Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App

Age Verification

This content is intended for users aged 18 and above. Please verify your age to proceed.

It helps you see more of our articles when you search on Google
Benarkah Makanan Bisa Menentukan Jenis Kelamin Bayi? Ini Faktanya
Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI
  • dr. Indriani, SpOG, MARS, menegaskan bahwa makanan tidak memengaruhi jenis kelamin bayi, melainkan hanya berperan dalam menjaga kesehatan Mama dan janin selama kehamilan.

  • Jenis kelamin bayi ditentukan oleh kromosom dari sperma ayah, di mana kromosom X menghasilkan bayi perempuan dan kromosom Y menghasilkan bayi laki-laki.

  • Waktu berhubungan, kondisi pH tubuh, serta usia Mama dapat memengaruhi peluang jenis kelamin bayi, namun bukan menjadi faktor penentu utama.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Selama hamil, Mama mungkin pernah mendengar berbagai mitos tentang cara menentukan jenis kelamin bayi. Salah satunya adalah anggapan bahwa mengonsumsi makanan tertentu, seperti daging, bisa meningkatkan peluang memiliki bayi laki-laki.

Namun, benarkah makanan bisa menentukan jenis kelamin bayi? Menurut dr. Indriani, Sp.OG, MARS, melalui Instagram pribadinya @indriani_spog, anggapan tersebut hanyalah mitos. Ada beberapa faktor yang memang disebut berkaitan dengan jenis kelamin bayi, tetapi makanan bukan salah satunya.

Nah, agar Mama tidak salah paham, Popmama.com telah merangkum penjelasannya berikut ini.

Benarkah Makanan Bisa Menentukan Jenis Kelamin Bayi?

Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI

Jika Mama sering mendengar bahwa makanan tertentu bisa menentukan jenis kelamin bayi, ternyata anggapan tersebut tidak benar.

Menurut dr. Indriani, makanan bukanlah faktor yang menentukan apakah bayi akan berjenis kelamin laki-laki atau perempuan. Jadi, meski Mama lebih sering makan daging atau makanan tertentu selama hamil, hal itu tidak menentukan jenis kelamin si Kecil.

Namun, Mama tetap perlu menjaga pola makan yang sehat karena asupan nutrisi berperan penting untuk mendukung kesehatan mama dan tumbuh kembang janin selama kehamilan.


Jenis Kelamin Bayi Ditentukan oleh Kromosom dari Sperma Ayah

Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI

Faktor pertama yang menentukan jenis kelamin bayi adalah kromosom yang dibawa oleh sperma ayah.

Sel telur mama hanya membawa kromosom X. Sementara itu, sperma ayah membawa kromosom X atau kromosom Y. Jenis kelamin bayi bergantung pada sperma mana yang berhasil membuahi sel telur.

Oleh karena itu, bukan makanan atau kebiasaan tertentu yang menentukan hasil akhirnya, melainkan kromosom sperma yang memenangkan proses pembuahan.


Waktu Berhubungan Dapat Memengaruhi Peluang Jenis Kelamin Bayi

Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI

Selain kromosom, dr. Indriani menjelaskan bahwa waktu berhubungan juga disebut dapat memengaruhi peluang jenis kelamin bayi.

Sperma yang membawa kromosom Y, yaitu penentu bayi laki-laki, bergerak lebih cepat tetapi lebih mudah mati. Sebaliknya, sperma yang membawa kromosom X, yaitu penentu bayi perempuan, bergerak lebih lambat tetapi memiliki daya tahan hidup yang lebih lama.

dr. Indriani juga menyebutkan bahwa berhubungan saat atau mendekati masa ovulasi memiliki kemungkinan menghasilkan bayi laki-laki. Sementara jika berhubungan beberapa hari sebelum ovulasi, peluang memiliki bayi perempuan lebih besar.


Kondisi pH Turut Memengaruhi Sperma yang Bertahan

Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI

Mama juga perlu mengetahui bahwa kondisi pH dapat memengaruhi sperma yang lebih mampu bertahan.

Menurut dr. Indriani, kondisi yang lebih asam membuat sperma dengan kromosom X lebih mampu bertahan. Sementara itu, kondisi yang lebih basah membuat sperma dengan kromosom Y lebih mampu bertahan.


Usia Mama Menjadi Salah Satu Faktor yang Berpengaruh

Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI

Selain faktor-faktor di atas, usia Mama juga dapat memengaruhi peluang jenis kelamin bayi.

dr. Indriani menjelaskan bahwa Mama yang hamil pada usia di atas 35 tahun memiliki kemungkinan yang lebih kecil untuk melahirkan bayi laki-laki. Meski demikian, usia hanya menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi peluang, bukan penentu pasti.

Nah, jadi itulah penjelasan mengenai benarkah makanan bisa menentukan jenis kelamin bayi. Faktanya, jenis kelamin si Kecil ditentukan oleh kromosom yang dibawa oleh sperma ayah, bukan oleh makanan yang Mama konsumsi. Semoga informasi ini membantu, ya, Ma!


Curated For You

Editorial Team

Related Article