TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

10 Makanan untuk Anak Sunat agar Bekas Lukanya Cepat Kering

Penuhi asupan nutrisi anak setelah sunat untuk proses penyembuhan luka cepat kering

Freepik/spa_rkl

Saat anak mengalami luka, selain obat ada pula deretan makanan bernutrisi yang bisa Mama berikan sebagai cara mempercepat proses penyembuhan luka. Hal ini termasuk pada luka bekas sunat.

Luka bekas sunat biasanya akan sembuh dalam beberapa hari atau minggu ke depan setelah sunat. Selain mengonsumsi obat yang diberikan dokter untuk proses penyembuhan, ada sejumlah makanan yang bisa anak konsumsi untuk mempercepat bekas sunat cepat kering.

Mulai dari protein, karbohidrat, zat besi, zinc, dan ragam vitamin harus terpenuhi oleh anak untuk membantu mempercepat penyembuhan luka bekas sunatnya.

Melansir dari berbagai sumber, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa makanan untuk anak sunat biar cepat kering sehingga dapat membuat anak merasa lebih nyaman.

1. Telur

Freepik/4045

Makanan untuk anak sunat biar luka cepat kering yang pertama adalah telur. Telur menjadi salah satu makanan dengan sumber protein yang baik dan mudah diserap oleh tubuh.

Adapun kegunaan protein dalam tubuh dapat membantu proses penyembuhan luka, termasuk luka bekas sunat. Selain itu, juga memperkuat sistem imun untuk mengurangi risiko infeksi pada luka.

Selain itu, di dalam telur terdapat zat besi yang mampu meningkatkan energi dan membantu produksi sel darah merah, yang juga bisa membantu proses penyembuhan bekas luka.

2. Ikan salmon

Freepik/Life for Stock

Di dalam ikan salmon terkandung asam lemak omega-3 yang dipercaya baik untuk proses penyembuhan luka. Dalam sebuah jurnal ilmiah tahun 2014, kandungan tersebut terbukti efektif menyembuhkan luka dan infeksi, termasuk luka bekas sunat.

Selain itu, dalam ikan salmon juga terkandung lemak sehat yang mampu membantu penyerapan vitamin dan ineral yang dibutuhkan, sehingga proses penyembuhan luka pun akan lebih optimal.

3. Ikan kembung

Pexels/energepic.com

Sama seperti ikan salmon, ikan kembung juga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka sunat lebih optimal karena kandungan lemak sehat yang terkandung di dalamnya.

Dengan kandungan tersebut, ikan kembung yang dikonsumsi dapat membantu menyerap vitamin dan mineral yang dibutuhkan dalam tubuh untuk membantu proses penyembuhan luka.

Selain lemak, ikan kembung juga mengandung protein yang juga baik untuk membantu penyembuhan luka bekas sunat menjadi lebih cepat kering.

4. Sayuran hijau

Pinterst.com/Greatist

Sayuran hijau adalah sumber nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh, pun untuk membantu anak laki-laki mama agar luka sunatnya lebih cepat kering atau sembuh.

Dalam sayuran berdaun hijau gelap umumnya terkandung beragam nutrisi yang berguna untuk proses penyembuhan luka pada kulit, salah satunya adalah vitamin C.

Berdasarkan sebuah studi tahun 2013, vitamin C berupa asam askorbat memiliki pernanan yang penting dalam proses proliferasi atau pembentukan jaringan baru pada kulit yang mengalami luka.

5. Produk susu

Freepik/Jcomp

Bagi anak mama pencinta produk susu seperti susu dan yoghurt, ini juga bisa dikonsumsi sebagai makanan yang membantu penyembuhan bekas luka sunat lebih cepat.

Jenis makanan ini dipercaya bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, membantu melawan infeksi, dan memperkuat sistem daya tahan tubuh saat seseorang tengah menjalani pemulihan setelah tindakan seperti sunat.

6. Kacang-kacangan

Freepik/8photo

Makanan berikutnya yang bisa anak konsumsi untuk mempercepat proses penyembuhan bekas luka sunat adalah kacang-kacangan dan biji-bijian.

Di dalam makanan ini terkandung vitamin E yang terbukti mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi. Inilah yang menjadi faktor berpengaruh untuk menentukan seberapa cepat luka sunat cepat kering atau sembuh.

Beberapa jenis kacang atau biji-bijian yang bisa dikonsumsi antara lain, seperti almond, walnut, dan biji bunga matahari.

7. Buah beri

Freepik/Topntp26

Makanan lain yang bisa dikonsumsi untuk membantu luka sunat anak biar cepat kering adalah buah beri atau berry. Dalam buah-buahan ini, terkandung banyak vitamin C yang dapat membantu penyembuhan luka dengan mengoptimalkan produksi kolagen.

Selain itu, buah beri juga mengandung antioksidan seperti anthocyanin, yang dapat memberikan efek antiinflamasi, antivirus, dan mendukung kekebalan tubuh untuk proses penyembuhan luka.

8. Anggur

Freepik/Azerbaijan_stockphoto

Bagi anak mama pencinta berbagai jenis buah, anggur bisa jadi pilihan untuk diberikan kepada mereka agar luka bekas sunatnya bisa lebih cepat sembuh.

Sama seperti buah beri, di dalam buah anggur juga terkandung banyak vitamin C dan antioksidan yang bisa merangsang proses regenerasi kulit dan membantu luka sunat anak agar cepat kering.

9. Ubi jalar

Freepik/Jcomp

Makanan lainnya yang dapat anak konsumsi untuk penyembuhan luka sunat adalah ubi. Di dalam ubi terkandung karbohidrat dan protein bekerja sama untuk mempercepat penyembuhan luka sunat.

Ketika anak kekurangan asupan karbohidrat, ini justru dapat memperlambat penyembuhan luka yang dialami. Untuk itu, biasanya ubi jalar menjadi salah satu jenis ubi yang bisa anak konsumsi.

Dalam ubi jalar terkandung tanaman anti-inflamasi, vitamin, dan mineral (termasuk vitamin C, karotenoid, dan mangan) untuk proses kekebalan tubuh dan pemulihan bekas luka lebih optimal.

10. Perbanyak cairan

Freepik/User3802032

Selain semua makanan di atas yang bisa dikonsumsi oleh anak mama yang baru saja melakukan sunat atau khitanan, mereka juga perlu mencukupi cairan dalam tubuh untuk proses penyembuhan bekas luka yang optimal.

Ketika tubuh menerima asupan protein yang meningkat, hal ini bisa menyebabkan tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi.

Sehingga Mama perlu memastikan asupan cairan anak melalui air putih tetap terjaga. Sehingga anak pun tidak mengalami dehidrasi dan membuat penyembuhan bekas luka menjadi tidak optimal.

Itulah beberapa pilihan makanan untuk anak sunat biar cepat kering. Meski konsumsi makanan di atas baik untuk penyembuhan luka, namun pastikan mengonsumsi secukupnya ya, Ma.

Bila perlu, Mama bisa lebih dulu berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan makanan apa saja dan berapa takaran yang diperlukan untuk tubuh anak.

Baca juga:

The Latest