Berikut beberapa cara yang dapat Mama lakukan untuk mengatasi tekanan darah yang tinggi ketika hamil:
- Mengonsumsi Obat dari Resep Dokter
Salah satu cara untuk mengontrol tekanan darah adalah dengan mengonsumsi obat penurun tensi yang didapat dari resep dokter. Hindari untuk meminum obat tanpa resep dokter.
Menurut Diatery Guideline for American 2020-2025, batas maksimal garam yang dikonsumsi ibu hamil setiap harinya adalah lima gram, atau tidak lebih dari satu sendok teh.
Ibu hamil yang sering terkena asap rokok memiliki risiko tinggi alami penumpukan zat lemak atau plak di dalam pembuluh darah. Seiring berjalannya waktu, kondisi ini dapat memicu tekanan darah tinggi karena pembuluh darah yang alami penyempitan.
- Tidur Menghadap ke Sebelah Kiri
Tidur miring ke sebelah kiri dapat menjaga tekanan dari vena cava inferior, yaitu vena yang membawa darah dari ekstremitas bawah ke jantung.
Saat masa kehamilan, Mama dianjurkan untuk bisa lebih aktif bergerak. Hal ini dapat mengatasi badan pegal, menghilangkan stres, dan meningkatkan sirkulasi darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah.
Luangkanlah 30 menit setiap hari untuk olahraga. Mama bisa mencoba jalan kaki, yoga, atau bahkan berenang.
- Periksa Tekanan Darah secara Teratur
Selama masa kehamilan, ada baiknya Mama selalu memeriksa tekanan darah secara rutin. Hal ini dilakukan untuk menghindari atau mencegah hal-hal yang lebih serius nantinya.
Nah, itu dia penyebab dan cara mengatasi tekanan darah tinggi pada ibu hamil. Semoga bermanfaat, ya, Ma!
Berapa tensi yang berbahaya untuk ibu hamil? | Hipertensi dalam kehamilan merupakan kondisi yang berpotensi membahayakan ibu hamil dan janin. Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebabnya agar kondisi ini dapat dicegah dan ditangani secara tepat. Hipertensi dalam kehamilan merupakan kondisi ketika tekanan darah ibu hamil berada di atas angka 140/90 mmHg. |
Bagaimana cara menurunkan darah tinggi dengan cepat untuk ibu hamil? | Menurunkan tensi ibu hamil dengan cepat memerlukan pendekatan aman: istirahat cukup (tidur miring kiri), kurangi asupan garam/makanan olahan, cukup minum air, dan manajemen stres (yoga/meditasi). Konsumsi makanan tinggi kalium (pisang, bayam) dan segera konsultasikan ke dokter untuk pengobatan jika tensi tetap tinggi. |
Tensi 140-90 apakah normal pada ibu hamil? | Tensi 140/90 mmHg pada ibu hamil tidak normal dan dikategorikan sebagai hipertensi dalam kehamilan atau darah tinggi. Angka ini adalah batas bawah untuk diagnosis hipertensi dan memerlukan pemantauan medis segera, karena berisiko menyebabkan preeklamsia, gangguan plasenta, dan kelahiran prematur. |