Popmama.com/Nindiani Rizka Dwiningtyas/AI
Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk membantu melindungi Mama dan janin dari influenza selama kehamilan adalah mendapatkan vaksin influenza. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan vaksinasi influenza bagi ibu hamil karena dapat membantu mengurangi risiko infeksi sekaligus komplikasi yang mungkin terjadi.
Namun, vaksin influenza dalam bentuk semprotan hidung tidak dianjurkan selama kehamilan karena menggunakan virus hidup yang telah dilemahkan. Mama juga sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mendapatkan vaksin, terutama jika memiliki riwayat alergi atau pernah mengalami reaksi tertentu setelah vaksinasi sebelumnya.
Studi yang diterbitkan dalam Clinical Infectious Diseases pada 2018 menemukan bahwa pemberian vaksin influenza selama kehamilan dapat menurunkan risiko ibu hamil menjalani rawat inap akibat flu rata-rata hingga 40 persen.
Tidak hanya bagi Mama, vaksinasi selama kehamilan juga dapat memberikan perlindungan bagi bayi setelah lahir. Perlindungan tersebut dapat membantu mengurangi risiko bayi terkena influenza maupun menjalani rawat inap akibat flu pada beberapa bulan pertama kehidupannya.
Nah, itu dia rangkuman studi mengenai dampak influenza A pada ibu hamil dan risiko bagi janin. Semoga informasi ini membantu Mama lebih waspada dalam menjaga kesehatan selama kehamilan, ya!