TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Doa Ketika Mimpi Buruk Beserta Sunnah dari Rasulullah SAW

Dengan membaca doa dan melakukan sunnah dari Rasulullah SAW semoga bisa dijauhi dari mimpi buruk

Freepik/jcomp

Saat sedang tidur, adakalanya orang bermimpi. Mimpi yang dialami bisa tentang hal-hal atau kejadian yang menyenangkan, bahagia, menakutkan, frustrasi, menegangkan, atau yang aneh sekalipun.

Saat bermimpi tentang kejadian yang menyenangkan dan membuat bahagia, rasanya tidur semakin nyaman bahkan terasa sulit untuk beranjak dari tempat tidur.

Akan tetapi, jika mimpi yang dialami justru sebaliknya, yaitu mimpi yang menakutkan dan sangat buruk, hal ini akan membuat perasaan resah dan sulit untuk tidur nyenyak.

Jika Mama mengalami mimpi buruk, sebaiknya berdoa kepada Allah SWT untuk meminta perlindungan-Nya. Dengan begitu, Mama bisa kembali tidur dengan tenang setelah mengalami mimpi buruk.

Berikut Popmama.com jelaskan bacaan doa serta hal-hal yang sebaiknya dilakukan setelah mimpi buruk sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW. 

Bacaan doa ketika mengalami mimpi buruk

Freepik

Mimpi buruk merupakan kondisi yang menyebabkan seseorang diliputi oleh perasaan cemas, takut, tertekan, bahkan seperti diteror saat tidur. Jika dilihat dari sudut pandang medis, sebenarnya mimpi buruk disebabkan oleh kurang tidur, stres, banyak masalah, atau bahkan pengaruh obat tertentu.

Untuk itu, jika mimpi buruk datang ketika Mama sedang tidur, maka segeralah untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Diriwayatkan oleh Ibnu Sunni, ada dua doa yang dianjurkan untuk dibaca ketika mengalami mimpi buruk. Doa pertama sebagai berikut:

هُوَ اللهُ ، اَللهُ رَبِّيْ لَا شَرِيْكَ لَهُ. أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ


Huwallahu, allahu rabbi, la syarika lahu. A‘udzu bikalimatillahit tammati min ghadhabihi wa min syarri ibadihi wamin hamazatis syayatini wa an yahdhuruni.

Artinya: “Dialah Allah, Allah Tuhanku. Tiada sekutu bagi-Nya. Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, kejahatan para hamba-Nya, dan godaan setan. Aku pun berlindung kepada-Nya dari kepungan setan itu.”

Doa kedua adalah sebagai berikut:


أَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَان وَسَيِّئاَتِ اْلأَحْلاَمِ


Allohumma inni a’zubika min ‘amalis syaithoni wa sayyi-atil ahlam.

Artinya: “Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari perbuatan setan dan buruknya mimpi.”

Hadis Rasulullah SAW tentang mimpi buruk

Freepik

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam sudah menerangkan dalam hadisnya bahwa mimpi buruk berasal dari setan. Berikut hadisnya:

“Mimpi yang baik itu dari Allah. Sedangkan mimpi yang buruk itu dari setan. Jika salah seorang dari kalian bermimpi yang tidak ia sukai, maka hendaknya ia meniup ke sebelah kirinya tiga kali dan membaca ta’awwudz sebanyak tiga kali. Kemudian setelah itu hendaknya ia membalik tubuhnya ke sisi yang lain, dengan demikian tidak ada lagi yang membahayakan dan jangan ceritakan kepada seorang pun mimpi tersebut.” (HR. Bukhari no. 6995, Muslim no. 2261).

Meskipun dijelaskan dalam hadis bahwa mimpi buruk merupakan mimpi yang datangnya dari setan, namun pada hakikatnya juga datang dari Allah, karena Allah yang menciptakan semua kejadian.

Selain membaca doa, Mama bisa melakukan tuntunan sunnah dari Rasulullah SAW setelah mengalami mimpi buruk. Dengan begitu, Mama bisa melupakan mimpi buruk yang terjadi serta dijauhi dari perasaan cemas. Berikut ada enam tuntunan sunnah Rasulullah SAW yang bisa dilakukan.

1. Meludah ke kiri sebanyak tiga kali

Freepik/torwaiphoto

Ketika Mama terbangun dari mimpi buruk, hendaklah ke kamar mandi untuk meludah ke arah kiri sebanyak tiga kali sebagaimana yang disunnahkan Rasulullah SAW.

“Apabila salah seorang kamu bermimpi dengan mimpi yang tidak disenanginya, maka hendaklah ia meludah ke kiri tiga kali, berlindunglah kepada Allah dari gangguan syetan tiga kali…” (HR. Muslim).

Adapun yang dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar halaman 92, yaitu dengan sakadar meniup tanpa mengeluarkan air ludah.

“Mimpi yang baik bersumber dari Allah. Dan mimpi buruk datangnya dari setan. Maka barangsiapa bermimpi yang dibenci (mimpi buruk), hendaknya ia meludah ke kiri sebanyak tiga kali dan mohon perlindungan kepada Allah dari setan. Maka sesungguhnya mimpi itu tidak akan membahayakannya” (Muttafaq Alaih)

2. Membaca ta’awudz

freepik

Untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT, Mama dianjurkan untuk membaca ta’awudz sebanyak tiga kali seperti sabda Rasulullah SAW dalam hadis lainnya.

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

“a’udzu billahi minasy syaithanir rajim”

Artinya: “aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk”.


 “Mimpi buruk berasal dari setan, maka jika salah seorang diantara kalian bermimpi buruk, hendaklah meminta perlindungan kepada Allah karenanya.” (HR. Al Bukhari).

3. Menjalankan salat

Freepik/ rawpixel.com

Sunnah yang dianjurkan selanjutnya adalah salat. Setelah terbangun dari mimpi buruk hendaklah Mama melakukan salat agar perasaan jauh lebih tenang.

Jika dengan ta’awudz Mama meminta perlindungan kepada Allah melalui ucapan, maka dengan salat Mama dapat meminta pertolongan kepada Allah dengan ucapan sekaligus melalui tindakan. Saat salat, perbanyaklah juga untuk istigfar.

Sebelum menjalankan salat, pastinya Mama berwudu terlebih dahulu. Nah, berwudu itu sendiri juga akan menjaga seseorang dari gangguan setan.

 “Karena itu, jika kamu bermimpi yang tidak kamu senangi, bangunlah, kemudian shalatlah…” (HR. Muslim).

4. Mengubah posisi tidur

Freepik/diana.grytsku

Setelah melakukan salat, kerap kali mata masih mengantuk dan ingin kembali tidur. Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk mengubah posisi tidur setelah mengalami mimpi buruk.

“Apabila salah seorang kamu bermimpi dengan mimpi yang tidak disenanginya, maka hendaklah ia meludah ke kiri tiga kali, berlindunglah kepada Allah dari gangguan syetan tiga kali, dan mengubah tidurnya dari posisi semula.” (HR. Muslim).

5. Tidak menceritakan mimpi ke orang lain

Freepik/karlyukav

Ketika mengalami mimpi entah itu mimpi baik ataupun buruk, rasanya ingin berbagi cerita dengan orang lain. Nah, mulai sekarang sebaiknya Mama menghentikan kebiasaan itu.

Mimpi yang dialami terlebih itu adalah mimpi buruk sebaiknya jangan diceritakan kepada siapapun bahkan keluarga.

“Siapa yang bermimpi yang tidak disukainya, hendaklah meminta perlindungan kepada Allah dari kejahatannya dan dari kejahatan setan, dan hendaklah meludah tiga kali dan jangan menceritakannya kepada seorang pun, niscaya mimpi itu tidak membahayakannya.” (HR. Al Bukhari)

6. Tidak menafsirkan mimpi dengan penafsiran negatif

Freepik/creativeart

Rasulullah SAW mengungkapkan bahwa mimpi-mimpi buruk yang dialami tidak akan terjadi kecuali apabila ditafsirkan sendiri, apalagi jika ditafsirkan secara negatif.

Jika Mama ingin menafsirkan mimpi yang dialami, ada baiknya untuk menafsirkan dengan hal-hal yang baik dan positif.

“Mimpi itu berada di kaki burung (mengambang) selama tidak di ta’birkan/ditafsirkan, jika dita’birkan bisa jadi mimpi itu akan terjadi.” (HR. Ibnu Majah; shahih).

Itulah bacaan doa ketika Mama mengalami mimpi buruk serta sunnah-sunnah dari Rasulullah SAW yang bisa dilakukan. Mama juga bisa ajarkan ini kepada anak. Semoga dapat bermanfaat dan senantiasa diamalkan, ya.

Baca juga:


 

The Latest