Jangan Cuma Katanya, Yuk Bongkar Mitos dan Fakta seputar Pembuahan

Bukan cuma memuaskan, kamu dan pasangan perlu tahu faktanya

23 Maret 2021

Jangan Cuma Katanya, Yuk Bongkar Mitos Fakta seputar Pembuahan
Freepik/gpointstudio

Seks adalah kegiatan suami-istri yang mungkin terasa menyenangkan bagi kedua belah pihak. Tetapi, ketika keinginan memiliki keturunan begitu besar, seks tak lagi menjadi kegiatan rekreatif semata. Melainkan juga melibatkan pengetahuan yang penting diketahui oleh pasangan suami istri demi kesuksesan program kehamilan. 

Banyak anggapan yang beredar di masyarakat seputar pembuahan yang bagi banyak pasangan membuat mereka bertanya-tanya, "Benar atau tidak ya?" Untuk menjawab rasa penasaran kamu dan pasangan, berikut ini Popmama.com merangkum mitos dan fakta seputar pembuahan yang beredar di masyarakat, dilansir dari Healthline:

1. Air liur dapat membunuh sel sperma

1. Air liur dapat membunuh sel sperma
Pixabay/TBIT

Faktanya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa air liur dalam jumlah banyak dapat mengganggu motilitas sperma pada pasangan yang tidak subur. Mitos ini bisa jadi benar pada laki-laki yang sudah mengalami penurunan jumlah sperma. Tetapi dalam sebagian besar kasus, jika laki-laki memiliki jumlah dan motilitas sperma normal, mitos ini tidak berlaku. 

Apabila kamu dalam masa program hamil selama beberapa bulan dan masih belum membuahkan hasil, cobalah menghindari seks oral untuk mengetahui apakah tindakan tersebut bisa membantu kamu untuk hamil. 

Editors' Picks

2. Tidak boleh menggunakan pelumas buatan karena dapat membunuh sperma

2. Tidak boleh menggunakan pelumas buatan karena dapat membunuh sperma
Freepik/User788993

Faktanya, beberapa jenis pelumas buatan memang memengaruhi kemampuan sperma mencapai lendir serviks dan sel telur. Akibatnya, pembuahan pun minim terjadi. 

Untuk meminimalkan penggunaan pelumas buatan, habiskan waktu foreplay lebih banyak untuk meningkatkan produksi lubrikasi alami pada perempuan. 

3. Kehamilan hanya bisa terjadi jika perempuan mengalami orgasme

3. Kehamilan ha bisa terjadi jika perempuan mengalami orgasme
Freepik/user22452435

Setelah ejakulasi, sperma akan mencapai saluran tuba dalam beberapa menit, terlepas apakah kamu mengalami atau tidak mengalami orgasme. Hingga sejauh ini, belum ada penelitian yang mendukung apakah orgasme perempuan meningkatkan peluang pembuahan. 

4. Posisi misionaris meningkatkan peluang kehamilan

4. Posisi misionaris meningkatkan peluang kehamilan
Freepik/gpointstudio

Faktanya, tidak ada penelitian yang membuktikan satu posisi atau lainnya lebih efektif untuk pembuahan. Memang, ada beberapa posisi yang dapat membantu sperma lebih cepat dan mudah mencapai tempat yang dituju. Akan tetapi, posisi itu hanya memfasilitasi penetrasi yang lebih dalam untuk membawa sel sperma lebih dekat ke lubang serviks. Pada dasarnya, posisi seks apapun dapat menyebabkan kehamilan. 

5. Mengangkat pinggul selama 20-30 menit setelah berhubungan agar pembuahan sukses

5. Mengangkat pinggul selama 20-30 menit setelah berhubungan agar pembuahan sukses
Freepik/lookstudio

Faktanya, belum ada penelitian yang dapat membenarkan mitos ini. Sel sperma mencapai saluran tuba dalam beberapa menit setelah ejakulasi. Perlu diketahui, sekali ejakulasi bisa mengandung hingga ratusan juta sel sperma dan sekalipun ada yang keluar dari vagina, masih menyisakan jutaan sel sperma di dalam tubuh. 

Itulah mitos dan fakta seputar pembuahan yang banyak beredar di masyarakat. Jika kamu dan pasangan ingin segera mendapatkan keturunan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter tentang situasi spesifik yang sedang dihadapi. Sangat umum jika pasangan membutuhkan waktu beberapa bulan atau tahun untuk hamil, meskipun kamu sangat ingin hal itu segera terjadi. 

Semoga informasi ini bermanfaat!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.