Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Normalkah Jenis Kelamin Janin Belum Pasti di Usia Kehamilan 18 Minggu?
Pexels/Pavel Danilyuk
  • Jenis kelamin janin umumnya mulai dapat dinilai lewat USG sejak usia kehamilan 16 minggu, meski sering diketahui sekitar 18–20 minggu.
  • Posisi janin menjadi faktor utama ketidakpastian; kaki, tangan, atau tali pusat dapat menutupi area genital sehingga dokter memilih menunggu pemeriksaan berikutnya.
  • Bahkan hingga usia 30–34 minggu, jenis kelamin bisa belum terlihat. Kualitas USG, cairan ketuban, dan posisi plasenta juga memengaruhi kejelasan gambar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ketika seorang ibu sedang hamil, banyak yang tidak sabar mengetahui jenis kelamin calon buah hati sejak trimester kedua. Namun, bagaimana jika saat pemeriksaan USG dokter mengatakan jenis kelamin janin belum bisa dipastikan?

dr. Steven, Sp.OG, dokter kandungan di Batam melalui Instagram pribadinya @drstevenspog, menjelaskan bahwa kondisi ini ternyata merupakan hal yang normal. Ada beberapa faktor yang membuat dokter belum dapat memastikan jenis kelamin janin meski usia kehamilan sudah memasuki trimester kedua.

Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya!

1. Jenis kelamin janin umumnya mulai bisa terlihat sejak usia kehamilan 16 minggu

Pexels/Pavel Danilyuk

Menurut dr. Steven, jenis kelamin janin pada umumnya sudah mulai dapat dinilai melalui pemeriksaan USG sejak usia kehamilan sekitar 16 minggu. Namun, hal itu bergantung dari posisi janin itu sendiri.

"Memang dari USG kita bisa lihat jenis kelamin itu dari 16 minggu. Tapi semuanya tergantung lagi dari posisi bayinya atau janinnya,” ujar dr. Steven.

Hal ini juga sejalan dengan penjelasan dari American Pregnancy Association yang menyebutkan bahwa jenis kelamin bayi biasanya dapat diketahui melalui USG pada usia kehamilan sekitar 18-20 minggu, meski pada sebagian kasus sudah mulai tampak lebih awal atau justru memerlukan waktu lebih lama tergantung kondisi pemeriksaan.

2. Posisi janin menjadi faktor utama yang membuat dokter belum bisa memastikan

Pexels/Pavel Danilyuk

Meski usia kehamilan sudah cukup, posisi janin sangat memengaruhi keberhasilan pemeriksaan. Jika kaki, tangan, atau tali pusat menutupi area genital, dokter akan kesulitan melihat organ kelamin dengan jelas.

Menurut dr. Steven, kondisi ini membuat dokter lebih berhati-hati dalam menyampaikan hasil pemeriksaan. Karena itu, dokter biasanya akan meminta ibu hamil menunggu hingga pemeriksaan berikutnya dibanding memberikan informasi yang belum pasti.

"Kalau janinnya posisinya ketutup jenis kelaminnya, misalnya kakinya nutupin, atau tangannya nutupin tentu sulit untuk menilai dan dokternya bisa ragu,” kata dr. Steven.

3. Bahkan usia kehamilan di atas 30 minggu pun jenis kelamin belum tentu terlihat

Pexels/MART PRODUCTION

Banyak yang mengira semakin besar usia kehamilan, semakin mudah mengetahui jenis kelamin janin. Faktanya, hal tersebut tidak selalu benar, lho!

dr. Steven menyebut bahkan pada usia kehamilan 30, 32, bahkan 34 minggu, posisi janin masih bisa saja menutupi area genital sehingga dokter belum dapat memastikan jenis kelaminnya.

"Kadang usia kehamilan yang lebih besar pun, 30 minggu, 32 minggu, 34 minggu, kondisinya seperti tadi ketutup dokter juga akan ragu dan biasanya bilangnya nggak pasti,” jelasnya.

Selain posisi janin, kualitas alat USG, jumlah cairan ketuban, hingga posisi plasenta juga dapat memengaruhi kejelasan gambar saat pemeriksaan.

4. Tidak semua bayi menunjukkan jenis kelaminnya pada waktu yang sama

Pexels/Jorge Chan

Setiap kehamilan memiliki kondisi yang berbeda. Ada janin yang sudah memperlihatkan jenis kelaminnya sejak awal trimester kedua, tetapi ada pula yang baru dapat dipastikan pada pemeriksaan berikutnya.

"Jadi memang normal kalau belum kelihatan sama dokternya, ada juga yang lebih cepat terlihat bisa juga (jenis kelamin janin),” ungkap dr. Steven.

Karena itu, ibu hamil tidak perlu khawatir apabila dokter belum bisa memastikan jenis kelamin bayi saat USG. Terpenting adalah memastikan pertumbuhan janin, detak jantung, dan kondisi kehamilan tetap berjalan dengan baik sesuai usia kehamilan.

Itulah penjelasan mengenai penyebab jenis kelamin janin belum pasti di usia kehamilan 18 minggu. Jika hasil pemeriksaan belum dapat memastikan jenis kelamin bayi, ibu hamil sebaiknya bersabar hingga kontrol berikutnya dan mengikuti jadwal pemeriksaan yang dianjurkan oleh dokter kandungan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article