Pro dan Kontra Pijat Kehamilan, Bolehkah Dilakukan saat Hamil Muda?

Badan pegal-pegal, tapi mau pijat masih ragu. Aman nggak ya pijat saat hamil muda?

17 Oktober 2020

Pro Kontra Pijat Kehamilan, Bolehkah Dilakukan saat Hamil Muda
Freepik/yanalya

Masa kehamilan adalah masa yang menyenangkan dan membahagiakan bagi para ibu. Namun, ada kalanya kebahagiaan tersebut datang beriringan dengan berbagai masalah kesehatan karena tubuh Mama yang sedang menyesuaikan diri. Yang paling sering dikeluhkan adalah rasa pegal di sekujur tubuh. Wah, paling enak kalau dipijat bukan, Ma?

Eits, tapi jangan sembarangan pijat saat hamil lho, Ma. Pijat bisa memiliki dampak bagi kehamilan mama.

Berikut ini Popmama.com merangkum informasi penting seputar pijat kehamilan yang perlu Mama tahu, dilansir dari webmd.com:

Apakah pijat saat hamil diperbolehkan?

Apakah pijat saat hamil diperbolehkan
Freepik/Wavebreakmedia

Sebagian dokter meragukan keamanan pijat selama kehamilan karena adanya berbagai variasi tekanan di bagian-bagian tubuh mama. Selain itu, masih belum adanya standar sertifikasi yang menjamin keamanan terapi pijat yang dilakukan. 

Sama seperti kebanyakan .pengobatan-pengobatan tradisional lainnya, terapi pijat hamil belum diteliti secara seksama dengan metode penelitian klinis berkualitas tinggi. Salah satu kontroversinya adalah apakah aman melakukan pijat di trimester pertama kehamilan.

Sejauh ini, banyak terapis pijat yang menghindari memijat pasien yang sedang hamil di trimester pertama. Alasannya adalah khawatir terjadi keguguran. Para ahli pijat berpendapat, pijat kehamilan sendiri bukanlah penyebab keguguran, tetapi demi keamanan memang sebaiknya pijat tidak dilakukan pada trimester pertama agar tidak menimbulkan masalah.

The National Center for Complementary and Alternative Medicine menyarankan agar wanita hamil berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan terapi pijat.

Editors' Picks

Manfaat pijat saat hamil

Manfaat pijat saat hamil
Freepik/Jcomp

Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Miami School of Medicine menyebutkan bahwa terapi pijat memiliki beberapa efek positif, antara lain:

  • Mengurangi kecemasan.
  • Mengurangi rasa sakit di pinggang dan kaki.
  • Membuat tidur lebih nyenyak.
  • Menekan kadar hormon stres norepinefrin.

Sementara, studi yang berbeda menemukan bahwa pijat hamil yang dilakukan pada ibu hamil yang mengalami depresi meningkatkan kadar hormon serotonin dan dopamin, menekan kadar kortisol yang merupakan indikator stres, dan memperbaiki suasana hati.

Teknik pijat saat hamil yang relatif aman

Teknik pijat saat hamil relatif aman
Freepik/jcomp

Memijat tubuh ibu hamil haruslah sangat berhati-hati. Terutama di bagian sekitar perut. Teknik pijat yang diterapkan pada ibu hamil umumnya adalah pijatan yang sangat lembut, mengurut ringan dan pelan pada kaki. Semua arah pijatan harus ke arah jantung.

Pijatan ringan pun sebetulnya akan meningkatkan volume darah secara drastis, hingga 50 persen. Aliran darah ke kaki menjadi lebih lancar. Kadar antikoagulan dalam darah yang mencegah perdarahan saat melahirkan, dapat meningkat secara alami.

Teknik pijat yang harus dihindari

Teknik pijat harus dihindari
Freepik/Century-love

Jenis pijatan yang harus dihindari antara lain:

  • Pijatan dengan tekanan kuat pada kaki.
  • Deep-tissue massage (pijatan jaringan dalam).
  • Akupresur dalam.
  • Shiatsu.
  • Cross-fiber friction (gesekan serat-silang).
  • Percussive massage (pijatan dengan ketukan).

Selain itu, pijatan di daerah sekitar perut juga harus dihindari.

Pijat hamil tak boleh dilakukan, jika ...

Pijat hamil tak boleh dilakukan, jika ...
Freepik

Karena hingga kini penelitian tentang pijat kehamilan belum banyak dan belum komprehensif, maka banyak dokter menyarankan pendekatan konservatif. Dokter mungkin menyarankan agar tidak melakukan pijat sama sekali selama hamil. Tetapi jika Mama ingin melakukannya, pastikan mendapat izin dari dokter kandungan mama, terutama jika Mama:

  • Mengalami mual, muntah, atau morning sickness.
  • Berisiko tinggi mengalami keguguran.
  • Mengalami kehamilan berisiko tinggi, seperti solusio plasenta atau persalinan prematur.

Terapis pijat mungkin memerlukan persetujuan tertulis dari dokter mama sebelum melakukan terapi. Selain itu, pastikan terapis pijat yang Mama pilih adalah orang yang benar-benar terlatih dan tersertifikasi untuk melakukan pijat kehamilan. Jika tidak memungkinkan untuk pijat, tahan dulu keinginan mama ya, demi menjaga keselamatan mama dan janin.

Semoga informasi ini bermanfaat. 

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.