Calon Mama Wajib Tahu, Ini 5 Cara agar Rahim Sehat dan Siap Hamil

Yuk jaga kesehatan rahim sejak dini, Ma

13 Januari 2020

Calon Mama Wajib Tahu, Ini 5 Cara agar Rahim Sehat Siap Hamil
Pexels/Alicia Zinn

Salah satu cara untuk mempercepat kehamilan adalah memastikan kesehatan organ reproduksi Mama. Nah, rahim pun menjadi salah satu organ yang perlu Mama perhatikan kesehatannya.

Otot rahim merupakan salah satu otot terkuat di tubuh, namun pilihan gaya hidup yang kurang sehat dapat membuat rahim menjadi lemah. 

Sebagai calon tempat tinggal si Kecil, kondisi rahim yang sehat dan terjaga pun tak boleh luput dari perhatian Mama. Agar menjaganya tetap sehat, ada beberapa cara sederhana tapi ampuh yang bisa Mama lakukan. Salah satunya adalah dengan rutin melakukan papsmear.

Papsmear dilakukan dengan mengambil sedikit sampel dari leher rahim untuk memeriksa apakah ada kelainan sel yang bertumbuh. The American Cancer Society merekomendasikan Mama berusia 21 tahun ke atas untuk melakukan papsmear setiap tiga tahun sekali.

Selain itu, untuk menjaga kesehatan rahim Mama juga dianjurkan untuk berhenti merokok dan menghindari asap rokok sebisa mungkin.

Asap rokok mengandung berbagai jenis kandungan berbahaya yang bisa merusak kesehatan organ reproduksi Mama, termasuk rahim.

Ada beberapa cara lain yang juga perlu Mama lakukan demi rahim sehat, berikut informasinya seperti telah dirangkum oleh Popmama.com:

1. Hindari kebiasaan menahan buang air kecil

1. Hindari kebiasaan menahan buang air kecil
Pexels/Hafidz Alifuddin

Sebisa mungkin, biasakan untuk buang air kecil saat ada kesempatan ya Ma. Hindari menunda-nunda apalagi sampai kandung kemih terasa terlalu penuh. Menahan urine yang mengandung banyak bakteri dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Infeksi ini kemudian bisa menjalar ke vagina dan daerah panggul jika sudah terakumulasi.

Apabila kandungan beracun dan berbakteri ini berada dalam sistem reproduksi terlalu lama, tubuh dapat menyerapnya kembali dan memicu penyakit.

Selain itu, saluran kandung kemih yang sering membesar juga dapat menyebabkan adanya tekanan pada rahim. Tekanan ini secara terus-menerus kemudian dapat membuat rahim bergeser dari posisi yang semestinya.

2. Jangan terlalu sering duduk

2. Jangan terlalu sering duduk
Pexels/Bruce Mars

Saat pekerjaan di kantor sedang banyak, usahakan untuk tetap rutin berdiri dan berjalan-jalan sejenak secara rutin. Tahukah Mama bahwa kebiasaan duduk terlalu lama juga tidak baik bagi kesehatan organ reproduksi, termasuk rahim?

Ya, duduk terlalu lama dapat menghambat aliran darah di daerah panggul. Pada akhirnya, kondisi ini juga bisa menyebabkan dinding rahim menjadi lebih tebal dan meningkatkan kemungkinan terjadinya endometriosis. Endometriosis merupakan suatu penyakit pada sistem reproduksi perempuan, di mana jaringan lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rongga rahim.  

Maka dari itu, Mama dianjurkan untuk lebih aktif berdiri dan bergerak saat sedang berada di kantor. Lakukan setidaknya setiap satu jam sekali, dengan jeda berjalan sekitar 5 sampai 10 menit ya, Ma.

Editors' Picks

3. Atur pola makan

3. Atur pola makan
Pexels/Jessica Lewis

Memenuhi kebutuhan nutrisi dari sumber yang tepat juga menjadi salah satu cara untuk menjaga rahim tetap sehat. Dua nutrisi yang paling dibutuhkan adalah asam folat dan beta karoten. Keduanya bisa didapat dari sumber biji-bijian seperti quinoa, millet dan gandum. Sumber lainnya yakni sayuran seperti asparagus, brokoli, katuk dan wortel.

Mama juga dianjurkan untuk mengonsumsi asupan yang kaya akan vitamin C dan vitamin E. Beberapa sumber di antaranya jeruk, roti dan sereal.

Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa perempuan yang terlalu banyak mengonsumsi daging merah lebih berisiko mengalami fibroid (tumor jinak di otot rahim), jika dibandingkan dengan perempuan yang rutin mengonsumsi sayuran hijau. Para ahli pun merekomendasikan Mama untuk lebih banyak mengonsumsi sayuran hijau untuk menjaga kesehatan organ reproduksi.

4. Perbaiki pola tidur

4. Perbaiki pola tidur
Pexels/Ivan Obolensky

Sering bergadang dan membuat pola tidur menjadi tidak teratur merupakan salah satu hal yang dapat mengganggu siklus hormon perempuan. Sebisa mungkin, Mama dianjurkan untuk menjaga kestabilan pola tidur. Cobalah untuk tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari, termasuk di akhir pekan.

Dengan begitu, hormon dalam tubuh akan menjadi lebih stabil. Kestabilan ini kemudian juga turut berpengaruh pada hormon reproduksi Mama. Fungsi rahim pun akan menjadi lebih sehat.

Tidur teratur juga membuat tubuh menjadi lebih rileks dan jauh dari stres. Seperti diketahui, stres merupakan salah satu hal yang dapat mengganggu kondisi organ-organ dalam tubuh Mama.

5. Kurangi asupan makanan kemasan

5. Kurangi asupan makanan kemasan
Pexels/Fancycrave.com

Tidak ada yang lebih sehat dari makanan rumahan yang dimasak sendiri. Meski makan makanan kemasan lebih praktis dan hemat waktu, namun kebiasaan ini dapat merusak kesehatan organ reproduksi Mama.

Sebagian besar makanan kemasan mengandung pemanis, penyedap dan pengawet yang jika terakumulasi dapat berbahaya bagi tubuh. Hal ini juga dapat memicu terjadinya ketidakseimbangan hormon dalam tubuh. Jadi, sebisa mungkin makanlah makanan alami ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!