6 Vitamin Prenatal yang Penting Dikonsumsi di Trimester Ketiga

Pastikan kebutuhan vitamin mama di trimester ketiga ini tercukupi ya!

23 Juli 2020

6 Vitamin Prenatal Penting Dikonsumsi Trimester Ketiga
freepik.com/yanalya

Trimester terakhir kehamilan adalah saat-saat di mana janin semakin besar dan tubuh mama makin berat karena beban janin yang semakin bertambah. Tak heran apabila di masa-masa ini tubuh mama perlu mendapatkan nutrisi yang lengkap dan berimbang untuk menjaga kesehatan tubuh mama sendiri dan si Kecil dalam kandungan.

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi di trimester ketiga ini, Mama perlu mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi. Tetapi tidak cukup hanya itu, vitamin prenatal juga bisa menjadi solusi untuk memenuhi nutrisi yang mungkin masih kurang terpenuhi dari takaran harian.

Berikut ini Popmama.com merangkum lima jenis vitamin prenatal yang penting dikonsumsi di trimester ketiga, dilansir dari livestrong.com:

1. Vitamin D

1. Vitamin D
Freepik/timolina

Kebutuhan akan pertumbuhan tulang janin sangat besar. Oleh karena itu vitamin D sangat diperlukan. Sedikitnya dibutuhkan vitamin D sebanyak 600 IU per hari. Takaran ini bisa didapatkan dari paparan sinar matahari, suplemen, dan sumber makanan seperti salmon, sarden, atau susu. Apabila dokter merasa Mama membutuhkan tambahan suplemen, ia akan meresepkan vitamin D khusus.

Editors' Picks

2. Kalsium

2. Kalsium
Freepik

Janin akan mengambil kalsium dari tulang mama, terutama pada trimester ketiga saat tulangnya mulai memanjang. Oleh karena itulah, kadar kalsium dalam tubuh mama harus memadai. Bersama dengan vitamin D, kalsium akan membentuk tulang janin menjadi lebih kuat. Kebutuhan kalsium harian adalah sekitar 1.000 mg. Selain mengonsumsi vitamin yang diresepkan dokter, Mama juga bisa mendapatkan sumber kalsium dari olahan susu, tahu, dan sawi putih.

3. Tiamin

3. Tiamin
Freepik/Wavebreakmedia

Tiamin atau vitamin B1 diperlukan untuk sistem saraf yang sehat, sistem otot, dan kesehatan jantung bayi yang baru lahir. Ibu hamil yang kekurangan tiamin bisa melahirkan bayi yang mengalami beri-beri. 

Dosis harian yang direkomendasikan untuk tiamin pada ibu hamil adalah 1,4 mg per hari. Secara alami, tiamin bisa didapatkan dari sereal, kacang polong, dan gandum.

4. Asam folat

4. Asam folat
Pixabay/Taken

Penting memenuhi kebutuhan tubuh akan asam folat selama pra-konsepsi hingga kehamilan untuk mencegah cacat tabung saraf pada bayi mama. Di trimester ketiga ini, asam folat berperan penting untuk memastikan pertumbuhan janin yang memadai dan mencegah bayi lahir dengan berat badan rendah. 

Dosisi harian yang disarankan untuk ibu hamil adalah 600 mcg per hari. Asam folat juga bisa didapatkan dari makanan seperti bayam, asparagus, dan lentil.

5. Vitamin C dan E

5. Vitamin C E
freepik.com/patcharananworrapatchareeroj

Pada trimester ketiga, vitamin E dan C dapat mencegah pre-eklampsia pada ibu hamil. Pre-eklampsia ditandai dengan protein berlebih dalam urin dan tekanan darah tinggi. Apabila tidak segera ditangani, bisa menyebabkan kelahiran prematur. 

Ibu hamil memerlukan sekitar 85 mg vitamin C yang bisa didapatkan dari suplemen prenatal atau pun sumber makanan alami seperti jeruk dan paprika merah manis. 

Sementara dosis vitamin E harian yang diperlukan ibu hamil adalah sekitar 22,5 IU per hari. Bisa didapatkan dari minyak nabati seperti minyak zaitun dan kanola, serta kacang-kacangan. Apabila belum terpenuhi, dokter bisa meresepkan suplemen vitamin E dan C khusus untuk ibu hamil.

Itulah enam jenis vitamin prenatal yang harus dipenuhi selama trimester ketiga. Memastikan agar tubuh ternutrisi sangatlah penting di masa akhir kehamilan ini. Semoga informasi ini menginspirasi ya, Ma. 

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.