5 Manfaat Cuka Apel untuk Kesuburan dan Keberhasilan Program Hamil

Selain bermanfaat untuk kecantikan, cuka apel juga baik untuk kesehatan kesuburan

17 Mei 2021

5 Manfaat Cuka Apel Kesuburan Keberhasilan Program Hamil
Freepik/Rawpixel.com

Cuka apel atau apple cider vinegar selama ini kerap dimanfaatkan untuk kecantikan, terutama untuk kulit wajah. Namun selain itu, cuka apel juga bermanfaat untuk kesehatan kesuburan.

Tak ada salahnya jika Mama memanfaatkan cuka apel untuk kesuburan dan program hamil, termasuk jika memiliki riwayat polycystic ovarian syndrome (PCOS), masalah pada tuba falopi dan ketidakseimbangan hormon.

Dilansir Parenting First Cry, cuka apel telah terbukti bermanfaat dalam membantu menjaga kesehatan kesuburan, baik pada perempuan maupun laki-laki

Berikut informasi lengkap tentang manfaat cuka apel bagi kesuburan, seperti dirangkum Popmama.com:

1. Meningkatkan kualitas sperma

1. Meningkatkan kualitas sperma
Pixabay/Rawpixel.com

Asam malat yang ditemukan dalam cuka apel dapat membantu menyehatkan dan memperkuat kualitas sperma. Kualitas sperma sendiri diketahui berperan penting bagi program hamil.

Peningkatan kualitas sperma yang dipengaruhi oleh cuka apel termasuk di antaranya volume sperma, jumlah sperma, morfologi sperma, dan motilitas sperma.

Hal ini berdampak positif karena membuat sperma mampu bertahan lebih lama menuju sel telur, sehingga turut meningkatkan peluang kehamilan, Ma.

Editors' Picks

2. Menjaga tingkat pH vagina

2. Menjaga tingkat pH vagina
Freepik/Vasiliybudarin

Vagina berada pada kondisi paling sehat ketika memiliki tingkat pH 4-5. Oleh sebab itu, adanya perubahan pada kisaran pH seringkali dapat menyebabkan gangguan pada sistem, salah satunya adalah kesuburan.

Nah, cuka apel bisa dimanfaatkan antibiotik kuat yang alami dan organik, Ma. Cuka apel pun diyakini dapat membantu menyeimbangkan tingkat pH di vagina, yang sangat memengaruhi peluang kehamilan.

3. Mengatasi masalah prostat

3. Mengatasi masalah prostat
Pixabay/Pixel2013

Kelenjar prostat memproduksi cairan yang melindungi dan memberi nutrisi pada sperma. Laki-laki yang berusia di atas 40 tahun rentan mengalami masalah prostat seperti pembesaran kelenjar prostat.

Konsumsi cuka apel pun telah terbukti memberikan efek positif pada masalah prostat. Terutama jika dibarengi dengan pola hidup sehat lainnya seperti rutin olahraga, konsumsi makanan sehat, setop merokok dan istirahat cukup.

4. Mengobati kandidiasis atau infeksi jamur

4. Mengobati kandidiasis atau infeksi jamur
Pixabay/955169

Kandidiasis adalah infeksi akibat jamur Candida, yang kemudian dapat memengaruhi lendir serviks pada perempuan.

Pengidap kandidiasis mungkin dapat mengalami penyumbatan tuba falopi, polip, sindrom post dan pramenstruasi, endometriosis, dan infertilitas.

Nah, salah satu dari banyak manfaat cuka apel bagi kesuburan adalah sebagai cara alami untuk mengobati kandidiasis.

5. Menurunkan kadar testosteron pada perempuan

5. Menurunkan kadar testosteron perempuan
Freepik/Welcomia

Testosteron pada dasarnya adalah hormon laki-laki, tetapi ada pada laki-laki maupun perempuan. Hanya saja kadarnya tidak banyak.

Ketika ada kelebihan hormon testosteron pada perempuan, kondisi ini dapat menyebabkan ketidaksuburan dan ketidakseimbangan hormon.

Perempuan yang mengonsumsi cuka apel, terutama yang mengalami kadar testosteron tinggi, dapat membantu menurunkan kadar testosteron.

Untuk mendapatkan manfaat cuka apel bagi kesuburan, penting memastikan cara konsumsinya benar dan dalam jumlah yang sesuai.

Salah satu cara konsumsi cuka apel adalah rebus air panas secukupnya sampai mendidih, diamkan sampai hangat. Tambahkan dua sendok teh cuka apel ke dalam air hangat tersebut, minum sampai habis.

Waktu terbaik untuk minum larutan cuka apel adalah di pagi hari atau malam sebelum tidur.

Meskipun cuka apel bisa dimanfaatkan sebagai salah satu cara alami mengobati infertilitas, pastikan Mama mengonsumsinya setelah berkonsultasi dengan dokter. Terutama jika Mama sedang rutin mengonsumsi obat lain.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.