Benarkah Rutin Zumba Baik untuk Program Hamil dan Kesuburan?

Olahraga apa saja yang bisa dilakukan saat program hamil, ya? Apakah zumba termasuk di dalamnya?

2 Mei 2021

Benarkah Rutin Zumba Baik Program Hamil Kesuburan
Unsplash/Danielle Cerullo

Olahraga rutin merupakan salah satu gaya hidup sehat yang perlu diperhatikan, termasuk saat Mama sedang program hamil. Dengan berolahraga, tubuh jadi lebih siap untuk menghadapi kehamilan.

Nah, dari berbagai jenis olahraga yang bisa dipilih untuk program hamil, zumba menjadi salah satu pilihan populer.

Benarkah zumba baik untuk program hamil? Nah, yuk simak dulu rangkuman informasinya seperti dirangkum Popmama.com dari berbagai sumber.

1. Apa itu zumba?

1. Apa itu zumba
clondalkinleisure.com

Dikutip dari Web MD, zumba adalah olahraga yang membutuhkan energi tinggi karena banyaknya jenis gerakan aktif yang dilakukan. Menggunakan musik yang ceria dan gerakan-gerakan ala tarian yang khas, zumba kini semakin naik daun.

Ada beberapa jenis kelas zumba. Mulai dari latihan Aqua Zumba atau zumba yang dilakukan di dalam air, hingga Zumba Toning yang digabungkan dengan latihan angkat beban untuk pembakaran kalori tambahan serta melatih kekuatan.

Melakukan zumba selama sekitar 60 menit membakar rata-rata 369 kalori. Selain membantu membakar lemak, zumba juga disukai karena membantu menguatkan otot dan meningkatkan fleksibilitas.

Editors' Picks

2. Benarkah zumba baik untuk program hamil?

2. Benarkah zumba baik program hamil
Unsplash/Stage 7 Photography

Seperti dilansir Parents, jangan tunda keinginan untuk rutin berolahraga saat program hamil. Sebab kebiasaan ini dapat membantu menyiapkan tidak cuma fisik, tetapi juga mental Mama menjelang kehamilan.

Selain membantu menyehatkan tubuh secara keseluruhan, rutin olahraga juga membuat Mama lebih berstamina untuk menjalani program hamil, serta menghadapi kehamilan.

Olahraga tingkat moderat, termasuk zumba, bahkan dapat meningkatkan kesuburan Mama jika memiliki riwayat sulit hamil. Misalnya karena sindrom ovarium polikistik atau PCOS.

Jika Mama berpikir untuk menunda rutin berolahraga sampai sudah positif hamil, maka pahamilah bahwa penting untuk berada dalam kondisi fisik terbaik selama hari-hari kritis perkembangan janin di awal kehamilan.

Ingat, kesehatan seorang ibu memiliki korelasi langsung dengan kesehatan bayi. Oleh sebab itu, semakin awal Mama memulai rutinitas olahraga, maka semakin baik pula efeknya bagi kesuburan dan kehamilan kelak.

3. Seberapa sering zumba sebaiknya dilakukan saat program hamil?

3. Seberapa sering zumba sebaik dilakukan saat program hamil
Freepik/tirachardz

Saat program hamil, lakukan olahraga (termasuk zumba, berenang, dan joging) setidaknya 30 menit per hari. Meningkatkan detak jantung secara teratur akan membantu tubuh Mama dalam kondisi yang lebih baik selama program hamil.

Selain itu, mempersiapkan tubuh dengan aktif secara fisik juga membantu Mama lebih mudah menjalani masa-masa awal kehamilan.

4. Efek olahraga berlebihan bagi kesuburan

4. Efek olahraga berlebihan bagi kesuburan
Pixabay.com/StockSnap

Meski olahraga itu baik, tetapi jika dilakukan secara berlebihan dan tidak berimbang dengan asupan nutrisi yang cukup, efeknya justru bisa mengganggu kesuburan.

Ya, masalah bisa muncul ketika tubuh berada dalam kondisi defisit energi, yakni Mama membakar lebih banyak kalori daripada yang dikonsumsi. Demikian dikutip dari Ava Women.

Ini karena pada dasarnya sistem reproduksi Mama sangat peka terhadap defisit energi. Salah satunya adalah gangguan periode haid yang tidak teratur dan ketidakseimbangan hormon kesuburan, Ma. Saat defisit energi, tubuh Mama juga menjadi lebih mudah lelah dan tidak bisa bekerja secara optimal.

5. Manfaat zumba bagi kesehatan secara umum

5. Manfaat zumba bagi kesehatan secara umum
Freepik/Peoplecreations

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan tentang keinginan Mama rutin zumba saat program hamil. Ini karena pada dasarnya, zumba memiliki banyak manfaat bagi kesehatan lho, Ma.

Zumba memiliki banyak gerakan yang aktif. Oleh sebab itu, sampaikan pada instruktur Mama jika ada riwayat masalah pada sendi dan keseimbangan, ya. Jangan lupa untuk tetap tenang dan terhidrasi selama melakukan zumba.

Hindari memaksakan diri melakukan gerakan yang aktif saat Mama punya riwayat gangguan pada lutut atau sendi.

Karena tingginya tingkat gerakan pada zumba, olahraga ini pun diyakini baik untuk membakar ekstra kalori, membentuk tubuh, serta menguatkan otot. Termasuk juga bermanfaat jika Mama punya riwayat gula darah tinggi dan diabetes, sebab gula darah perlahan akan turun ketika tingkat energi Mama naik.

Selain menurunkan berat badan, zumba juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, mengurangi tekanan darah dan kolesterol jahat, serta meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh.

Nah, sudahkah Mama berolahraga hari ini?

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.