TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai Darurat Kesehatan Global

Kasus Cacar Monyet telah menyebar di lebih dari 70 negara

Freepik/stefamerpik

Kabar buruk diumumkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait monkey pox atau cacat monyet. Organisasi kesehatan dunia itu secara resmi mengumumkan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global dengan level alarm tinggi.

Pengumuman tersebut disampaikan WHO pada Sabtu (23/7/2022) waktu setempat. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers mengemukakan, wabah ini telah menyebar di lebih dari 70 negara di seluruh dunia.

Hal itu menjadi salah satu dasar yang membuat WHO akhirnya memutuskan wabah cacar monyet sebagai keadaan luar biasa. Ini memenuhi syarat sebagai keadaan darurat kesehatan global.

Berikut Popmama.com rangkum informasi mengenai WHO tetapkan cacar monyet sebagai darurat kesehatan global.

1. Cacar monyet telah menyebar di lebih dari 70 negara

newswaali.com

Keputusan cacar monyet sebagai darurat kesehatan global dirancang WHO sebagai alarm agar seluruh negara di dunia diharapkan berkoordinasi dan berkolaborasi untuk menangani penyakit ini. Selain itu, status ini juga dapat membuka pendanaan dalam berbagai vaksin dan perawatan.

Dalam konferensi pers tersebut, Tedros mengungkapkan saat ini cacar monyet sudah menyebar lebih dari 70 negara.

"Saya telah memutuskan bahwa wabah #monkeypox global merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional," ujar Tedros dalam konferensi persnya.

2. Ada sejak tahun 1970, penyebarannya marak di negara luar Afrika tahun 2022

https://www.news18.com/

Monkey pox atau cacar monyet awalnya hanya berada di Afrika sejak terdeteksi pertama kali pada 1970-an kini menyebar ke seluruh dunia. Ketika WHO sudah menetapkan darurat kesehatan global, itu berarti status penyakit ini setara dengan Covid-19.

Cacar monyet pertama kali ditemukan pada monyet yang menjadi dasar dari nama penyakit ini. Mutasi virus yang kini beredar di luar Afrika adalah versi lebih ringan dari dua versi yang diketahui lebih mematikan.

Awalnya hanya menyebar di satu negara, di tahun 2022 sejumlah kasus besar terdeteksi di negara di luar Afrika. Bahkan pada orang-orang yang tak punya riwayat perjalanan ke wilayah tersebut.

Pada 20 Mei 2022, Inggris mencatat 20 kasus, sebagian besar di antaranya adalah laki-laki penyuka sesama jenis atau homoseksual. Pada 23 Mei, AS mengatakan sedang bersiap memberi vaksin cacar, yang dikatakan efektif melawan cacar monyet, kepada orang-orang yang sudah melakukan kontak dekat dengan pasien.

3. Per Juli 2022, ada lebih dari 15.000 kasus cacar monyet di seluruh dunia

Pexels

Karena banyak ditemukan pasa laki-laku homoseksual, 8 Juli 2022 otoritas kesehatan di Prancis memvaksinasi orang-orang yang dipertimbangkan berisiko termasuk homoseksual, transgender dan pekerja seks.

Tak berselang lama tepatnya pada 14 Juli, CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit) AS melaporkan lebih dari 11 ribu kasus terkonfirmasi di sekitar 60 negara yang penyakit cacar monyet ini biasanya tidak ditemukan. Sebagian besar kasus terjadi di Eropa, AS dan Kanada.

Pada 20 Juli Tedros mengumumkan hampir 14 ribu kasus berasal dari 70 negara. Terdapat lima kematian yang semuanya terjadi di Afrika. Sehari kemudian WHO mengadakan pertemuan ahli untuk membahas apakah status cacar monyet akan ditingkatkan.

Tak lama dari pertemuan itu, WHO akhirnya mengumumkan cacar monyet sebagai darurat kesehatan global per 22 Juli 2022 dan diumumkan ke publik sehari setelahnya.

Selain cacar monyet, saat ini ada dua penyakit yang statusnya sama demikian, yaitu Covid-19 dan Polio. WHO menyatakan per diumumkannya cacar monyet sebagai darurat kesehatan global, sudah hampir 16 ribu kasus sudah dilaporkan lebih dari 70 negara.

Itulah tadi informasi mengenai WHO tetapkan cacar monyet sebagai darurat kesehatan global. Wah, harus berhati-hati dan lebih ketat lagi melindungi keluarga dari penyakit ini.

Baca juga:

The Latest