Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apakah Acne Patch Aman untuk Ibu Hamil? Ini Hal yang Perlu Mama Tahu
Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI
  • Acne patch umumnya aman bagi ibu hamil jika berbahan hidrokoloid tanpa bahan aktif atau obat tambahan, dan hindari produk yang mengandung salicylic acid.

  • Acne patch bekerja dengan menyerap cairan, melindungi jerawat dari sentuhan atau dipencet, dan paling efektif pada pustula, papula, atau kista terbuka yang mulai mengering.

  • Konsultasikan dengan dokter, lakukan uji tempel, dan hentikan bila terjadi iritasi. Jika jerawat dalam, nyeri, makin banyak, membekas, atau tak membaik perlu diperiksa oleh dokter kulit.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jerawat menjadi salah satu masalah kulit yang cukup sering dialami selama kehamilan. Perubahan hormon membuat produksi minyak pada kulit meningkat sehingga jerawat lebih mudah muncul, bahkan pada Mama yang sebelumnya jarang mengalaminya.

Saat jerawat muncul, tidak sedikit Mama yang mencari cara praktis untuk mengatasinya. Salah satu produk yang kini banyak digunakan adalah acne patch. Bentuknya kecil, mudah ditempel, dan diklaim dapat membantu mempercepat penyembuhan jerawat.

Namun, apakah acne patch benar-benar aman digunakan saat hamil? Ternyata, jawabannya tidak sesederhana memilih produk yang ada di pasaran. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakannya.

Supaya Mama tidak bingung, berikut Popmama.com telah merangkum informasi mengenai keamanan acne patch untuk ibu hamil beserta hal-hal yang perlu diperhatikan saat menggunakannya.


Apakah Acne Patch Aman untuk Ibu Hamil?

Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI

Pada dasarnya, acne patch aman digunakan selama kehamilan. Menurut dr. Kecia Gaither, dokter spesialis obstetri dan ginekologi sekaligus direktur layanan perinatal/kedokteran ibu dan janin di NYC Health + Hospitals/Lincoln, Bronx, penggunaan acne patch diperbolehkan untuk ibu hamil.

Meski begitu, tidak semua acne patch memiliki kandungan yang sama. Oleh karena itu, Mama perlu lebih teliti sebelum membelinya. Pilihlah acne patch yang hanya terbuat dari hidrokoloid dan tidak mengandung tambahan bahan aktif atau obat.

Hal ini penting karena beberapa produk acne patch mengandung bahan seperti salicylic acid. Bahan tersebut sebaiknya dihindari selama kehamilan, sehingga Mama disarankan memilih produk dengan komposisi yang lebih sederhana.

Sementara itu, acne patch berbahan hidrokoloid bekerja di permukaan kulit dengan menyerap cairan dari jerawat dan melindungi area tersebut. Karena bekerja secara lokal di kulit, penyerapannya ke dalam tubuh sangat minimal sehingga umumnya dianggap aman digunakan selama kehamilan.


Apa Sebenarnya Fungsi Acne Patch?

Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI

Acne patch merupakan stiker kecil yang terbuat dari gel hidrokoloid. Bentuknya menyerupai plester berukuran kecil yang digunakan untuk membantu mempercepat proses penyembuhan jerawat.

"Acne patch bekerja dengan menyerap cairan dari jerawat dan menutupi luka untuk mencegah trauma lebih lanjut pada area tersebut," ujar dr. Amy Kassouf, dokter spesialis kulit, mengutip Cleveland Clinic.

Artinya, acne patch tidak hanya berfungsi menutupi jerawat, tetapi juga membantu menjaga area tersebut tetap terlindungi selama proses penyembuhan. Menurut dr. Amy, acne patch bekerja paling baik pada pustula, papula, serta kista yang sudah terbuka, mulai mengering, dan sedang dalam proses penyembuhan.

Selain membantu menyerap cairan dari jerawat, acne patch juga melindungi area yang berjerawat sehingga tidak mudah tersentuh atau dipencet. Hal ini penting karena kebiasaan memencet jerawat justru dapat memperparah luka dan membuat proses penyembuhannya berlangsung lebih lama.


Tidak Semua Kulit Cocok Menggunakan Acne Patch

Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI

Meski banyak orang merasa terbantu dengan acne patch, tidak semua pengguna mendapatkan hasil yang sama. Pada sebagian orang, jerawat tidak kunjung membaik atau bahkan kulit di sekitarnya menjadi lebih sensitif.

Menurut dr. Amy, hal ini bisa terjadi karena acne patch menggunakan perekat agar dapat menempel pada kulit.

"Mereka menggunakan sedikit perekat untuk menempel pada kulit Anda, jadi jika Anda alergi atau sensitif terhadap perekat, hal ini dapat memperburuk kulit di sekitar lesi," jelasnya.

Selain itu, beberapa acne patch juga mengandung bahan seperti salicylic acid atau tea tree oil. Kandungan tersebut memang dapat membantu mengeringkan jerawat lebih cepat, tetapi pada kulit yang sensitif juga berisiko menyebabkan kulit menjadi lebih kering atau mengalami iritasi.


Tips Menggunakan Acne Patch dengan Aman Selama Hamil

Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI

Jika Mama ingin menggunakan acne patch selama hamil, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan agar penggunaannya tetap aman dan nyaman.

  1. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan atau dokter kulit.

  2. Pilih acne patch hidrokoloid tanpa tambahan bahan aktif bila memungkinkan.

  3. Lakukan uji coba pada area kecil kulit terlebih dahulu untuk melihat apakah muncul iritasi.

  4. Bersihkan dan keringkan wajah sebelum menempelkan acne patch.

  5. Gunakan sesuai petunjuk, umumnya sekitar 8-12 jam atau semalaman.

  6. Hindari penggunaan pada jerawat kistik atau jerawat yang letaknya lebih dalam.

  7. Jangan menggunakan bahan aktif lain yang kuat di bawah atau di atas acne patch.

  8. Tetap gunakan pelembap agar skin barrier tetap terjaga, karena kulit saat hamil cenderung lebih sensitif.

  9. Perhatikan respons kulit. Jika muncul iritasi, bengkak, atau jerawat semakin memburuk, hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter.


Kapan Mama Sebaiknya Berkonsultasi ke Dokter Kulit?

Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI

Acne patch dapat membantu mengatasi jerawat ringan, tetapi produk ini tidak selalu cukup untuk semua jenis jerawat.

Mama sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kulit apabila:

  1. Jerawat terasa dalam dan nyeri.

  2. Jerawat muncul dalam jumlah banyak.

  3. Jerawat tidak membaik meski sudah menggunakan perawatan yang aman selama hamil.

  4. Jerawat mulai menimbulkan bekas luka.

Dokter kulit dapat membantu menentukan penanganan yang sesuai selama kehamilan, baik dengan obat yang memiliki profil keamanan yang telah diketahui maupun pendekatan tanpa obat apabila diperlukan.

Nah, itu dia penjelasan mengenai apakah acne patch aman untuk ibu hamil. Semoga informasi ini membantu, ya, Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article