"Udah coba kedua kali, tapi nggak jadi juga. Yaudah akhirnya (ngomong sama suami), kita udahin (usaha promil). Alhamdulillah, kita jalanin aja semaunya baik-aik. Karena udah nggak punya waktu, nggak punya tenaga untuk mencari 'kenapa'," tambahnya.
Curhat Cut Mini Berdamai Tanpa Momongan setelah Gagal IVF

- Menempuh berbagai upaya medis demi buah hati, termasuk IVF
- Pernah di titik terendah akibat kegagalan bayi tabung
- Keputusan untuk berhenti dan menemukan kedamaian tanpa momongan
Perjalanan setiap pasangan dalam menantikan kehadiran buah hati memiliki lika-liku yang berbeda, tak terkecuali bagi aktris senior Cut Mini.
Setelah bertahun-tahun berupaya dengan berbagai cara medis, Cut Mini akhirnya membagikan kisah inspiratifnya tentang keberanian melepaskan harapan dan memilih untuk berdamai dengan kenyataan hidup tanpa momongan.
Seperti apa cerita selengkapnya? Berikut ini Popmama.com bagikan informasi mengenai Cut Mini berdamai tanpa momongan setelah gagal IVF (In Vitro Fertilization) atau bayi tabung.
Table of Content
1. Menempuh berbagai upaya medis demi buah hati

Menurut penuturannya dalam YouTube Channel MIR Production pada 15 Januari 2026, Cut Mini mengungkapkan bahwa selama ini ia dan suami tidak pernah menyerah begitu saja dalam mengusahakan kehadiran anak.
Segala metode telah ia tempuh, mulai dari cara-cara alami, prosedur inseminasi, hingga menjalani program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF).
Perjuangan ini menjadi bukti betapa besarnya keinginan mereka untuk melengkapi kebahagiaan rumah tangga dengan kehadiran sang buah hati.
"Karena udah sempet yang manual (promil alami), terus juga yang inseminasi dan juga bayi tabung. Gue berharap banget di bayi tabung yang pertama (berhasil)," ungkap Cut Mini dalam video Podcast MIR Productions.
2. Pernah ada di titik terendah akibat kegagalan bayi tabung

Harapan besar sempat menyelimuti Cut Mini saat ia memutuskan menjalani program bayi tabung untuk pertama kalinya.
Meski usianya saat itu sudah tidak muda lagi, kondisi indung telurnya dinyatakan sangat baik oleh dokter. Kondisi ini yang sempat membuat Cut Mini dan suami begitu optimis.
Namun, kenyataan pahit harus ia telan saat program pertama dinyatakan gagal, yang membuatnya merasa sangat terpuruk alias down.
Tak patah arang, ia kembali mencoba prosedur IVF untuk kedua kalinya dengan harapan hasil yang berbeda, namun sayangnya kegagalan kembali menyapa perjuangan mereka.
3. Keputusan untuk berhenti dan menemukan kedamaian

Setelah kegagalan di program kedua, Cut Mini sampai pada sebuah titik balik.
Ia menyadari bahwa, proses panjang ini tidak hanya melelahkan secara fisik, tetapi juga secara emosional, terutama bagi sang Suami yang merasa iba melihat perjuangannya.
Akhirnya, dengan penuh kesadaran, ia memutuskan untuk menghentikan seluruh upaya medis tersebut. Keputusan ini disambut dengan dukungan penuh dan keikhlasan dari sang Suami.
Kini, Cut Mini menyatakan bahwa dirinya telah benar-benar berdamai dengan keadaan. Ia memilih untuk mensyukuri kehidupan yang ia jalani saat ini, membuktikan bahwa kebahagiaan pernikahan tetap bisa diraih meskipun jalannya berbeda dari kebanyakan orang.
Itulah curhat Cut Mini berdamai tanpa momongan setelah gagal IVF (In Vitro Fertilization) atau bayi tabung. Apapun keputusannya, semoga kehidupan Cut Mini selalu dipenuhi kebahagiaan, ya!


















