Yuk, Tingkatkan Peluang Hamil dengan Atur Posisi Tempat Tidur

Yuk, atur posisi tempat tidur agar energi positif sesuai feng shui tetap tercipta!

27 Juli 2021

Yuk, Tingkatkan Peluang Hamil Atur Posisi Tempat Tidur
Freepik/marymarkevich

Selain mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga, apalagi yang dapat membantu Mama cepat hamil?

Tentunya boleh percaya atau tidak, aspek kamar tidur dari ilmu Feng Shu ini juga harus diperhatikan.

Salah satu cara tradisional yang juga diyakini dapat mendukung kesuburan pasangan suami istri yaitu dengan pendekatan Feng Shui.

Penataan ruangan yang tepat bisa menciptakan energi positif agar berpengaruh baik pada kesehatan.

Nah, berikut Popmama.com berikan 5 aturan Feng Shui untuk kamar tidur yang dapat meningkatkan kesuburan:

1. Menjaga aliran udara di kamar agar tetap segar

1. Menjaga aliran udara kamar agar tetap segar
Freepik/gpointstudio

Kualitas udara menjadi salah satu hal terpenting di dalam kamar tidur. Terutama untuk Mama yang sedang ingin menjalankan program hamil.

Maka sering-seringlah membuka jendela atau gunakan penjernih udara untuk membuat udara di kamar terasa segar dan penuh oksigen.

Ingat, kualitas udara yang buruk di kamar tidur tidak bagus untuk Feng Shui.

Energi positif haruslah mengalir seperti air, jadi pastikan udara segar mudah masuk agar menciptakan sirkulasi udara yang sehat.

Editors' Picks

2. Perhatikan posisi tempat tidur agar lebih rileks

2. Perhatikan posisi tempat tidur agar lebih rileks
Freepik/prostooleh

Untuk memaksimalkan aliran energi baik di kamar saat menjalankan program hamil, sebaiknya tempat tidur tidak menghadap ke arah pintu.

Lalu hindari menempatkan tempat tidur di dinding yang sama dengan pintu, ini guna menghindari perasaan terancam ketika orang membuka pintu dan mengejutkan Mama saat tidur.

Tempat tidur yang bagus menurut Feng Shui merupakan tempat tidur dengan headboard atau dinding di bagian belakang kepala.

Tempat tidur dengan headboard akan memberikan energi dukungan support dalam hidup. Pilihlah headboard berbahan yang lembut agar menjaga energi rileks di dalam kamar tidur.

3. Mengatur pencahayaan sedemikian rupa

3. Mengatur pencahayaan sedemikian rupa
Freepik/lifeforstock

Aliran energi positif di kamar tidur bisa dundang oleh prinsip-prinsip Feng Shui.

Mendekorasi kamar dengan aturan Feng Shui dalam meningkatkan kesuburan yakni memaksimalkan penerangan.

Perhatikan pancaran energi di kamar tidur, usahakan mengatur cahaya kamar sedemikian rupa hingga tidak terlampau terang atau redup.

Buatlah cahaya di kamar tidur agar berada di posisi pas. Kamu bisa menggunakan dua lampu, kuning dan putih sebagai jalan tengah menemukan pencahayaan yang pas.

4. Meletakkan cermin dengan posisi yang tepat

4. Meletakkan cermin posisi tepat
Freepik/lookstudio

Tentunya, setiap kamar memiliki cermin.

Tapi, keberadaan cermin dengan posisi yang salah di dalam kamar bisa membuat seseorang mengalami sulit tidur.

Dalam ilmu Feng Shui, cermin di depan tempat tidur mengundang orang ketiga dalam pernikahan. Tentunya hal inu bisa mengganggu kesuburan suami istri.

Peletakkan posisi cermin yang tidak tepat juga dianggap memantulkan energi negatif yang bisa mengganggu tidur.

Saat meletakkan cermin di kamar tidur, pastikan posisinya menghadap ke benda yang disukai.

5. Memilih warna dinding kamar tidur yang bisa memaksimalkan relaksasi

5. Memilih warna dinding kamar tidur bisa memaksimalkan relaksasi
Freepik/bearfotos

Menurut Feng Shui, gunakan warna-warna dinding di kamar tidur yang dapat menambah keintiman suami istri.

Cobalah menciptakan energi positif yang mendukung kehamilan dengan warna-warna romantis dan netral seperti putih, gading, krem, coklat, merah muda dan emas.

Beberapa warna tersebut dapat menciptakan hubungan yang harmonis dan meningkatkan hasrat seksual.

Memilih warna dinding sesuai Feng Shui pun juga untuk memaksimalkan relaksasi dan ketenangan.

Demikianlah kelima aturan Feng Shui untuk kamar tidur yang dapat meningkatkan kesuburan. Dekorasi kamar seperti itu berguna untuk menjaga keseimbangan dalam hubungan suami istri bukan?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.