Vaksin untuk Perempuan Sebelum Menikah, buat Kesehatan Janin ke Depan!

Calon pengantin perempuan disarankan memprioritaskan vaksinasi sebelum menikah sebagai perlindungan dari infeksi berbahaya dan upaya menjaga kesehatan calon Ibu serta janin di masa depan.
Vaksin HPV dan MMR membantu mencegah risiko kanker serviks serta dampak rubella saat kehamilan, termasuk keguguran dan kelainan bawaan pada bayi.
Vaksin DPT, varicella, dan hepatitis B melindungi dari penyakit yang dapat membahayakan, termasuk penularan saat persalinan dan komplikasi kehamilan.
Persiapan menjelang pernikahan tidak hanya terbatas pada tempat resepsi, gaun, atau dekorasi saja Ma. Tetapi juga ada kesehatan fisik calon pengantin yang justru harus menjadi prioritas utama untuk diperhatikan sejak jauh hari.
Sebelum melangkah ke jenjang pernikahan, calon pengantin perempuan disarankan melakukan beberapa vaksinasi terlebih dulu. Langkah ini dilakukan bukan tanpa alasan Ma, vaksinasi berfungsi untuk melindungi calon Ibu dari berbagai ancaman penyakit infeksi berbahaya.
Selain itu, pemberian vaksin juga menjadi langkah proteksi dini agar tumbuh kembang janin di masa depan tetap terjaga dengan optimal. Maka, Popmama.com telah rangkum beberapa jenis vaksin yang harus dilakukan sebelum menikah. Disimak ya, Ma!
1. Vaksin HPV

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Vaksin HPV bekerja sebagai perlindungan jangka panjang yang efektif diberikan sebelum aktif secara seksual, vaksin ini memberikan perlindungan maksimal dari risiko infeksi virus HPV yang menjadi penyebab utama kanker serviks.
Inilah alasan utama kenapa vaksin HPV sering disebut sebagai bentuk investasi kesehatan paling berharga untuk perempuan, dengan melakukan vaksinasi sejak awal dapat membantu mencegah berbagai komplikasi kesehatan reproduksi di masa depan.
Pemberian imunisasi ini menjadi fondasi penting sebelum memasuki kehidupan pernikahan dan perencanaan kehamilan.
2. Vaksin MMR

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Penyakit campak, gondongan, dan rubella sering dianggap sebagai infeksi ringan yang biasa terjadi. Padahal, infeksi rubella yang terjadi saat masa kehamilan bisa berdampak fatal bagi kesehatan janin.
Virus rubella dapat menyebabkan risiko keguguran hingga kelainan bawaan yang serius pada bayi saat lahir kelak, karena vaksin ini mengandung virus hidup.
Dengan pemberian vaksin MMR sebelum menikah akan memastikan calon Ibu sudah memiliki kekebalan tubuh yang cukup sebelum program hamil dimulai.
3. Vaksin DPT

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Vaksin DPT berfungsi memberikan perlindungan tubuh dari serangan penyakit difteri, pertusis, serta tetanus. Infeksi pertusis sangat berbahaya jika menulari bayi baru lahir karena sistem imun yang belum terbentuk sempurna.
Sementara itu, kuman tetanus bisa masuk ke dalam tubuh dengan mudah bahkan hanya melalui luka kecil. Maka, dengan melakukan vaksinasi sebelum memutuskan memiliki anak akan membantu mengalirkan antibodi alami.
Dengan demikian, antibodi yang dibentuk dapat membantu melindungi tubuh bayi sejak awal kelahirannya hingga menjadi perlindungan ganda bagi kesehatan Mama dan juga keselamatan si Kecil.
4. Vaksin varicella

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Tidak semua orang pernah terkena cacar air semasa kecil atau otomatis memiliki kekebalan tubuh alami. Jika infeksi cacar air baru terjadi saat usia dewasa terutama ketika sedang hamil, risikonya bisa menjadi lebih berat.
Vaksin varicella hadir untuk membantu mencegah komplikasi serius yang membahayakan keselamatan janin dalam kandungan. Biasanya, vaksin diberikan setelah calon pengantin melakukan pemeriksaan kadar antibodi terlebih dahulu.
Imunisasi ini sangat direkomendasikan terutama bagi perempuan yang belum pernah terinfeksi cacar air sebelumnya.
5. Vaksin Hepatitis B

Popmama.com/Reisya Adelia/AI Infeksi virus hepatitis B yang tidak ditangani dengan baik bisa berujung pada kerusakan hati seperti sirosis atau kanker hati. Selain itu, virus berbahaya ini juga berisiko tinggi menular ke bayi saat proses persalinan berlangsung.
Maka dari itu, vaksin hepatitis B sangat penting karena mampu memberikan perlindungan jangka panjang bagi organ hati. Mendapatkan vaksin ini sebelum menikah menjadi langkah terbaik untuk memutus rantai penularan penyakit.
Ma, itulah beberapa jenis vaksin yang wajib dilakukan sebelum menikah agar kesehatan tubuh Mama dan calon buah hati dapat terjaga dengan maksimal.






















