Banyak ibu mengalami kram kaki, termasuk betis, selama kehamilan, tetapi tidak ada yang tahu pasti apa penyebabnya. Kram dan nyeri kaki biasanya disebabkan karena penambahan berat badan, kurang bergerak, atau kekurangan vitamin tertentu.
Berita baiknya, sebagian besar kram dan nyeri kaki pada kehamilan ringan dan tidak berlangsung lama, Ma. Namun, rasa sakit bisa menjadi tanda kompresi saraf, varises, atau bekuan darah yang lebih serius.
Meregangkan otot betis dan memijat kaki dapat meredakan kram saat kambuh. Berjalan-jalan secara teratur, tetap terhidrasi, dan mandi air hangat sebelum tidur adalah cara mudah untuk mencegah kram kaki dan betis.
Apakah kram kaki dapat memengaruhi perkembangan janin? Simak penjelasan tentang kram kaki saat hamil, pencegahan dan cara mengatasinya pada ulasan Popmama.com berikut ini.
