TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tari Tradisional dan Tari Kreasi: Pengertian, Ciri Khas, dan Perbedaan

Kedua tarian ini memiliki keunikannya masing-masing

balitraveldiary.com

Saat ini, anak mungkin sudah mulai mempelajari tari tradisional dan contoh-contohnya di Indonesia. Namun, sudahkah anak belajar tentang tari kreasi baru?

Pada mata pelajaran Tematik, anak akan diajarkan perbedaan tari tradisional dan tari kreasi baru. Tari tradisional sendiri merupakan salah satu bentuk kebudayaan Indonesia yang patut dibanggakan.

Sebagai rakyat, kita pun harus melestarikan tari tradisional dengan cara mengenal beragam jenisnya. Namun, kita juga dapat mempelajari jenis tarian baru, lho.

Maka dari itu, Popmama.com telah merangkum pengertian, ciri khas, dan perbedaan tari tradisional dan tari kreasi baru untuk dipelajari anak.

Yuk, dibaca!

1. Tari tradisional

Indonesia.travel

Tari tradisional atau tari daerah adalah tarian yang telah berkembang di suatu daerah yang diwariskan dari generasi ke generasi. 

Di Indonesia sendiri diketahui bahwa terdapat lebih dari 300 jenis tarian tradisional yang berasal dari wilayah berbeda. 

Tarian ini juga telah berkembang dari masa ke masa yang telah melewati waktu yang cukup lama di suatu daerah, adat, atau etnik tertentu.

Perkembangan ini pun membuat tari tradisional memiliki nilai-nilai estetika klasik yang dilestarikan dari generasi ke generasi.

2. Ciri khas tari tradisional

Esplanade.com

Tarian tradisional tentunya memiliki ciri khasnya sendiri. Berikut beberapa ciri yang dimiliki tari tradisional:

  1. Memiliki aturan gerakan dasar yang wajib diikuti
  2. Diiringi dengan musik tradisional khas daerah
  3. Kostum yang digunakan merupakan pakaian tradisional
  4. Memiliki sejarah yang berhubungan dengan kebudayaan
  5. Mengandung filosofi yang sesuai dengan kearifan lokal daerah
  6. Beberapa tari memiliki syarat khusus, sehingga tidak semua orang dapat melakukannya

3. Tari kreasi baru

Dok. Internet

Tari kreasi baru disebut juga tari kontemporer, yaitu tari yang tidak menggunakan pakem atau aturan dari tari tradisi.

Tari kreasi baru memadukan unsur tradisi dengan unsur modern, tetapi tidak menghilangkan jiwa dari tari tradisi tersebut. Dengan kata lain, tari kreasi baru merupakan kombinasi antara tari tradisional dan tari modern. 

Meski demikian, tidak tepat jika tari kreasi baru disebut modern karena masih menggunakan unsur tradisional gerakan dari tari tradisional. 

Namun, tarian ini juga tidak bisa disebut tari tradisional karena menggunakan unsur modern dalam gerakan maupun iringan musik.

4. Ciri khas tari kreasi baru

Dok. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh

Setelah memahami ciri khas tari tradisional, saatnya belajar ciri khas tari kreasi baru. Berikut merupakan ciri khas dari tari kreasi baru:

  1. Pola dan gerakan tari tidak diatur secara pakem
  2. Musik iringan biasanya menggunakan perpaduan musik tradisional dan modern
  3. Kostum yang digunakan bebas, sesuai dengan kreasi
  4. Tidak menunjukkan identitas budaya tertentu
  5. Makna dari tarian adalah ungkapan ekspresi sang penari

5. Perbedaan tari tradisional dan tari kreasi baru

tari-tariantradisional.blogspot.com

Dari penjelasan dan juga ciri khas tari tradisional dan tari kreasi baru, terdapat beberapa perbedaan antara kedua tarian tersebut, yaitu:

  1. Tari tradisional mengutamakan gerakan pakem, sedangkan tari kreasi baru dapat mengekplorasi gerakan baru. 
  2. Kostum para penari tradisional harus menggunakan pakaian tradisional, sedangkan kostum untuk tari kreasi baru lebih bebas. 
  3. Tari tradisional harus menunjukkan ciri khas daerah asalnya, sedangkan tari kreasi baru tidak perlu menunjukkan identitas budaya tertentu.

Demikian pengertian, ciri khas, dan perbedaan tari tradisional dan tari kreasi baru untuk dipelajari anak. Mari lestarikan tarian dan budaya di Indonesia!

Baca juga:

The Latest