5 Bau Menyengat yang Muncul dari Tubuh Ibu Hamil, Normalkah?

Bikin nggak pede berdekatan dengan orang lain deh

15 Januari 2021

5 Bau Menyengat Muncul dari Tubuh Ibu Hamil, Normalkah
Freepik/kariyukav

Kehamilan mengubah banyak hal dalam tubuh mama. Ada masalah-masalah kesehatan yang dulunya mungkin tak pernah Mama alami, tiba-tiba saja muncul saat hamil. Tak terkecuali bau badan yang menyengat. 

Serajin apapun Mama mandi dan sebersih apapun Mama, tidak bisa menghindarkan diri dari aroma menyengat yang timbul dari badan. Untungnya, ini adalah hal yang sangat normal! 

Kali ini Popmama.com akan membahas seputar bau badan menyengat yang muncul saat hamil, dilansir dari Mom Loves Best:

1. Produksi keringat berlebih saat kehamilan

1. Produksi keringat berlebih saat kehamilan
Freepik

Keluhan umum yang muncul saat kehamilan adalah keringat berlebih, atau Mama tiba-tiba menyadari bau badan diri sendiri yang aneh atau tidak enak. Ini dikarenakan tubuh mama seolah seperti 'pabrik' yang bekerja keras untuk menghidupi dua orang, diri mama sendiri dan janin dalam kandungan. Maka tak heran produksi keringat pun meningkat.

Mama mungkin perlu mandi dua hingga tiga kali sehari. Usahakan mandi menggunakan air dingin dengan sabun antibakteri. Keringkan diri dengan handuk baru yang dicuci setiap hari. 

Jika kelembapan adalah masalah utama, taburan bedak di area-area utama tubuh akan membantu Mama tetap kering dan nyaman. Bedak juga dapat membantu mengatasi lecet.

Kenakan baju dari bahan katun alami yang longgar yang memungkinkan kulit bernapas lega.

Editors' Picks

2. Aroma vagina yang menyengat

2. Aroma vagina menyengat
Unsplash/Timothy Meinberg

Semakin bertambah usia kehamilan, sebagian ibu hamil merasa aroma vaginanya semakin menyengat. Hal ini dikarenakan berbagai faktor, antara lain stres, keringat, penggunaan antibiotik, ketidakseimbangan hormon, infeksi, atau pun aroma bawaan tubuh. Semuanya bisa menjadi faktor penyebab aroma vagina menyengat dan rasa pengap yang Mama alami. 

Jika Mama merasa tidak nyaman, Mama bisa mencukur area bikini untuk mengurangi bakteri penyebab bau yang tidak diinginkan. Mandilah dengan air dingin dan kenakan pantyliner tanpa tambahan parfum untuk membantu mengatasinya. Jangan menaburkan bedak berpewangi atau pun menyemprotkan wewangian ke arah vagina ya, Ma. Ini justru akan memperburuk kondisinya.

3. Bau mulut yang bikin pusing kepala

3. Bau mulut bikin pusing kepala
Freepik/diana.grytsku

Bagi mereka yang mengalami morning sickness, menggosok gigi secara ekstra, membersihikan gigi dengan benang, atau berkumur dengan obat kumur adalah penyelamat.

Bau mulut juga bisa menjadi tanda dehidrasi atau kelaparan. Tetapi, dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, bau mulut juga bisa menjadi tanda kekurangan kalsium atau berisiko penyakit gusi. Keduanya terkait dengan persalinan prematur. Oleh karenanya, bicarakan dengan dokter jika bau mulut terus berlanjut selama kehamilan ya, Ma.
 

4. Produksi gas meningkat, berakibat kentut berbau busuk dan sendawa

4. Produksi gas meningkat, berakibat kentut berbau busuk sendawa
Freepik/benzoix

Selama kehamilan, pencernaan akan melambat kinerjanya. Itulah mengapa Mama mungkin akan mengalami masalah sembelit, kembung, atau gas berlebih. Karena perubahan kadar hormon, gas tersebut mungkin akan berbau sangat busuk.

Makan dengan porsi kecil dapat mengurangi rasa kembung dan menekan produksi gas berlebih. Di sisi lain, gas hasil dari sistem pencernaan juga berupa sendawa. Sebagian ibu hamil mungkin merasa lebih banyak bersendawa ketimbang biasanya. Jika dirasa mengganggu dan membuat tak nyaman, Mama bisa berkonsultasi dengan dokter tentang kedua dampak dari melambatnya sistem pencernaan ini.

5. Rambut menjadi lebih bau

5. Rambut menjadi lebih bau
Freepik/gpointstudio

Memang benar bahwa rambut ibu hamil biasanya lebih tebal dan berkilau. Tetapi sebagian ibu hamil merasa rambut mereka berbau lebih dari biasanya. Ini adalah hal yang wajar karena perubahan pada kulit dan bakteri di kulit kepala mendorong bau tertentu yang bisa terperangkap dengan mudah di rambut. 

Solusi sederhananya adalah dengan keramas lebih sering dari biasanya dan pastikan rambut benar-benar kering. Mama juga bisa memotong rambut lebih pendek dan sesekali menyemprotkan dry shampoo untuk menjaga kulit kepala tetap kering dan segar. 

Demikian informasi mengenai lima bau menyengat pada tubuh ibu hamil. Selain kebersihan harian, pola makan mama juga menjadi kunci untuk mengurangi aroma menyengat yang ditimbulkan badan saat hamil. Kebanyakan ibu hamil merasakan perbaikan bau badannya setelah mereka menjaga asupan serat yang cukup, minum cukup air, dan mengonsumsi banyak buah dan sayuran setiap hari.

Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma!

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.