TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tradisi Angpao saat Imlek, Bagi-Bagi Berkah saat Tahun Baru

Dianggap sebagai bagi-bagi berkah dan rezeki

Freepik

Angpao yaitu amplop merah selalu berisi uang. Dan biasanya diberikan kepada anak-anak dari orang tua, kakek-nenek, atau kerabat yang lebih tua sebagai hadiah Tahun Baru Imlek.

Nah, kamu harus tahu nih, angpao juga punya sebutan lain lho. Mereka menyebutnya hongbao dalam bahasa Mandarin dan lai see dalam bahasa Kanton.

Istilah "paket merah" juga mulai umum digunakan, meskipun tampilan dan fungsi hongbao lebih seperti amplop daripada paket atau kantung.

Lalu, mengapa angpao wajib diberikan untuk generasi yang lebih muda, ya? Popmama.com merangkum soal tradisi angpao. Berikut penjelasannya:

1. Tradisi angpao

Freepik/evening_tao

Orang Cina menyukai warna merah, dan menganggap merah sebagai simbol energi, kebahagiaan, dan keberuntungan.

Mengirim amplop merah merupakan salah satu cara untuk mengirimkan ucapan selamat dan keberuntungan (serta uang).

2. Makna angpao

Freepik

Sebenarnya yang penting amplop merah adalah kertas merahnya, bukan uang di dalamnya. Membungkus uang keberuntungan dalam amplop merah diharapkan dapat memberikan lebih banyak kebahagiaan dan berkah bagi penerimanya. Karenanya, tidak sopan membuka amplop merah di depan orang yang memberikannya.

Amplop merah di Tahun Baru Imlek adalah hadiah tradisional untuk anak-anak selama Tahun Baru Imlek.

Di Cina, amplop merah disebut yasui qian (压岁钱 / yaa-sway chyen), yang berarti 'menekan uang hantu'. Mereka yang menerima amplop merah mengharapkan tahun yang aman dan damai.

3. Siapa yang wajib memberi angpao?

disway.id

Secara tradisional, jika kamu sudah mulai menghasilkan uang, inilah saatnya memulai pengalaman Mama memberikan amplop merah Tahun Baru Imlek. Memberi paket merah adalah cara untuk berbagi berkah dari kamu.

Umumnya jumlah uang yang dibungkus dengan paket merah tergantung pada penghasilan yang kamu terima. Jadi, tidak perlu memaksakan diri. Namun, ada kebiasaan jika belum menikah, kamu tidak perlu mengirimkan amplop merah kepada orang lain.

4. Kapan biasanya membagikan angpao?

Freepik

Biasanya, pada malam tahun baru imlek atau hari tahun baru, orangtua akan menyiapkan amplop merah dan memasukkannya ke saku anak. Amplop merah biasanya diberikan dan diterima hanya di antara keluarga.

Sementara di beberapa daerah pedesaan, biasanya kamu harus memberikan amplop merah kepada setiap anak yang kamu temui selama periode Tahun Baru Imlek.

Ada juga kebiasaan, kerabat dekat kamu (seperti orangtua dan kakek nenek) akan tetap memberi kamu angpao meski kamu telah menikah. Hal itu menjadi simbol cinta dan berkah mereka untuk Mama.

5. Tips memberi angpao

Unsplash.com/@chuttersnap
  1. Merupakan tradisi untuk memasukkan uang baru ke dalam amplop angpao Tahun Baru Imlek. Memberi uang kertas yang kotor atau kusut itu dianggap pamali. Seminggu menjelang Tahun Baru Imlek, banyak orang mengantre panjang di bank untuk menukar uang lama dengan yang baru.
  2. Kamu harus menghindari memasukkan koin ke dalam amplop.
  3. Hindari memberikan jumlah dengan angka 4. Alasannya, angka '4' dalam bahasa Cina terdengar seperti 'kematian', jadi ini dianggap sial. Angka genap, kecuali empat, lebih baik dari pada ganjil. Yang terbaik adalah jika jumlahnya dimulai atau diakhiri dengan delapan, seperti 800 yuan, karena dianggap meningkatkan keberuntungan.
  4. Siapkan amplop merah sebelumnya dan selalu bawa beberapa amplop selama 16 hari saat Tahun Baru Imlek (dari Malam Tahun Baru hingga Festival Lentera). Jika kamu bertemu seseorang yang kamu kenal, kamu tidak perlu repot mencari amplop merah.
  5. Siapkan tanda khusus untuk jumlah uang yang berbeda. Jadi, kamu tidak perlu bingung saat ingin memberikannya.

Tradisi angpao ini masih dijalankan oleh masyarakat Tionghoa di berbagai negara. Hal itu juga dilakukan di Indonesia. Anak-anak biasanya sangat bahagia dan merasa mendadak kaya saat Tahun Baru Imlek.

Baca juga:

The Latest