Kaya Probiotik, Apakah Teh Kombucha Aman untuk Ibu Hamil?

Teh ini memiliki banyak manfaat, termasuk dapat meningkatkan energi dan memperlancar pencernaan

5 Januari 2021

Kaya Probiotik, Apakah Teh Kombucha Aman Ibu Hamil
Pixabay/4537668

Teh kombucha dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Minuman fermentasi ini dibuat dengan menambahkan bakteri, ragi, dan gula pada teh. Selama proses, zat asam, bakteri, dan alkohol pun akan terbentuk. Teh kombucha memiliki rasa asam, tajam, dan aromanya mirip cuka.

Berdasarkan hasil penelitian, teh kombucha memiliki banyak manfaat seperti melancarkan pencernaan, menurunkan tingkat gula darah, sampai melindungi tubuh dari kanker.

Maka tidak heran, teh ini cukup populer di berbagai kalangan. Namun apakah teh kombucha aman untuk dikonsumsi saat hamil? Apa saja manfaatnya dan hal-hal yang harus diperhatikan oleh bumil sebelum mengonsumsinya? Yuk, simak ulasan Popmama.com berikut ini, Ma.

Apakah Kombucha Aman untuk Ibu Hamil?

Apakah Kombucha Aman Ibu Hamil
Freepik/svetlanasokolova

Jika Mama mengonsumsi teh kombucha sebelum hamil dan tidak memiliki efek samping apa pun, maka teh ini aman untuk dikomsumsi saat hamil dalam jumlah yang tidak berlebihan. Batasi diri hingga maksimal 8-16 ons per hari.

Jika Mama belum pernah mengonsumsi teh ini sebelumnya, saat hamil mungkin bukan waktu terbaik untuk mulai meminumnya.

Jika Mama ingin mencobanya untuk membantu menangkal morning sickness atau kelelahan, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Mama dapat mulai mengonsumsinya dalam jumlah kecil dan amati apakah ada perubahan atau rasa tidak nyaman setelahnya.

Konsumsi kombucha dapat memberikan beberapa manfaat berikut:

1. Meningkatkan energi

1. Meningkatkan energi
Freepik/bearfotos

Selama kehamilan, tubuh membakar lebih banyak nutrisi untuk memberi makan Mama dan janin. Ini otomatis menguras energi dan menyebabkan ibu hamil menjadi mudah lelah. Kombucha dapat memberi tambahan energi yang Mama butuhkan.

Kombucha meningkatkan energi secara alami dengan memberikan vitamin B dosis mikro dan sejumlah kecil kafein.

Editors' Picks

2. Mendukung saluran pencernaan

2. Mendukung saluran pencernaan
Freepik/subinpumsom

Banyak ibu hamil mengalami gangguan pencernaan, padahal sebelumnya mereka tidak pernah mengalaminya. Mulas, sembelit, dan gangguan pencernaan biasanya beberapa hal yang sering dialami ibu hamil.

Untungnya, kombucha dapat membantu meringankan semua gejala ini. Ini juga meningkatkan asam lambung hingga tingkat normal untuk meningkatkan pencernaan. Jika kombucha diseduh lebih lama dan dibiarkan lebih asam, lebih baik untuk asam lambung dan mulas, dan alkoholnya juga lebih sedikit.

3. Meredakan stres

3. Meredakan stres
Freepik/valuavitaly

Kehamilan bisa menjadi saat yang membuat stres dan menyebabkan insomnia, bagi sebagian ibu hamil. Adaptogen adalah zat yang membantu tubuh merespons stres dengan lebih baik. Kombucha adalah adaptogen alami yang membantu mengendalikan saraf dan membuat Mama menjadi bahagia. Mama bahkan dapat menambahkan ramuan yang menenangkan, seperti chamomile dan lavender untuk meningkatkan efek relaksasi.

4. Mengatasi kram pada kaki

4. Mengatasi kram kaki
Freepik/yanalya

Ada yang mengatakan bahwa kram kaki saat hamil bisa disebabkan oleh kekurangan kalsium. Meskipun kombucha sendiri tidak mengandung kalsium secara alami, jika dikonsumsi bersama kalsium, teh ini membantu meningkatkan penyerapannya.

Jika Mama ingin lebih meningkatkan kandungan mineral kombucha, tambahkan cangkang telur bersih yang sudah dihaluskan ke dalam fermentasi untuk meningkatkan kalsium.  

Keasaman kombucha akan menghancurkan cangkang telur dan mengekstrak kalsiumnya sekaligus meningkatkan karbonasi.

Waspada dengan Efek Detoksifikasi

Waspada Efek Detoksifikasi
Freepik/senivpetro

Beberapa orang khawatir jika kombucha dapat menyebabkan reaksi detoksifikasi, oleh karena itu sebaiknya tidak dikonsumsi selama kehamilan atau menyusui.

Meskipun pembersihan intensif tidak disarankan selama masa kehamilan dan menyusui, efek kombucha yang lebih lembut mirip dengan proses detoksifikasi sehari-hari yang dilakukan oleh tubuh.

Namun, jika tubuh mama lebih sensitif, sebaiknya hindari konsumsinya sampai Mama melahirkan dan menyusui.

Aturan praktis yang baik adalah jika Mama mengonsumsi kombucha dan tidak mengalami reaksi yang merugikan sebelum kehamilan, kemungkinan besar Mama akan baik-baik saja selama hamil dan menyusui. Jika Mama belum pernah mencoba, tetapi ingin memulainya saat hamil, diskusikan dengan dokter terlebih dahulu.

Nah, itulah informasi mengenai keamanan mengonsumsi teh kombucha saat hamil? Semoga informasi ini bermanfaat, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.