Ini 5 Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Bayi Lahir, Ma

Yuk, persiapkan ini agar Mama lebih santai saat bayi lahir

9 Mei 2020

Ini 5 Hal Harus Dipersiapkan Sebelum Bayi Lahir, Ma
Freepik

Menunggu kelahiran bayi adalah hal yang menyenangkan. Mama dan keluarga pasti tidak sabar menunggu kedatangan si Kecil.

Sebelum hari-hari mama dipenuhi dengan kesibukan mengasuh bayi dan keluarga, ada beberapa hal yang dapat Mama lakukan untuk mempermudah hari-hari mama selanjutnya.

Mama dapat mempersiapkan hal-hal ini sambil menunggu waktunya melahirkan. Kenapa harus dari sekarang? Ketika waktunya bayi lahir, Mama tidak perlu lagi terburu-buru melakukan perubahan di dapur atau mencuci selimut baru. Sehingga Mama dapat fokus kepada bayi yang baru lahir.

Apa saja yang harus dipersiapkan di rumah sebelum bayi lahir? Yuk, simak ulasan Popmama.com berikut ini.

1. Persiapkan keamanan rumah

1. Persiapkan keamanan rumah
aliexpress

Bayi tumbuh dan berkembang dengan cepat. Ia belajar dari lingkungan di sekitar rumahnya. Salah satunya dengan merangkak, lalu menyentuh semua benda yang ada di dalam jangkauannya. Mama mungkin akan berpikir kalau itu membutuhkan waktu lama, jadi Mama tidak perlu menyiapkan keamanan rumah sejak masih hamil.

Percayalah, Ma, pertumbuhan bayi sangat cepat. Dan akan lebih mudah untuk mempersiapkannya dari sekarang.

Menurut American Academy of Pediatrics, produk pembersih (termasuk cucian dan pencuci piring) dan obat-obatan harus selalu disimpan di tempat yang tidak terlihat dan di luar jangkauan, dalam lemari yang terkunci dengan aman.

Gunakan kunci magnetik pada kabinet yang tidak terjangkau, kata Darla DeMorrow, pemilik HeartWork Organizing dan penulis Organizing Your Home with SORT and SUCCEED. Kunci ini dapat bekerja dengan baik pada hampir semua lemari, dan mudah dipasang.

Jika Mama memiliki tangga di rumah, Mama juga dapat mempertimbangkan untuk memasang pagar di ujung tangga untuk mencegah bayi terjatuh.

Editors' Picks

2. Persiapan untuk pengunjung

2. Persiapan pengunjung
Freepik/alexandercho

Setelah Mama melahirkan, mungkin akan ada anggota keluarga atau kerabat yang datang berkunjung dan menginap. Mungkin orangtua mama akan menginap untuk membantu selama beberapa hari.

Mama dapat menyiapkan kebutuhan untuk kamar tamu seperti seprai, handuk, dan perlengkapan mandi. Sehingga Mama tidak kerepotan mempersiapkannya ketika baru pulang dari rumah sakit sehabis melahirkan.

3. Targetkan zona merah

3. Targetkan zona merah
Freepik

Area yang paling banyak kuman bukanlah sakelar lampu dan gagang pintu, seperti yang diduga, tetapi wastafel dapur, lap piring, tombol kompor, spons, gagang keran, pegangan lemari es, talenan, dan tempat sikat gigi, ungkap penelitian dari National Sanitation Foundation Internasional.

Setelah menyentuh salah satu zona merah, pastikan Mama mencuci tangan dengan bersih. Selain itu, Mama juga dapat menyiapkan tisu untuk membersihkan beberapa spot secara teratur.

4. Tata ulang dapur

4. Tata ulang dapur
Freepik

Menentukan peralatan yang paling dibutuhkan di dapur

Sambil menunggu waktunya melahirkan, Mama dapat menata ulang dapur dan meja makan. Putuskan apa yang paling Mama butuhkan dan simpan beberapa yang tidak terlalu penting. Sediakan ruang untuk rak botol atau perlengkapan makan bayi.

Beri ruang di lemari es

Sebaiknya Mama menyediakan ruang di kulkas untuk stok ASI. Sebelumnya, bersihkan dulu kulkas secara keseluruhan. Mama dapat memulai dari atas sampai ke bawah, mengeluarkan semua isi kulkas. Makanan yang sudah kadaluarsa atau atau bentuknya sudah tidak jelas sebaiknya dibuang.

Kemudian bersihkan rak-rak dengan spons hangat, gosok bagian yang lengket terutama dengan cuka putih yang diencerkan. Lakukan hal yang sama dengan rak di pintu. Lapisi setiap zona rawan tumpahan dengan serbet kertas dan gantilah sesering mungkin untuk menjaga area tetap bersih.

5. Urusan mencuci pakaian bayi

5. Urusan mencuci pakaian bayi
Unsplash/Philippe Jausions

Evaluasi kembali hambatan utama Mama

Mama dapat mengevaluasi apa yang menjadi masalah utama dalam mencuci pakaian, kemudian cari solusinya. Ini akan mempermudah Mama setelah bayi lahir, yang biasanya menggunakan banyak popok dan baju.

Cuci pakaian, selimut, dan perlengkapan bayi sebelum bayi lahir

Mencuci pakaian atau selimut bayi sebelumnya dapat mempermudah Mama. Buang kemasan dan label atau label yang mungkin mengiritasi kulit sensitif. Gunakan deterjen yang bebas dari pewarna dan parfum atau khusus untuk bayi.

Bersiap untuk noda

Begitu bayi lahir, Mama akan menemukan banyak noda di baju bayi. Lap segera dengan kain basah jika Mama tidak berencana untuk segera mencucinya. Mama juga dapat merendamnya di air dingin sebelum mencucinya di mesin untuk menghilangkan noda.

Itulah kelima hal yang harus Mama persiapkan sebelum bayi lahir. Bagaimana Mama mempersiapkan kedatangan bayi? 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.