Pose Mandi Susu untuk Foto Maternity, Amankah bagi Ibu Hamil & Janin?

Sebelum memilih pose ini, cek dulu faktor keamanannya ya, Ma

10 September 2021

Pose Mandi Susu Foto Maternity, Amankah bagi Ibu Hamil & Janin
Pexels/lucas mendes

Kehamilan merupakan momen yang membahagiakan dan patut dikenang. Untuk mengabadikan momen ini, Mama biasanya melakukan sesi foto khusus.

Banyak ide yang dapat dilakukan untuk menghasilkan foto yang cantik, salah satunya adalah calon mama berpose di bathtub yang berisi susu.

Di samping pro dan kontra menggunakan susu untuk sesi foto maternity, apakah ini aman untuk janin? Jika Mama berniat untuk melakukannya, simak dulu ulasan Popmama.com berikut ini, ya.

Sesi Foto Kehamilan dengan Mandi Susu

Sesi Foto Kehamilan Mandi Susu
Pexels/Apostolos Vamvouras

Dalam sesi foto ini, Mama berpose di bak mandi penuh susu. Properti fotografi seperti bunga atau tanaman hijau sering membingkai bidikan untuk tujuan estetika. Susu itu sendiri menciptakan banyak ruang negatif, sehingga foto difokuskan pada orang tersebut.

Meskipun asal usul yang tepat dari fotografi mandi susu tidak diketahui, legenda mengungkapkan bahwa Cleopatra secara teratur mandi susu untuk mempercantik kulitnya.

Editors' Picks

Apakah Mandi Susu Aman untuk Ibu Hamil?

Apakah Mandi Susu Aman Ibu Hamil
Pexels/monstera

Sesi foto mandi susu tidak dapat disangkal indah dan Mama dapat melakukannya dengan aman. Tetapi ada baiknya untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menjadwalkan sesi pemotretan ini.

Mandi susu sendiri memberikan banyak manfaat untuk kulit, seperti:

  • Melembapkan dan menghaluskan kulit,
  • meredakan gatal,
  • dan mengatasi masalah kulit kering.

Apabila Mama mendapatkan lampu hijau dari dokter untuk melakukannya, tetap ikuti tips-tips keamanan, ya.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan

Hal-Hal Harus Diperhatikan
Pexels/pixabay

Agar Mama dapat melakukan sesi foto dengan aman, ikuti beberapa hal berikut ini:

  • Gunakan susu segar yang dipasteurisasi. Pastikan fotografer tidak menggunakan susu bekas.
  • Hindari mandi susu jika Mama tidak toleran laktosa. Hal yang sama berlaku jika Mama alergi terhadap susu atau produk tambahan apa pun yang mungkin digunakan di kamar mandi.
  • Pastikan susu tidak panas. Perhatikan suhu saat berendam.
  • Pastikan susu tidak rusak. Yang terbaik adalah mengambil foto dengan cepat selama pemotretan mandi susu, karena susu akan rusak. Setelah foto diambil, bilas tubuh secara menyeluruh.
  • Tetap aman di lokasi. Selain memastikan kesegaran susu, Mama juga harus berhati-hati ketika berada di dekat air dan kabel-kabel kamera. Pastikan fotografer menjauhkan semua kabel, pencahayaan, dan potensi bahaya lainnya dari bathtub.

Tips Merencanakan Mandi Susu untuk Foto Maternity

Tips Merencanakan Mandi Susu Foto Maternity
Pexels/Jessica Lewis

Sesi foto kehamilan biasanya dilakukan pada trimester kedua atau awal trimester ketiga ketika baby bump mulai terlihat.

Berikut adalah beberapa tips bermanfaat untuk melakukan sesi foto maternity:

  • Buat rencana. Pastikan untuk mendiskusikan kepekaan kulit atau alergi yang mungkin dimiliki sebelum pemotretan dengan fotografer dan penata rias.
  • Pilih pakaian dengan bijak. Ingatlah bahwa meskipun penting untuk tampil cantik dan bersinar, kenyamanan adalah yang utama.
  • Kreatif. Salah satu bagian terbaik tentang foto maternity mandi susu adalah Mama dapat menyesuaikan dan mengatur gaya pemotretan sesuka hati. Skema warna, pilihan pakaian, dan alat peraga yang disertakan semuanya terserah Mama. Sehingga ini semua menghasilkan hasil unik untuk dikenang.

Nah itulah keamanan mandi susu untuk foto maternity. Apakah Mama pernah melakukan sesi foto kehamilan mandi susu juga?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.