Kaya Vitamin, Ini 6 Manfaat Kuning Telur Ibu Hamil
Pexels/Mona Sabha Cabrera

Saat hamil, Mama selalu berusaha mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi. Selain bermanfaat bagi kesehatan ibu hamil, nutrisi juga dibutuhkan oleh janin untuk tumbuh dan berkembang.

Salah satu makanan yang dipercaya kaya akan nutrisi adalah telur, termasuk kuning telur. Jika dikonsumsi dalam batas normal, kuning telur dapat memberikan banyak manfaat untuk Mama maupun janin.

Apa saja manfaatnya? Yuk, temukan manfaat kuning telur untuk ibu hamil pada ulasan Popmama.com berikut ini, Ma!

1. Sumber vitamin yang baik untuk janin dan bumil

1. Sumber vitamin baik janin bumil
Freepik/Spams

Kuning telur mengandung lebih banyak vitamin, bahkan jika dibandingkan dengan putih telur. Vitamin yang terkandung dalam kuning telur adalah B6, folat, vitamin B, B-12, A, D, E, dan K. Bahkan kuning telur merupakan salah satu jenis makanan yang mengandung vitamin D alami, Ma.

Mengonsumsi kuning telur dalam jumlah yang tidak berlebihan dapat memberikan manfaat kesehatan bagi Mama. Selain itu, janin pun mendapatkan manfaat untuk tumbuh kembangnya.

2. Baik untuk tulang dan gigi

2. Baik tulang gigi
Freepik/wavebreakmedia_micro

Kuning telur merupakan salah satu sumber alami vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang, gigi, dan otot, serta membantu penyerapan kalsium. Vitamin D yang diperoleh melalui kuning telur dapat menurunkan risiko komplikasi kehamilan seperti diabetes gestasional dan preeklampsia.

Bagi janin, vitamin D juga bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi serta mencegah risiko berat badan lahir rendah.

Editors' Picks

3. Mengandung protein yang baik untuk tumbuh kembang janin

3. Mengandung protein baik tumbuh kembang janin
Freepikt/tirachardz

Kuning telur merupakan salah satu sumber protein yang baik. Dalam sebutir telur, terkandung sekitar 2,5 gram protein pada bagian kuning telurnya.

Protein dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki jaringan tubuh serta memperkuat daya tahan tubuh mama selama hamil. Protein dibutuhkan untuk perkembangan payudara dan rahim ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan janin yang terus berkembang.

Selain itu, protein juga penting untuk perkembangan jaringan tubuh janin, termasuk otak. Pada trimester kedua dan ketiga kehamilan, pertumbuhan janin menjadi lebih cepat.

4. Mengurangi risiko cacat tabung saraf

4. Mengurangi risiko cacat tabung saraf
Pixabay/sbtlneet

Kolin dan folat yang terkandung dalam kuning telur cukup tinggi. Kedua nutrisi ini berperan penting dalam menurunkan risiko cacat tabung saraf pada janin. Bukan cuma itu, Ma, kuning telur juga memastikan otak janin dapat berkembang dengan baik.

Beberapa studi juga menyebutkan bahwa kolin dan folat dapat mengurangi risiko kambuhnya gejala asma.

5. Mengurangi peradangan dan risiko penyakit kronis

5. Mengurangi peradangan risiko penyakit kronis
natural-health-news.com

Walau lemak telur banyak tersimpan di bagian kuningnya, sebagian lemak tersebut adalah lemak sehat omega-3.

Telur yang mengandung omega-3 baik untuk kinerja otak dan memori, serta dapat mengurangi peradangan dalam tubuh dan menurunkan risiko penyakit tertentu, seperti penyakit jantung, asma, radang sendi, dan kanker.

6. Mineral yang menyeimbangkan elektrolit

6. Mineral menyeimbangkan elektrolit
Freepik/user18526052

Sama seperti vitamin, mineral sangat penting untuk membangun pertahanan nutrisi, yang dapat melaksanakan fungsi tubuh seperti menyeimbangkan elektrolit. Ketidakseimbangan kadar elektrolit bisa menimbulkan berbagai gangguan pada fungsi organ di dalam tubuh. Pada kasus yang berat, gangguan elektrolit dapat menyebabkan aritmia, kejang, koma, dan gagal jantung.

Kuning telur mengandung 13 jenis mineral, termasuk kalsium, magnesium, zat besi, kalium, natrium, dan selenium. Dengan mengonsumsi kuning telur, Mama dapat memenuhi kebutuhan elektrolit selama hamil.

Manfaat kuning telur untuk ibu hamil tersebut bisa Mama dapatkan jika dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan. Kandungan kolesterol dalam kuning telur cukup tinggi, sehingga konsumsi berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol mama saat hamil.

Konsumsi kuning telur dalam keadaan matang untuk menghindari bakteri yang dapat membahayakan janin. Meski telur goreng terasa lebih enak, menggoreng telur dapat meningkatkan kandungan lemaknya, Ma. Jadi, sebaiknya konsumsi telur rebus untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal.

Apa hidangan telur kesukaan mama?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.