5 Tips Untuk Meningkatkan Peluang untuk Hamil Setelah Usia 38 Tahun

Perhatikan tips meningkatkan peluang hamil jika saat ini kamu sudah menjelang usia 40 tahun

5 April 2019

5 Tips Meningkatkan Peluang Hamil Setelah Usia 38 Tahun
Freepik

Terkadang hidup tidak berjalan sesuai rencana. Tidak semua orang bertemu pasangan sempurna mereka di usia dua puluhan atau awal tiga puluhan dan kadang-kadang gagasan tentang anak-anak muncul jauh di kemudian hari. 

Jika kamu ingin hamil setelah 40 tahun tentu ada beberapa tantangan. Semua tidak hilang, berikut adalah beberapa fakta dan beberapa tips untuk meningkatkan peluang kamu membawa pulang bayi yang sehat.

Dilansir dari laman healthymummy.com bahwa statistik kemungkinan hamil bagi perempuan di atas usia 38 tahun bervariasi. Namun penelitian menunjukkan bahwa pada usia 40 tahun, kesuburan perempuan berkurang sekitar 50 persen dari puncaknya.

Ini menurun dengan cepat setelah kamu menginjak usia 40-45 dan kemungkinan untuk hamil secara alami dan membawa bayi ke bayi setelah 45 umumnya diperkirakan di bawah 5 persen.

Sekitar 44 persen perempuan yang berusaha untuk hamil pada usia 40 akan hamil dalam waktu satu tahun.

Berikut Popmama.com telah merangkum tips meningkatkan peluang hamil setelah kamu berusia di atas 38 tahun.

1. Jangan menunggu lebih lama

1. Jangan menunggu lebih lama
Freepik/rawpixel.com

Jika kamu saat ini berusia di atas 38 tahun dan menginginkan bayi, jangan menunggu lebih lama lagi. Jangan membuang waktu. Setiap tahun penting, dan kamu harus segera memperbaiki gaya hidup kamu. 

Perhatikan apa yang kamu makan sehari-hari, bagaimana kamu berhubungan seks dengan pasanganmu, dan lakukan olahraga secara rutin untuk bisa memiliki tubuh yang sehat serta memiliki berat badan yang cukup. 

2. Periksa ke dokter segera jika ada masalah dengan berat badan kamu dan pasangan

2. Periksa ke dokter segera jika ada masalah berat badan kamu pasangan
Freepik/ijeab

Dokter umum bisa jadi sumber bantuan yang hebat ketika kamu sedang mencoba untuk hamil tapi kamu memiliki masalah dengan berat badan. Tanyakan apakah ada cara agar berat badan kamu segera beralih ke angka yang diharapkan untuk mempermudah program hamil.

Tanyakan juga apakah ada tes lain yang akan mereka rekomendasikan dan ajukan pertanyaan yang mungkin kamu miliki.

Jaga hubungan baik dengan dokter umum dan obgyn selama proses program kehamilan. 
Kamu akan menemukan hal-hal yang baru. Mungkin sebelumnya tidak pernah jadi perhatian, namun sekarang mencuri perhatian kamu atau pasangan kamu.

Editors' Picks

3. Konsumi asam folat secara rutin

3. Konsumi asam folat secara rutin
Freepik

Jangan salah paham, bukan berarti mulai minum asam folat lalu kamu jadi cepat hamil. Asam folat tidak benar-benar bekerja seperti itu. 

Asam folat tidak 100 persen membantu kamu hamil, tapi manfaat konsumsi asam folat secara rutin sangat penting untuk mencegah cacat lahir. 

Semua perempuan yang mencoba untuk hamil harus menggunakan asam folat, maka itu ada susu perencanaan kehamilan. Idealnya mulai tiga bulan sebelum mencoba hamil. 

Baca juga:

4. Perhatikan siklus haid

4. Perhatikan siklus haid
Unsplash/Brooke Lark

Tidak semua perempuan berovulasi pada saat yang sama dan kamu hanya bisa hamil sekitar waktu ovulasi. Mengetahui kapan kamu berovulasi bisa sangat membantu ketika sedang mencoba untuk hamil. 

Cari perubahan pada lendir serviks, cairan yang ada di vagina selama sebulan. Lendir serviks yang subur seperti putih telur. Lendir serviks yang berair juga sering terjadi di sekitar ovulasi.

Kamu juga dapat memetakan siklus haid secara harfiah menggunakan teknik yang disebut "charting". Ini melibatkan pencatatan suhu basal tubuh kamu setiap pagi ketika bangun dan mencari peningkatan suhu yang mengindikasikan ovulasi telah terjadi.

Idealnya kamu perlu melakukan hubungan seks, jika bisa dengan penetrasi dalam sebelum waktu ovulasi. Mungkin sekitar 1 hari sebelum ovulasi terjadi. Maka itu mengetahui Kalender Ovulasi adalah hal yang sangat penting saat kamu berusaha untuk hamil.

Baca juga: 

5. Jangan tunggu untuk mencari bantuan

5. Jangan tunggu mencari bantuan
Freepik/nensuria
Ilustrasi

Jika kamu berusia 30-an, sebagian besar dokter menyarankan menunggu satu tahun untuk mencoba dan hamil sebelum mencari bantuan dari spesialis kesuburan. 

Ketika kamu berusia di atas 38 tahun dan mendekati usia 40 tahun, ada kemingkinan siklus haid jadi berantakan dan mulai tidak sama pada setiap bulannya. Jika kamu memutuskan untuk mencari bantuan seperti konsultasi ke Morula IVF atau dokter kandungan yang sudah senior, kamu harus segera melakukannya. Jangan menunda hal baik, karena setiap hari waktu terus berjalan dan usia kamu terus bertambah.

Itulah 5 tips yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan peluang hamil setelah usia 38 tahun. Jangan patah semangat, kamu perlu relaks dan melakukan banyak hal yang membuat kamu merasa bahagia. Semangat dan terus berjuang, Ma.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!