7 Cara Tingkatkan Kesuburan dan Peluang Hamil Setelah Keguguran

Perlukah memberikan jeda waktu tertentu saat program hamil?

17 Oktober 2019

7 Cara Tingkatkan Kesuburan Peluang Hamil Setelah Keguguran
Freepik

Baru saja mengalami keguguran, kemudian Mama berencana ingin hamil kembali? Ada beberapa hal yang perlu dipahami, supaya kesehatan kesuburan tetap terjaga.

Seperti dikutip dari Parenting First Cry, sangatlah penting untuk mengetahui apakah Mama dapat merencanakan kehamilan dini setelah keguguran.

Keguguran, terutama pada tahap awal kehamilan, kasusnya cukup sering terjadi. Diamati bahwa sekitar 15 persen ibu hamil mengalami keguguran karena berbagai sebab.

Mengenai jeda waktu yang aman untuk kembali hamil setelah keguguran, semua bergantung pada pemeriksaan dan keputusan dokter.

Jika dokter memberikan lampu hijau bagi Mama untuk program hamil kembali, maka berarti tidak ada masalah. Meski demikian, tentang apakah ibu hamil perlu menunggu hingga 3 bulan setelah keguguran untuk boleh kembali hamil.

Selain masalah kesehatan, hal lain juga penting dipersiapkan oleh Mama adalah kesiapan mental dan emosi.

Keguguran setelah usia kehamilan mencapai 20 minggu atau lebih kadang-kadang juga membuat tubuh Mama kekurangan vitamin penting seperti folat dalam.

Apabila demikian, hamil kembali dalam waktu dekat mungkin tidak disarankan. Lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter, Ma.

Jika semua sudah sesuai dan Mama sudah ingin hamil kembali, Popmama.com sudah merangkum informasi tentang beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesuburan setelah keguguran:

1. Olahraga teratur dan tetap aktif secara fisik

1. Olahraga teratur tetap aktif secara fisik
Freepik/Tirachardz

Agar keseimbangan hormon dalam tubuh tetap terkendali setelah masa pemulihan, jangan lupa untuk tetap rutin berolahraga ya, Ma. Sesuaikan jenis olahraga yang dipilih dengan kondisi tubuh Mama.

Tak perlu melakukan olahraga tingkat berat atau dalam frekuensi yang terlalu sering. Cukup lakukan olahraga ringan dalam waktu singkat, paling tidak 10-15 menit per hari.

Misalnya seperti jalan kaki, joging, berenang atau bersepeda. Yang terpenting, tubuh Mama tetap bergerak dan tidak berdiam diri saja di rumah.

Jika tidak memungkinkan bagi Mama untuk berolahraga, cukup ubah beberapa kebiasaan sehari-hari Mama.

Misalnya dengan lebih banyak jalan kaki atau memilih untuk naik turun tangga.

2. Hentikan kebiasaan merokok atau minum minuman beralkohol

2. Hentikan kebiasaan merokok atau minum minuman beralkohol
Pexels/Chris F

Kandungan bahan kimia berbahaya dalam rokok dan minuman beralkohol dapat merusak organ reproduksi juga lho, Ma. Termasuk bagi perempuan.

Dengan demikian, untuk membantu menyehatkan kesuburan dan meningkatkan peluang kehamilan, kebiasaan-kebiasaan tidak sehat ini pun sebaiknya dihindari.

Terutama jika sebelum hamil Mama memang sudah memiliki kebiasaan tersebut. Memang terasa sulit, tetapi sebaiknya tetap upayakan demi membantu meningkatkan peluang kehamilan.

3. Atur konsumsi kafein

3. Atur konsumsi kafein
Freepik/Jcomp

Berlebihan konsumsi kafein, termasuk dari kopi, juga bisa memengaruhi peluang kehamilan. Dalam hal ini, mengganggu keseimbangan hormon dan mengurangi peluang hamil.

Kopi biasanya dipilih sebagai minuman pendamping saat Mama sedang harus bergadang. Kombinasi antara konsumsi kafein berlebihan dan kurang tidur bisa membuat program hamil pun semakin terhambat.

Bukan cuma itu, proses pemulihan setelah keguguran pun bisa jadi makin lambat.

Editors' Picks

4. Banyak makan sayur dan buah

4. Banyak makan sayur buah
Freepik/prostooleh

Pola makan bergizi seimbang tak cuma membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian Mama, tetapi juga mempercepat proses pemulihan dan menyehatkan kesuburan.

Perbanyak konsumsi sayuran berdaun hijau dan buah segar, serta sumber nutrisi lain seperti protein, vitamin dan zat besi untuk membantu meningkatkan peluang hamil.

5. Rutin konsultasi ke dokter kandungan

5. Rutin konsultasi ke dokter kandungan
Freepik/Jcomp

Sebagian perempuan ada yang mengalami rasa trauma mendalam untuk kembali datang ke rumah sakit atau ke dokter kandungan setelah keguguran. Hal ini membuat sesi konsultasi ke dokter seringkali jadi tidak teratur.

Demi kesehatan kehamilan dan program hamil yang lebih terkendali, sebaiknya jangan hindari sesi konsultasi ke dokter ya, Ma. Diskusikan dengan dokter tentang semua pilihan yang bisa dilakukan untuk perawatan kesuburan setelah keguguran.

Dengan rutin kontrol, dokter bisa memberikan anjuran perawatan dan pengobatan terbaik sesuai kondisi Mama. Misalnya dengan memberikan resep obat atau terapi kesuburan lainnya.

6. Pijat perut secara teratur

6. Pijat perut secara teratur
Freepik

Terutama jika Mama kerap mengalami pendarahan setelah keguguran, rutin pijat di area perut dapat membantu menghentikan pendarahan, serta dapat meningkatkan kesuburan untuk bisa kembali hamil.

Tetapi tentu saja semua juga harus disesuaikan dengan kondisi tubuh Mama. Apabila terasa nyeri atau tidak memungkinan dilakukan pijat, sebaiknya hindari dulu ya. Jika perlu, konsultasikan dulu pada dokter apakah Mama bisa melakukan pijat di area perut atau tidak.

7. Hindari stres

7. Hindari stres
Freepik/Yanalya

Stres, kelelahan, dan cemas berlebihan dapat melelahkan tubuh, baik secara fisik maupun emosional. Langsung kembali program hamil tanpa jeda waktu istirahat mungkin bukan ide yang baik bagi tubuh, Ma.

Lakukan beberapa aktivitas yang menyenangkan, berikan waktu bagi psikis Mama untuk bisa sepenuhnya pulih kembali. Misalnya dengan pergi liburan atau melakukan hobi yang Mama sukai.

Selain itu, stres juga bisa memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh Mama. Termasuk hormon yang berkaitan dengan kesuburan dan sistem reproduksi.

Nah, sudah siap kembali program hamil, Ma?

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!