TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Dibully, Zanziman Ellie "Mowgli Dunia Nyata" Memilih Hidup di Hutan

Di-bully warga karena "berbeda" Zanziman seringkali kabur ke hutan

Voi.id

Dalam kehidupan, setiap manusia memiliki keunikannya masing-masing yang membuat dirinya berbeda dengan orang-orang lain, hal inilah yang membuat Mama harus bisa mengajarkan anak tentang menghargai perbedaan sejak dini.

Seorang laki-laki berusia 21 tahun di Rwanda, Afrika, bernama Zanziman Ellie menjadi sorotan setelah dijuluki sebagai “Mowgli dunia nyata”.

Setiap harinya ia mendaki beberapa mil untuk menghindari para pengganggu yang mem-bully kondisi mikrosefalinya.

Menurut orangtuanya, Zanziman dianggap sebagai sebuah mukjizat, namun bagi penduduk desa ia dianggap “sangat berbeda”.

Kali ini Popmama.com akan membahas tentang Zanziman Ellie “Mowgli dunia nyata” yang hidup di hutan Afrika.

1. Zanziman Ellie hidup di hutan wilayah Rwanda karena di-bully oleh penduduk desa

Thesun.ie

Seorang laki-laki berusia 21 tahun bernama Zanziman Ellie, dijuluki “Mowgli dunia nyata” karena hidup di hutan wilayah Rwanda, Afrika. “Mowgli” awalnya merupakan karakter dari film animasi The Jungle Book yang menceritakan tentang anak manusia yang hidup di hutan dan dibesarkan oleh kawanan serigala.

Namun, Zanziman berada di hutan karena di-bully oleh para penduduk desa karena kondisi Mikrosefali. Menurut Center for Disease Control, Mikrosefali merupakan sebuah kondisi yang memengaruhi ukuran kepala anak yang lebih kecil saat lahir.

Ia mendaki 20 mil setiap hari untuk melarikan diri dari penduduk desa yang menindasnya karena "berbeda". Walaupun orangtuanya mengatakan Zanziman adalah “mukjizat” bagi mereka.

2. Terlahir dengan kesulitan belajar, Zanziman tidak bersekolah dan takut dengan penduduk desa

Thesun.co.uk

Terlahir dengan kesulitan dalam belajar, Zanziman tidak bersekolah dan takut dengan penduduk desa, ia memilih untuk tinggal di hutan dekat desanya di Rwanda, dan sering makan pisang dan buah-buahan lainnya.

“Dia tidak suka makanan. Dia lebih suka makan pisang. Dia tidak tahu apa-apa, tidak bisa apa-apa, ”kata sang Mama seperti dikutip Daily Star.

Dilansir dari Voi.id, Zanziman sering menolak makanan yang disiapkan oleh Mamanya. Sang Mama, seringkali mengejar putranya ke dalam hutan dengan tali laso agar tidak pergi terlalu jauh.

Sang Mama sangat menyayangi putranya tersebut, ia pun menggambarkan Zanziman sebagai anak istimewa dan hadiah dari Tuhan ketika dirinya dan suami kehilangan lima anak saat lahir.

3. Tindakan dari para warga sangat menyakitkan bagi orangtua Zanziman

voi.id

Sebelumnya, orangtua Zanziman meminta "anak abnormal selama dia tidak meninggal", dan sembilan bulan kemudian, doa mereka pun terkabul dengan lahirnya Zanziman Ellie. Menurut sebuah video Born Different di YouTube, saat lahir, Zanziman memiliki kepala yang hanya berukuran bola tenis.

“Setelah kehilangan lima anak kami, kami memohon kepada Tuhan untuk setidaknya memberikan kami seorang anak cacat, selama dia tidak meninggal sedini mungkin. Ketika ia lahir, saya tahu itu adalah pesan dari Tuhan, "kata sang Mama di video tersebut.

Sang Mama pun berkata bahwa para warga tidak menganggap putranya sebagai anak-anak tetapi sebagai monyet, dan terus mengganggunya.

“Ini sangat menyakitkan saya, ketika anak saya pergi dan kembali dan dipukuli. Mereka meneriakinya dan memanggilnya monyet. Saya sangat sedih mendengar orang menggertak anak saya,” ujar sang Mama.

Sang Mama pun menambahkan bukan hanya anak-anak, namun ia juga melihat orang dewasa meneriaki Zanziman tanpa malu-malu. Tindakan tersebut juga membuat Mama nya marah, karena para warga yang tidak melihatn putranya sebagai manusia, namun sebagai binatang.

4. Zanziman di-bully setiap harinya karena memiliki fitur wajah yang "berbeda"

Thesun.co.uk

Menurut Afrimax Rwanda, Zanziman di-bully setiap harinya oleh penduduk desa karena fitur wajahnya yang "berbeda". Karena selalu diejek dan dikritik, akhirnya ia belajar cepat untuk berdiri, atau bahkan melompat tinggi ke pohon, untuk menghindari penindasan terus-menerus dari penduduk desa.

Menariknya, Zanziman menghabiskan hari-harinya dengan berjalan kaki melintasi hutan selama berjam-jam. Dia terkadang berjalan hingga 143 mil dalam seminggu dan makan rumput saat berada di hutan.

"Yang dia lakukan hanyalah lari. Ketika dia melihat orang, yang dia lakukan hanyalah lari dari mereka. Ke mana pun dia lari, aku harus mengejarnya. Dalam seminggu penuh kita bisa menempuh 230 km.” ujar sang Mama yang dikutip dari Voi.id.

5. Keadaan ekonominya yang semakin buruk sehingga sang Mama merasa sulit memberikan makan

Thescottishsun.co.uk

Menurut video tersebut, seluruh desa berusaha menjauhkannya dari hutan agar Zanziman tetap aman. Para warga pun ikut mengawasinya dan mengejarnya untuk melindungi Zanziman dari bahaya. Namun, dalam video tersebut, sang Mama berkata “Zanziman selalu merumput seperti hewan dan selalu kabur,”

Zanziman juga telah digambarkan sebagai 'secepat Usain Bolt' karena menghabiskan hari-harinya berlari melalui hutan. Ia juga tidak tahu bagaimana berbicara dan hanya bisa berkomunikasi melalui gelombang.

Menurut Thesun.co.uk Orangtua Zanziman telah dengan penuh kasih merawat putranya selama ini, namun keadaannya semakin buruk dan sang Mama sekarang merasa sulit untuk memberi makan keluarga.

Sehingga penggalangan dana di GoFundMe pun diadakan oleh Afrimax untuk membantu Mama Zanziman Ellie yang kesulitan untuk memberi makan keluarganya.

Penting bagi Mama untuk mendidik anak tentang perbedaan manusia yang merupakan sebuah keunikan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, sehingga tidak boleh dihina, dikritik, atau di-bully seperti cerita Zanziman Ellie. Bahwa setiap manusia harus saling menghargai dan menghormati satu sama lain.

Baca juga:

The Latest