Fakta Cerebral Palsy saat Hamil, Bisa Sebabkan Lumpuh Otak pada Anak

Kesehatan selama masa kehamilan perlu terus dijaga nih, Ma!

23 Juni 2020

Fakta Cerebral Palsy saat Hamil, Bisa Sebabkan Lumpuh Otak Anak
Pixabay/Profile

Kehamilan yang sehat tanpa masalah tentu menjadi harapan semua ibu hamil hingga saat si Kecil telah dilahirkan. Bertambahnya usia kehamilan dari bulan ke bulan membuat ibu hamil perlu semakin memproteksi janin di dalam kandungan agar tetap sehat.

Salah satu gangguan kesehatan yang bisa terjadi pada bayi baru lahir adalah cerebal palsy. Menjaga kesehatan selama hamil dapat menghindari kondisi cerebral palsy pada bayi baru lahir hingga pertumbuhannya kelak saat beranjak dewasa. Cerebral palsy termasuk salah satu masalah yang berbahaya karena dapat menganggu intelektualitas. 

Untuk Mama yang ingin mengetahui informasi lebih banyak lagi mengenai cerebral palsy pada bayi baru lahir sekaligus pencegahan saat hamil, kali ini Popmama.com telah merangkumnya. 

Disimak demi kesehatan si Kecil saat lahir nanti ya, Ma!

Editors' Picks

1. Apa itu cerebral palsy?

1. Apa itu cerebral palsy
kveller.com

Cerebral Palsy (CP) atau lumpuh otak adalah kondisi yang memengaruhi otot dan saraf. Umumnya terjadi pada bayi dan anak-anak yang memiliki gangguan perkembangan pada fungsi gerak serta postur tubuh, sehingga menyebabkan keterbatasan aktivitas.

Secara lebih singkat, cerebral palsy membuat pergerakan dan postur tubuh anak menjadi abnormal. 

Perlu Mama ketahui bahwa seseorang dengan kondisi cerebral palsy dapat mengalami gangguan atau kelumpuhan otak hingga seumur hidup.

Meskipun begitu, kebanyakan anak dengan cerebral palsy masih bisa menjalani hidup dengan normal bahkan ada yang memiliki kecerdasan walau memiliki keterbatasan fisik.

Kondisi cerebral palsy ini dapat terjadi di awal kehidupan seperti pada bayi yang baru lahir. Pencegahan agar si Kecil terhindar dari cerebral palsy dapat dilakukan sewaktu menjalani masa-masa kehamilan.

2. Faktor pemicu cerebral palsy berkembang seiring berjalannya usia kehamilan

2. Faktor pemicu cerebral palsy berkembang seiring berjalan usia kehamilan
Pixabay/alessandraamendess

Dilansir dari Pregnancy Birth Baby, di Australia ada 1 dari 500 bayi yang dilahirkan dengan cerebral palsy. 

Selama masa kehamilan, ada banyak kondisi yang dapat meningkatkan risiko cerebral palsy. Selain infeksi TORCH (Toxoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes) yang dapat menjadi salah satu penyebab utama cerebral palsy, ada juga beberapa faktor pemicu lain yang membuat bayi terlahir tidak sempurna, antara lain:

  • Cukup sering terjadi perdarahan.
  • Mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi. 
  • Adanya peradangan pada ginjal dan diabetes akibat proteinuria. 
  • Penumpukan volume air ketuban lebih dari normal yaitu sebanyak dua liter. Kondisi ini dapat memungkinkan terjadinya komplikasi karena air ketuban bertugas mengelilingi janin selama berada di dalam perut. 

Lalu, beberapa gangguan kesehatan lain seperti lambatnya pertumbuhan janin bisa membuat cacat bawaan pada janin dan memicu cerebral palsy. 

Untuk memastikan kehamilan tidak mengalami berbagai kendala, sebaiknya Mama rutin berkonsultasi dengan dokter kandungan agar perkembangan janin dapat terpantau.

3. Pencegahan cerebral palsy bisa dilakukan selama masa kehamilan

3. Pencegahan cerebral palsy bisa dilakukan selama masa kehamilan
kveller.com

Cerebral palsy yang terjadi pada bayi baru lahir akan memicu otaknya kurang bisa berkembang dengan normal. Namun, penyakit ini bisa dicegah khususnya saat bayi masih berada di dalam kandungan. Ibu hamil perlu mengupayakan berbagai pencegahan secara optimal, seperti: 

  • Mempertahankan kebiasaan untuk mengonsumsi makanan sehat yang membantu sistem imun tubuh

Melalui makanan dan minuman selama masa kehamilan, ibu hamil perlu memastikan segala nutrisi yang baik. Apapun yang masuk ke dalam sistem pencernaan dapat berpengaruh terhadap kesehatan dan perkembangan si Kecil, sehingga pilihlah asupan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Beberapa makanan yang meningkatkan imun tubuh seperti sup ayam, telur, daging, hingga yoghurt. 

Sebenarnya tidak ada formula yang dapat menjamin janin di dalam kandungan tetap sehat, namun ibu hamil perlu melakukan berbagai usaha agar dapat mempertahankan kesehatan si Kecil saat lahir. 

  • Tetap berkonsultasi dengan dokter kandungan secara rutin

Mengetahui kesehatan selama masa-masa kehamilan dengan konsultasi dokter sangat diperlukan. Tujuannya agar dokter bisa memberitahukan berbagai potensi komplikasi penyakit serta dapat mengurangi risiko anak mengalami cerebral palsy. 

Selain itu, ibu hamil perlu mengontrol berbagai masalah kesehatan yang bisa terjadi selama kehamilan seperti diabetes hingga tekanan darah. 

  • Melakukan vaksinasi yang tepat sebelum hamil untuk menjaga kesehatan

Risiko buruk selama kehamilan perlu dihindari agar janin di dalam kandungan tetap sehat dan berkembang secara optimal. Selain tidur cukup, ibu hamil perlu menjaga pola hidup sehat lainnya seperti menghindari alkohol dan rokok, serta olahraga teratur. 

Itulah beberapa informasi mengenai cerebral palsy, yang bisa menyebabkan lumpuh otak pada anak. Tetap perhatikan kesehatan agar si Kecil bisa tumbuh dan berkembang secara optimal.

Semangat menjalani masa-masa kehamilan ya, Ma!

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.