"Makanan mentah yang boleh ibu hamil makan: salad, karedok, semua olahan sayur mentah. Yang penting pastikan sudah dicuci bersih ya bu sebelum dimakan dan kalau bisa dibilas dulu sayurnya pakai air matang. Kalau daging atau ikan mentah dok? Jangan dulu deh ya," ujar dr. Marcel.
Ini Makanan Mentah yang Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil Menurut Dokter

Ibu hamil masih boleh makan salad, karedok, dan olahan sayuran mentah bila dicuci sangat bersih, idealnya dibilas air matang, serta disiapkan secara higienis.
Daging dan ikan mentah sebaiknya dihindari selama hamil. Selain itu, telur harus dimasak hingga matang sempurna untuk menekan risiko bakteri penyebab gangguan pencernaan.
Hindari seafood belum matang, kecambah mentah, dan susu mentah tanpa pasteurisasi. Kecambah juga perlu dicuci serta dimasak matang, sementara susu UHT bisa menjadi pilihan yang lebih aman.
Saat hamil, Mama mungkin menjadi lebih berhati-hati dalam memilih makanan. Salah satu yang sering menimbulkan pertanyaan adalah apakah semua makanan mentah harus dihindari selama kehamilan.
Faktanya, tidak semua makanan mentah dilarang untuk ibu hamil. Ada beberapa jenis makanan mentah yang masih boleh dikonsumsi selama diolah dan dibersihkan dengan benar. Sebaliknya, ada juga makanan mentah yang sebaiknya dihindari karena berisiko membawa bakteri yang dapat membahayakan kehamilan.
Agar tidak salah memilih, berikut beberapa makanan mentah yang boleh dikonsumsi ibu hamil, yang telah Popmama.com rangkum untuk Mama di bawah ini.
Table of Content
Makanan Mentah yang Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil

dr. Marcel Elian Suwito, Sp.OG, melalui Instagramnya @marcel.elian.suwito, menjelaskan bahwa ibu hamil masih boleh mengonsumsi beberapa makanan yang menggunakan sayuran mentah, seperti salad, karedok, dan berbagai olahan sayuran mentah lainnya.
Namun, sayuran yang digunakan harus dicuci hingga benar-benar bersih sebelum dikonsumsi. Jika memungkinkan, sayuran juga dapat dibilas kembali menggunakan air matang.
Artinya, ibu hamil tetap boleh mengonsumsi sayuran mentah yang sudah dibersihkan dengan baik. Sementara itu, daging dan ikan mentah sebaiknya ditunda terlebih dahulu selama masa kehamilan.
Salad dan Karedok Boleh Dikonsumsi, Asalkan Diolah dengan Higienis

Salad dan karedok termasuk makanan yang menggunakan sayuran mentah. Keduanya tetap boleh dikonsumsi oleh ibu hamil selama bahan-bahan yang digunakan bersih dan diolah dengan higienis.
Semua sayuran mentah sebaiknya dicuci menggunakan air bersih sebelum dikonsumsi. Area yang digunakan untuk menyiapkan makanan juga perlu dibersihkan terlebih dahulu agar risiko kontaminasi bakteri dapat dikurangi. Jika menggunakan sayuran kemasan yang sudah diberi label telah dicuci, sayuran tersebut tetap dianjurkan untuk dicuci kembali sebelum dimakan.
Khusus untuk karedok, kebersihan bahan menjadi hal yang perlu diperhatikan. Bumbu kacang yang digunakan umumnya aman selama tidak mengandung cabai dalam jumlah berlebihan hingga terasa sangat pedas.
Agar lebih terjamin kebersihannya, Mama dapat membuat karedok sendiri di rumah. Dengan begitu, sayuran yang digunakan bisa dipilih sendiri, dicuci hingga bersih, dan disesuaikan dengan kebutuhan selama kehamilan.
Makanan Mentah yang Perlu Dihindari Ibu Hamil

Selain beberapa olahan sayuran mentah yang diperbolehkan, ada juga makanan mentah yang sebaiknya tidak dikonsumsi selama kehamilan. Berikut beberapa diantaranya:
1. Telur mentah atau setengah matang
Jika ingin mengonsumsi telur, pastikan telur sudah dimasak hingga putih dan kuning telurnya benar-benar matang. Telur yang masih mentah atau setengah matang dapat mengandung bakteri yang berisiko menyebabkan mual, muntah, diare, demam, dan kram perut.
Beberapa makanan yang dapat mengandung telur mentah atau setengah matang antara lain mayones, saus salad, serta olahan telur yang belum matang sempurna.
2. Daging mentah atau kurang matang
Daging yang belum matang berisiko membawa bakteri maupun parasit, seperti Toxoplasma, E. coli, Listeria, dan Salmonella. Infeksi dari kuman tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan pada kehamilan, termasuk keguguran dan cacat bawaan pada bayi.
3. Ikan mentah
Makanan berbahan dasar ikan mentah atau setengah matang, seperti sushi dan sashimi, berisiko terkontaminasi bakteri. Bila dikonsumsi saat hamil, infeksi tersebut dapat menyebabkan gangguan pada kehamilan, mulai dari keguguran, masalah kesehatan pada bayi setelah lahir, hingga kematian janin di dalam kandungan.
4. Kerang, lobster, dan udang yang belum matang
Kerang, lobster, dan udang juga perlu dimasak hingga matang sebelum dikonsumsi. Makanan laut yang belum matang berpotensi mengandung bakteri, virus, maupun racun yang dapat menyebabkan keracunan makanan dan mengganggu kehamilan.
5. Sayuran kecambah mentah
Sayuran kecambah, seperti taoge dan semanggi, sebaiknya tidak dikonsumsi dalam keadaan mentah. Sayuran berkecambah berisiko terpapar bakteri yang dapat meningkatkan risiko keguguran maupun bayi lahir prematur.
Apabila ingin mengonsumsinya, pastikan kecambah telah dicuci hingga bersih dan dimasak sampai matang.
Itu tadi beberapa makanan mentah yang boleh dikonsumsi ibu hamil. Selain makanan di atas, ibu hamil juga dianjurkan untuk tidak mengonsumsi susu mentah yang belum dipasteurisasi. Sebagai pilihan yang lebih aman, Mama dapat mengonsumsi susu UHT.





















