Usia Sudah di Atas 35 Tahun, Apakah Masih Bisa Hamil?

Keinginan memiliki anak terhalang oleh usia kesuburan, apa yang harus dipahami?

27 Oktober 2020

Usia Sudah Atas 35 Tahun, Apakah Masih Bisa Hamil
Freepik/Racool_studio

Memiliki anak adalah dambaan setiap pasangan yang telah menikah. Namun kita tidak bisa tahu seperti apa Tuhan merencanakan kehidupan sehingga setelah lama menanti, Buah Hati tak kunjung datang. 

Banyak orang mengatakan, selepas usia 35 tahun, wanita cenderung lebih sulit memiliki momongan. Memang, usia adalah salah satu faktor kunci kesuksesan pembuahan karena terkait dengan kualitas kesuburan.

Tetapi, sebetulnya bagaimana sih peluang hamil selepas usia 35 tahun dan berapa batas usia wanita tidak bisa hamil? 

Berikut Popmama.com merangkum informasinya, dilansir dari WebMD:

Siklus Kesuburan Wanita Berdasarkan Usia

Siklus Kesuburan Wanita Berdasarkan Usia
Pexels/Anastasiya Gepp

Kesuburan wanita berada pada puncaknya di usia 20-an. Jika dirata-rata, pembuahan berpeluang berhasil sekitar 25 orang dari 100 orang wanita per bulannya. Tetapi, menginjak usia 30-an, kesuburan mulai menurun dan terus menurun hingga menopause tiba. 

Di usia 45 tahun, the American College of Obstetricians and Gynecologists peluang kehamilan masihlah ada, tetapi sangat jarang terjadi.
 

Editors' Picks

Risiko Keguguran dan Kehamilan Berisiko Tinggi

Risiko Keguguran Kehamilan Berisiko Tinggi
freepik.com/wavebreakmedia-micro

Di usia 40-an, rata-rata wanita yang sehat hanya memiliki 5 persen peluang untuk bisa hamil per siklusnya. Selain itu, kehamilan di atas usia 35 tahun termasuk kehamilan berisiko tinggi. Salah satu risikonya adalah keguguran. Kehamilan di usia 40-an memiliki risiko 40 persen kehilangan sang Janin. Angka ini 15 persen lebih tinggi ketimbang risiko kehamilan di usia 20-an.

Penyebab Menurunnya Kesuburan Wanita

Penyebab Menurun Kesuburan Wanita
Freepik/freepik

Semakin bertambah usia kita, begitu pula usia telur kita. Jumlah telur yang dimiliki wanita ketika ia lahir adalah sekitar satu juta. Saat memasuki usia puber, wanita memiliki 300.000 telur dalam tubuhnya. Di usia 37 tahun, wanita hanya memiliki 25.000 telur saja, atau hanya 2,5 persen dari jumlah awal. 

Semakin berkurang jumlah telur, semakin rendah peluang seorang wanita mengalami pembuahan. Bahkan jika pembuahan itu akhirnya terjadi, telur yang lebih tua mungkin memiliki kromosom abnormal. Kondisi ini meningkatkan peluang keguguran. Selain itu, wanita di atas usia 35 tahun cenderung memiliki masalah seperti endometriosis dan fibroid uterus yang membuatnya lebih sulit untuk hamil. 

Bukan Hanya Kesuburan Mama, Tapi Papa Juga

Bukan Ha Kesuburan Mama, Tapi Papa Juga
Freepik/pressfoto

Bukan hanya dari sisi mama saja. Sisi papa pun turut berpengaruh. Kualitas sperma akan semakin menurun seiring bertambahnya usia. 

Seiring bertambahnya usia seorang pria, sperma mereka cenderung berenang lebih lambat. Secara morfologi pun, sperma mulai berubah dan kehilangan bentuknya. Hal ini menyulitkan sperma untuk berenang gesit menembus sampai ke telur. 

Bedanya, kualitas sperma baru akan menurun drastis ketika memasuki usia 60-an.

Ingin Hamil Walau Usia Sudah di Atas 35 Tahun, Bagaimana Caranya?

Ingin Hamil Walau Usia Sudah Atas 35 Tahun, Bagaimana Caranya
pixabay/drkontogianniivf

Apabila Mama berusia di atas 35 tahun dan masih ingin mengusahakan agar bisa hamil, ketahuilah bahwa usaha mama mungkin membutuhkan lebih banyak waktu dan restu dari semesta. Meskipun begitu, bukan tidak mungkin terjadi.

Dokter kandungan dapat menganjurkan perawatan kesuburan jika Mama sudah mencoba untuk pembuahan alami tetapi tidak berhasil selama lebih dari setahun. Rentang waktu toleransi tersebut lebih pendek menjadi enam bulan jika Mama berusia 35 tahun ke atas dan jika memiliki masalah medis yang dapat mengurangi peluang mama untuk hamil. 

Dokter kandungan mungkin akan menyarankan:

  1. Mengonsumsi obat yang merangsang produksi telur.
  2. Melakukan In Vitro Fertilization (IVF).

Jika saat ini Mama berusia di bawah 30 tahun dan ingin memiliki anak suatu hari nanti tetapi belum siap saat ini, salah satu pilihan yang bisa dilakukan adalah membekukan sel telur yang telah dibuahi untuk IVF nanti. Embrio akan berkualitas tinggi ketika sel telur diambil pada saat Mama berada dalam usia subur. 

Konsultasikan kondisi kesehatan mama dan papa pada dokter kandungan dan ceritakan rencana yang ingin dilakukan. Dokter lah yang dapat memberikan pandangan mengenai batas usia wanita tidak bisa hamil, serta potensi dan risiko yang mungkin terjadi dengan kehamilan di atas usia 35 tahun. 

Semoga informasi ini memberikan manfaat ya, Ma.

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.