TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Eksklusif: Terhalang Pandemi, Hilyani Hidranto Rindu Rutinitas saat Menjadi Instruktur Olahraga Offline

Sebagai instruktur olahraga online Hilyani kerap menghadapi berbagai tantangan saat menyelenggarakan kelas setiap hari

Popmama.com/Michael Andrew

Tahun 2020 seolah jadi momen cobaan bagi berbagai pihak dan kalangan. Tak hanya menyerang berbagai sektor, pandemi Covid-19 juga mempengaruhi berbagai aspek kehidupan kita sebagai manusia.

Sebagai seseorang yang dulunya sangat aktif berkegiatan dan bekerja. Keadaan pandemi ini membuatnya sangat terpukul saat awal pandemi datang. 

"Sebelum pandemi saya seneng sekali jadi instruktur. Just the fact I go to the studio, ketemu banyak orang energinya kerasa banget. Jadi lebih semangat juga," jelas Hilyani.

Millennial Mama of The Month Januari 2021ini menyebut jika keadaan yang tiba-tiba harus semuanya menjadi online. Tentunya tak hanya satu atau dua kendala yang dihadapi Hilyani Hidranto ketika menyiapkan kelas secara online.

"Kita harus menyiapkan banyak hal dari ring light, soft box agar cahaya lebih terang di rumah. Terus yang paling penting koneksi internet. Kadang kalau koneksi internetnya jelek, kita sebagai instruktur ikut down dan panik juga. Bisa dibilang jadi instruktur online itu banyak yang harus dipikrikan dan dipersiapkan," terang Hilyani.

Penasaran bagaimana Hilyani Hidranto beradaptasi sebagai instruktur online di kala pandemi? Popmama.com sudah rangkum cerita lengkapnya nih!

1. Banyak kendala-kendala baru yang harus dihadapi Hilyani

Popmama.com/Michael Andrew Millennial Mama of the Month Edisi Januari 2021: Hilyani Hidranto

Menyesuaikan dengan banyak kebiasaan baru membuat Hilyani Hidranto harus siap dengan berbagai masalah. Meski saat ini sudah 10 bulan ia resmi menjadi instruktur olahraga online, tetap saja kadang ia pun kesulitan untuk membiasakan dibandingkan saat mengajar offline dulu.

"Kalau kelas online juga saya harus bisa memastikan energi yang saya beri bisa sampai ke rumah masing-masing peserta, dan itu sangat tidak mudah. Soalnya energi yang dikeluarin harus lebih banyak juga sehingga kadang lebih lelah," jelas Hilyani Hidranto. 

Jika disuruh memilih, Hilyani lebih senang menjadi instruktur secara offline. Sebab, ketika kelas online Hilyani kadang merasa jauh lebih lelah karena harus menyiapkan semua hal sendirian.

2. Jadwal kelasnya berkurang buat Hilyani kerap menanti saat ia mengajar

Popmama.com/Michael Andrew

Meski kadang lebih lelah dari kelas offline, tapi tak membuat Hilyani kehilangan gairah ketika menjadi instruktur kelas online. 

Ia mengakui justru semenjak online jarang merasa bosan. Selama pandemi Covid-19, jumlah kelas yang diajar Hilyani lebih sedikit. Justru karena itu ia menjadi cukup exited dan penasaran setiap pengalaman kelas yang akan ia lakukan. 

"Kalau titik bosan malah berkurang sejak kelas online, karena berkurang kelasnya. Malah kadang saya menunggu-nunggu untuk bisa mengajar online," jelas Hilyani.

Meski ia menantikan setiap kelas yang dilakukan, bukan berarti Hilyani harus selalu 'on fire' setiap waktu. Kadang memang ada masa-masanya, ia ada di fase malas. Salah satu contohnya adalah hanya menerapkan playlist track yang sama. 

"Kadang suka jadi males ngutak-ngatik set list. Paling itu, tapi kalau sudah suntuk sekali saya mencari inspirasi di website pound untuk cari lagu-lagu baru untuk refreshing," jelasnya. 

3. Hidup sebagai instruktur olahraga tak selalu membuat Hilyani ketat soal makanan

Popmama.com/Michael Andrew

Citra sebagai instruktur olahraga biasanya banyak orang menganggap kalau Hilyani selalu makan sehat setiap hari. Ternyata, ia tak seketat itu lho soal makanan. 

"Sebenarnya makan kalau di jaga ya memang di jaga. Tapi saya juga masih makan steak, pasta, atau makanan yang berlemak juga masih makan. Jadi tidak seluruhnya clean. Menurut aku its okey kalau punya cheat meal, yang penting jangan bablas aja," jelas Hilyani.

Oleh karenanya anggapan jika instruktur olahraga selalu makan sehat setiap saat juga ditampik oleh Mama satu anak ini. 

"Saya tetap makan yang memang ingin saya makan banget, jadi tidak harus bersih-bersih banget semua sayur tanpa lemak. Orang pasti mikir 'wah instruktur nggak makan gorengan' nggak kok kita juga tapi mungkin porsinya tidak sebanyak orang pada umumnya aja," pungkas Hilyani. 

4. Cerita Hilyani yang jatuh cinta dengan olahraga Pound Fit

Popmama.com/Michael Andrew Millennial Mama of the Month Edisi Januari 2021: Hilyani Hidranto

Hilyani yang saat ini memiliki setifikasi khusus untuk olahraga Pound ternyata baru mengenal olahraga tersebut tahun 2016. Ia menceritakan dulu dirinya tengah hamil anak pertama saat tertarik mengikuti olahraga Pound. 

"Waktu itu saya lagi hamil, bisa dibilang aneh karena ingin coba olahraga baru. Tapi karena lagi hamil, kata instrukturnya dulu, Laila Munaf, ditahan dulu karena kalau hamil tidak boleh mencoba olahraga baru, hanya boleh olahraga yang udah biasa kita lakukan," jelas Hilyani. 

Untuk bisa belajar Pound ia harus menunggu sampai tahun 2017 atau setelah dirinya melahirkan. 

"Setelah lahiran dan siap olahraga lagi, baru mencoba Pound dan ternyata nyaman dan enak untuk dilakukan. Saat melakukan Pound, kita tidak hanya mendengar musik, tapi seolah punya konser sendiri gitu selama 45 menit," jelas Hilyani dengan semangat.

Hilyani sendiri pernah mencoba berbagai macam olahraga mulai dari TRX, Yoga, hingga ZUMBA. Namun, belum ada yang membuatnya sampai keukeuh ingin menjadi instruktur.

"Tapi setelah kenal Pound, oke, saya ingin jadi instruktur deh," pungkasnya. 

Sebagai sosok yang menjadikan olahraga sebagai salah satu gaya hidup, diakui Hilyani dirinya menjadi lebih mindfull dalam menjalani kehidupan. Cerita Hilyani mengenai perjalanan keseimbangan hidup dan mentalnya yang ditemukan melalui olahraga bisa Mama baca di artikel Millennial Mama of The Month Januari 2021.

#MillennialMama of the Month Edisi Januari 2021 – Hilyani Hidranto

Editor in Chief - Sandra Ratnasari
Lifestyle Editor - Onic Metheany  
Reporter – FX Dimas Prasetyo, Putri Syifa Nurfadilah
Social Media - Irma Erdiyanti
Art Designer – Aristika Medinasari
Photographer - Michael Andrew

Baca juga:

The Latest