TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Cara Menggunakan Essential Oil agar Manfaatnya Terasa Efektif

Mari kita mengambil manfaat yang diberikan oleh alam secara bijak

Unsplash/Sarah Gualtieri

Berapa banyak dari frasa ini yang pernah kamu baca atau dengar?

“Minyak esensial itu alami.”

“Minyak esensial aman.”

"Minyak atsiri sangat kuat, dan kamu harus sangat berhati-hati saat menggunakannya."

“Jangan pernah menggunakan minyak esensial secara internal.”

"Menggunakan minyak esensial secara internal sangat aman."

“Jangan gunakan minyak esensial jika kamu sedang hamil.”

“Minyak atsiri aman digunakan untuk siapa saja dan kapan saja.”

“Minyak atsiri dapat menyembuhkan kanker dan infeksi virus.”

“Minyak esensial dapat digunakan langsung dari botol.”

“Minyak esensial harus selalu diencerkan.”

Dengan begitu banyak informasi kontradiktif yang tersebar di era digital ini, bagaimana seseorang mengetahui di mana atau bagaimana cara menggunakan essential oil atau minyak esensial yang benar, ditengah himpitan informasi di atas yang setidaknya memiliki sangat sedikit kebenaran?

Bagi Mama yang cenderung berhati-hati mungkin menganggap deretan pernyataan ini menakutkan, tetapi sebenarnya tidak harus demikian.

Sayangnya, ada banyak sekali informasi yang salah dan sudah beredar mengenai minyak atsiri atau essential oil ini, tetapi semua orang dapat belajar menggunakan dengan aman dan percaya diri.

Untuk bisa mencintai dan melakukan pemakaian secara benar, dilansir dari theherbalacademy.com, Popmama.com akan sajikan lima langkah sederhana untuk menggunakannya dengan penuh cinta dan percaya diri bagi semua orang, maupun pemula.

1. Memulainya dengan dosis kecil yang efektif

Unsplash/Christin Hume

Kamu dapat menggunakan segenggam botol minyak esensial ditanganmu untuk mengatasi sebagian besar masalah kesehatan yang ada pada keluargamu untuk.  

Caranya adalah dengan secara bertahap membangun koleksi oil-mu. Walaupun sebenarnya sebagian besar keluarga mampu memenuhi semua kebutuhan kesehatan keluarga mereka dengan kurang dari 10 minyak atau bisa terbilang banyak. 

Mengapa demikian, karena sebenarnya jika kamu menggunakan minyak esensial dengan benar, kamu hanya menggunakan jumlah yang sangat sedikit sekali, yang berarti untuk satu botol saja bisa bertahan cukup lama.  

Tidak ada gunanya membeli banyak yang akhirnya hanya menjadi kedaluwarsa sebelum kamu dapat menggunakannya. 

Selain itu, bila kamu tahu cara pembuatan minyak esensial yang menghadirkan banyak tantangan di sisi ekologis yang signifikan per botolnya, seperti membutuhkan banyak bahan tumbuh-tumbuhan alami dalam botol kecil. 
 
Disini kamu akan merasakan tanggung jawab ekologis menjadi penting, dan kamu pasti ingin memperlakukan minyak esensial-mu lebih efektif lagi.

2. Kenali essential oil yang kamu ingin beli

Dok. Tupperware

Ungkapan lain yang banyak juga beredar adalah, "mengenal beberapa minyak dengan baik lebih penting daripada memiliki banyak minyak esensial."  Ini adalah nasihat yang sangat bagus.  

Ada banyak manfaat terapi yang tumpang tindih nantinya bila kamu memiliki banyak minyak esensial, jadi kamu benar-benar tidak membutuhkan banyak koleksi untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan.

Ditambah, semakin baik kamu mengetahui mengenai manfaat minyak yang kamu miliki, semakin kreatif kamu menggunakannya.

Bukan hanya kualitas saja, nggak sedikit orang yang memiliki perhatian dengan produk yang halal. Salah satu produk yang halal dapat kamu temukan dalam essensial oil keluaran terbaru yaitu Trulife by Tupperware.

 "Dari proses produksi bibit sampai dikemas menjadi essential oil semua proses diawasi oleh Majelis Ulama Indonesia. Jadi memang uji halal itu tidak semudah hanya ketika bahanya sudah alami 100 persen artinya sudah halal, perlu adanya pengawasan dari tahap awal penanaman bibit bahan yabg digunakan. Dan produk kami telah mendapat sertifikasi halal tersebut," jelas Franky P. Angelo NCD & Head Communication Trulife by Tupperware. 

3. Mulailah dengan aman dan perlahan

essentialoilscompany.com

Meskipun minyak esensial lebih alami daripada banyak bahan kimia yang kita miliki di lemari kamar mandi dan juga di wastafel dapur, itu tidak berarti minyak esensial benar-benar aman untuk setiap orang dan untuk setiap bentuk aplikasinya. 

Beberapa minyak sangat aman untuk berbagai kegunaan, menjadikannya sangat baik untuk pemula, sementara  mungkin bagi yang lain dapat menyebabkan iritasi dan bahkan reaksi alergi pada beberapa orang jika tidak digunakan secara benar.  

Jika kamu menggunakannya secara perlahan ini akan lebih aman, cenderung tidak akan menerima efek negatif darinya, dan setelahnya kamu bisa menaikkan fleksibilitas kurva pemakain yang baik untuk selalu kamu rasakan dan pelajari. 

4. Baik juga digunakan dengan cara dihirup

Unsplash/Darius Bashar

Minyak atsiri selain dapat digunakan melalui topikal, atau internal, ada juga dengan cara dihirup, dan metode ini mampu meningkatkan rasio manfaat yang bisa saja meningkat. 

Apa yang paling benar-benar menakjubkan kita adalah merasakan betapa efektifnya menghirup minyak esensial.  

Seringkali kamu hanya perlu menghirup untuk mengatasi masalah apa pun yang dihadapi, entah itu kamu sedang membutuhkan dukungan ekstra untuk menenangkan anak yang terlalu bersemangat sebelum tidur atau untuk meredakan sakit kepala yang menimpa.  

Dengan cara dihirup juga merupakan pendekatan terbaik untuk digunakan pada anak di bawah usia 6 tahun.

Sebenarnya penggunaan secara topikal atau diusap juga menjadi salah satu yang terbaik, tetapi dalam banyak kasus terdapat iritasi kulit dan diperlukan pengenceran yang sesuai.

Hal ini membuat pendekatan topikal lebih kompleks sekaligus tidak selalu lebih efektif.

Meskipun beberapa minyak esensial dapat digunakan secara internal, ini membutuhkan banyak studi dan pemahaman ekstra untuk dilakukan dengan aman, jadi tidak disarankan untuk pemula dalam art perlu bimbingan dosis. 

5. Dengan cara diencerkan menggunakan bahan minyak lain yang lebih aman pada pemakaian langsung ke tubuh

Unsplash/Chelsea shapouri

Langkah ini lebih penting daripada yang disadari kebanyakan orang, dengan menambahkan minyak esensial pada minyak yang tetap, seperti lilin jojoba, minyak almond manis, minyak kelapa fraksionasi, atau minyak zaitun sebelum menggunakan secara topikal pada kulit lebih aman dan terkadang bahkan lebih efektif daripada menggunakan minyak esensial secara langsung dari botol.. 
 
Terkadang menggunakan lebih sedikit minyak esensial sebenarnya lebih efektif daripada menggunakan lebih banyak minyak essential. 
 
Hal ini karena essential oil yang bersifat terkonsentrasi dengan pon materi tanaman yang disuling untuk menghasilkan satu sendok makan minyak esensial yang diencerkan dalam minyak tetap tadi. 

Berikut berbagai rasio pengenceran, yang kamu harus lakukan sebagai pemula. 

Pengenceran 1% adalah dengan 1 tetes minyak esensial dalam 1 sendok teh minyak tetap, yang mudah diukur.  Caranya buat genangan sekitar 1 sendok atau minyak tetap di telapak tangan dan taruh 1 tetes minyak esensial ke dalam genangan itu.

Pengenceran 1% bagus untuk kulit wajah, anak kecil usia 6-12 tahun, ibu hamil, orang tua, dan siapa saja dengan kulit sensitif atau teriritasi yang membuat sistem kekebalan tubuhnya tertekan.

Pengenceran 2%, adalah sama dengan 1% hanya bedanya pada penambahan essential oil menjadi dua tetes. Hal ini bagus untuk sebagian besar aplikasi harian dan bahkan beberapa aplikasi kebutuhan khusus.

Sedangkan untuk area perawatan langsung, seperti memijat sendi yang sakit atau otot yang sakit kamu bisa menggunakan resep penambahan essential oil 3% atau dengan menambahkan minyak esensial sebanyak tiga tetes pipet. 

Nah tunggu apalagi Ma, marilah kita mengambil manfaat dari alam secara bijaksana tentunya dengan memakai essential oil secara benar.

Baca juga: 

The Latest