Ini Ma, 7 Makanan yang Baik Dikonsumsi saat Masa Subur

Untuk kesempatan pembuahan yang lebih besar

14 April 2021

Ini Ma, 7 Makanan Baik Dikonsumsi saat Masa Subur
Pexels/Anna Shvets

Jika berencana memiliki buah hati, ada beberapa cara yang bisa ditempuh. Salah satunya adalah dengan melakukan hubungan intim di waktu yang tepat yaitu saat masa subur. 

Masa subur biasanya berlangsung 14 hari dari hari mens pertama atau 7 hari setelah mens selesai. Di waktu ini, Mama bisa memaksimalkan kesempatan yang ada. 

Agar kesempatan hamil makin tinggi, kamu bisa juga mengonsumsi makanan-makanan yang bisa mendukung hal tersebut. 

Supaya tidak penasaran, Popmama.com punya daftar makanan yang baik dikonsumsi saat masa subur. 

1. Biji bunga matahari

1. Biji bunga matahari
Freepik/welcomia

Kuaci atau biji bunga matahari memiliki banyak manfaat. Jika dipanggang tanpa garam, kuaci memiliki sumber vitamin E, seng, asam folat, dan selenium. 

Di mana zat-zat tersebut penting untuk kesuburan perempuan dan juga laki-laki. Selain itu, kuaci juga sumber nabati omega-3 dan omega-6 yang baik untuk kesehatan reproduksi. 

2. Keju

2. Keju
Freepik/jcomp

Jenis keju matang seperti cheddar tua, parmesan dan manchego mengandung banyak poliamina. Di mana ini adalah protein yang ditemukan dalam produk nabati dan hewani, termasuk di tubuh manusia. 

Menurut penelitian, poliamina mungkin memiliki peran penting dalam sistem reproduksi. Bahkan, zat ini juga diduga bisa meningkatkan kesehatan telur terutama pada perempuan di atas 35 tahun. 

Editors' Picks

3. Susu full cream

3. Susu full cream
Freepik/jcomp

Susu memiliki lemak sehat yang tinggi dan bermanfaat bagi kesuburan. Susu juga merupakan sumber vitamin larut lemak yang baik seperti vitamin A, vitamin E, vitamin D, vitamin K, dan vitamin K2. 

Sebuah studi di Harvard menemukan bahwa perempuan yang mengonsumsi produk susu berlemak memiliki kemungkinan lebih kecil mengalami masalah ovulasi. Fakta ini dibandingkan dengan perempuan yang mengonsumsi produk rendah lemak. 

Kamu bisa memperbanyak susu penuh lemak di susu murni, es krim, keju krim, dan keju lainnya. 

4. Hati sapi

4. Hati sapi
Freepik/timolina

Hati sapi memiliki kandungan zat besi yang tinggi. Di mana zat ini mudah diserap oleh tubuh dan membantu mencegah keguguran dan anemia pada perempuan. 

Hati juga mengandung vitamin B12 yang diperlukan untuk pembentukan sel darah merah dan DNA yang tepat. Kandungan kolin, asam lemak omega-3, dan folat mampu meningkatkan kesuburan organ reproduksi kamu. 

5. Aneka kacang-kacangan

5. Aneka kacang-kacangan
Freepik/azerbaijan_stockers

Kacang-kacangan seperti walnut, mete, dan almond merupakan sumber serat dan folat yang baik. Keduanya berperan penting untuk menjaga keseimbangan hormon tubuh yang sehat. 

Selain itu, kacang-kacangan juga kaya protein yang dapat membantu meningkatkan ovulasi yang lebih sehat. Kamu bisa memasukkan kacang dalam menu camilan harian untuk masa subur yang lebih gemilang. 

6. Kuning telur

6. Kuning telur
Freepik

Dalam sebuah kuning telur, terkandung zat besi, kalsium, seng, vitamin B6, folat dan vitamin B12. Semuanya memiliki pengaruh besar untuk meningkatkan kesuburan reproduksi. 

Ini juga mengandung sumber protein yang terbukti baik untuk untuk kesuburan perempuan dan pria. Telur dari ayam yang dipelihara bebas bahkan kaya akan zat penambah kesuburan seperti asam lemak omega-3 EPA dan DHA, vitamin A, vitamin D, vitamin E dan vitamin K2 yang larut dalam lemak. 

7. Ikan dengan omega 3

7. Ikan omega 3
Freepik/lifeforstock

Ikan berlemak seperti salmon memiliki asam lemak esensial dan omega 3 yang baik untuk kesuburan pria dan perempuan. 

Bagi perempuan ikan yang tinggi omega 3 bisa meningkatkan kualitas sel telur dan menunda penuaan indung telur. Sehingga, pembuahan bisa lebih berkualitas dan peningkatan kesempatan hamil lebih tinggi. 

Itulah beberapa makanan yang bisa Mama konsumsi saat sedang masa subur. Bisa dimasukkan dalam menu harian atau camilan selingan. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.