TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Cara Mencegah Bayi Kepanasan atau Terlalu Gerah

Saat bayi menangis mungkin saja ia sedang kegerahan, Ma!

Freepik/lunamarina

Bayi belum bisa mengatur suhu tubuhnya sendiri. Ia akan mudah kedinginan atau kepanasan. Itu sebabnya Mama perlu membantu si Bayi mengatur suhu tubuhnya dengan menjaga suhu ruangan tetap nyaman. Jika cuaca panas, Mama perlu memakaikan pakaian tipis dan mengatur suhu ruangan tetap sejuk. Bayi yang kepanasan akan menyebabkan ia mengalami dehidrasi karena keringat yang terus dikeluarkan dari tubuhnya.

Dengan cuaca yang tidak menentu ini Popmama.com sudah merangkum 5 cara mengatasi bayi yang kepanasan. Langsung cek ulasannya, yuk!

1. Jangan biarkan anak terlalu lama terkena sinar matahari

Freepik/boggy

Ketika Mama ingin mengajak anak keluar ruangan, maka Mama perlu melindungi tubuh si Kecil dari teriknya panas matahari. Namun saat Mama membawa anak melalukan kegiatan di luar ruangan maka bisa memakaikan penutup kepala atau berlindung di tempat yang sejuk.

2. Pakaikan baju yang tipis dan sejuk

Freepik/onlyyouqj

Bayi yang mengalami kegerahan karena udara yang cukup panas maka ia jadi berkeringat di bagian punggung, leher, dan dada. Salah satu penyebab tubuh bayi kepanasan adalah pakaian berlapis dan tertutup yang Mama pakaikan padanya. Saat udara panas, ganti baju bayi dengan baju berbahan kain tipis. Baiknya, pilih bahan dari katun atau serat bambu yang sejuk.  

Lepaskan pula lapisan penghangat seperti bedong, selimut, kaus kaki, atau sarung tangannya. 

3. Pilih baju berbahan katun dan warna cerah

Freepik

Untuk mengatasi bayi kepanasan, Mama langkah yang tepat yakni memakaikan pakaian bayi berbahan katun atau yang dapat menyerap keringat. Hindari baju berwarna gelap sebab warna gelap menyerap panas. Pilih juga baju yang lebih longgar agar kulit bayi bisa bernapas.

4. Buat ruangan menjadi lebih sejuk

Freepik

Jika cuaca memang sangat panas, dinginkan suhu ruangan di rumah. Mama dapat menurunkan suhu pendingin ruangan seperti AC dan meningkatkan level kekuatan angin yang dikeluarkan oleh kipas angin. Tapi jangan arahkan langsung ke hadapan si Kecil, ya!

Mematikan lampu di siang hari dan membuka jendela agar ada sirkulasi udara dari luar yang masuk ke dalam rumah juga bisa dilakukan untuk menciptakan kesejukan. Dengan membuka jendela maka memudahkan udara segar masuk dan membuat ruangan jadi lebih dingin.

5. Cukupi kebutuhan cairan anak

Freepik/wavebreakmedia

Ketika si Kecil sedang kepanasan, ia akan jadi sering berkeringat. Dengan begitu cairan tubuhnya berkurang dan keluar melalui lapisan kulitnya, hal itu berpotensi mengalami kekurangan cairan tubuh.

Oleh karenanya Mama harus memerhatikan akan kebutuhan cairan pada tubuh si Kecil, yakni mencukupi dan meningkatkan kebutuhan air minumnya.

Sementara untuk bayi di bawah enam bulan Mama dapat memberikan kebutuhan cairannya dengan ASI. Lalu jika anak sudah mendapat MP-ASI, sang buah hati bisa diberi minum air putih.

Ketika udara sedang terasa lebih panas, maka badan si Kecil jadi mudah berkeringat. Berikan ia kenyamanan dan menaruhnya di ruangan berventilasi udara yang cukup baik.

Baca juga: 

The Latest