Popmama.com/Titin Sahra Melani/AI
dr. Prasetio Kristianto Budiono, Sp.OG melalui Instagram @tiobudiono.spog menjelaskan bahwa bayi sangat aktif di malam hari umumnya normal, dan berkaitan dengan kebiasaan si Kecil selama berada di dalam kandungan.
Jika Mama merasa si Kecil lebih aktif saat malam hari, hal ini biasanya terjadi karena sepanjang hari bayi terbiasa merasakan gerakan tubuh mama. Mulai dari berjalan, berpindah tempat, hingga melakukan aktivitas sehari-hari, semua gerakan tersebut menciptakan sensasi lembut yang terus dirasakan oleh si Kecil di dalam kandungan.
Menurut dr. Tio, gerakan tubuh mama tersebut bekerja layaknya ayunan alami. Selama Mama bergerak, bayi akan ikut bergoyang secara perlahan sehingga lebih tenang dan cenderung tertidur.
"Kamu sudah menjadi ayunan alami untuk bayimu sejak dalam kandungan. Saat kamu berjalan dan bergerak seharian, gerakan tubuhmu menggerakkan bayimu seperti ayunan bayi. Ini yang membuatnya tenang dan tertidur di siang hari. Begitu kamu berhenti bergerak dan berbaring, getaran itu hilang. Bayimu terbangun, dan mulai aktif bergerak,” tulis dr. Tio.
Itulah sebabnya, ketika malam tiba dan Mama mulai berbaring untuk beristirahat, sensasi ayunan tersebut ikut berhenti. Bayi yang sebelumnya lebih banyak tidur pun mulai terbangun sehingga gerakannya terasa lebih sering atau lebih kuat dibandingkan saat siang hari.
Jadi, bila Mama sering merasakan tendangan atau gerakan janin menjelang tidur, kondisi ini umumnya merupakan pola yang normal dan bukan tanda bahwa ada sesuatu yang salah.