Dapat Diatasi Secara Medis dan Alami, Begini Cara Menghilangkan Keloid

Pilih yang mana, Ma?

13 Maret 2019

Dapat Diatasi Secara Medis Alami, Begini Cara Menghilangkan Keloid
vecer.mk

Keloid adalah bekas jaringan parut sehabis munculnya luka, yang bertumbuh dan mengeras. Mudahnya, ini adalah jaringan atau daging yang tumbuh di tempat yang mengalami luka. Jaringan yang tumbuh bisa berukuran lebih besar daripada luka aslinya. Normalnya, jaringan parut bekas luka akan sembuh dan memudar sendirinya seiring waktu dan dengan perawatan. Namun, orang yang memiliki kondisi ini tidak demikian.

Keloid paling umum ditemukan di dada, bahu, telinga dan pipi. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan keloid muncul di bagian tubuh lainnya.

Walau tidak terlalu membahayakan kesehatan, kondisi ini dapat mengganggu penampilan. Itu sebabnya banyak orang yang ingin menghilangkan keloid, khususnya ibu hamil yang baru melahirkan secara caesar.

Nah, untuk menghilangkan keloid, kamu dapat mengatasinya dengan dua cara, yakni secara alami maupun secara medis. 

Untuk mengetahuinya lebih lanjut, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa daftarnya.

1. Cara menghilangkan keloid secara medis

1. Cara menghilangkan keloid secara medis
PIxabay/DarkoStojanovic

Cara paling ampuh untuk mengatasi keloid adalah dengan menghindari luka. Namun jika ia muncul, ada beberapa cara medis yang ampuh untuk menghilangkan keloid.

Berikut diantaranya:

  • Suntik kortison

Cara ini termasuk aman dan tidak begitu sakit. Suntik biasanya dilakukan setiap 4 hingga 8 minggu pada area keloid.

Suntik kortison diketahui dapat membantu meratakan keloid.

Setelah suntikan, keloid akan terlihat lebih bagus namun meninggalkan sedikit jejak yang cukup terlihat karena tampak berbeda dengan kulit sekitarnya.

  • Operasi bedah

Upaya pengangkatan keloid melalui operasi cukup berisiko. Hal ini karena memotong keloid bisa memicu pembentukan keloid baru atau memperbesar keloid yang lama.

Beberapa operasi bedah berhasil dilakukan dengan menyuntikkan steroid pada bagian luka beberapa bulan setelah pengangkatan keloid.

  • Terapi laser pulsed dye

Terapi laser ini dilakukan untuk meratakan dan mengurangi warna merah keloid. Ini cukup aman dan tidak begitu sakit namun butuh tindakan medis tambahan.

Cara ini cukup mahal karena biasanya tidak ditanggung asuransi.

  • Gel silikon

Pemberian gel silikon pada bagian luka selama beberapa bulan, memberikan hasil yang bervariasi. Caranya cukup mengoleskan gel pada bagian keloid hingga keloid hilang.

  • Cryotherapy 

Cara ini dilakukan dengan membekukan keloid dengan cairan nitrogen. Tindakan ini bisa meratakan keloid namun meninggalkan bekas warna yang lebih terang pada area bekas luka.

  • Interferon

Interferon adalah protein yang dihasilkan sistem imun tubuh manusia untuk melawan virus dan bakteri.

Suntikan interferon dapat mengurangi ukuran keloid namun belum dapat dipastikan apakah akan bertahan lama.

Editors' Picks

2. Cara menghilangkan keloid secara alami

2. Cara menghilangkan keloid secara alami
Pexels/Nick Collins

Selain dengan cara medis, kamu juga dapat mengatasi keloid dengan bahan-bahan alami.

Selain murah dan bahannya mudah didapat, pengobatan alami juga aman diterapkan pada kulit dan ampuh jika dilakukan secara rutin.

Berikut ini beberapa daftar bahannya:

  • Baking soda

Selain untuk membuat kue mengembang dengan sempurna, baking soda juga manjur untuk mendorong perkembangan lapisan kulit yang baru.

Caranya, campurkan 1 sendok teh baking soda dengan 3 sendok teh hidrogen peroksida. Kemudian, olesi ke area bekas luka dengan kapas.

Diamkan selama 15 menit lalu bilas dengan air hangat. Lakukan hal ini 3 atau 4 hari sekali dalam sebulan untuk mengurangi bekas luka keloid.

  • Lidah buaya

Oleskan gel lidah buaya ke daerah kulit yang memiliki bekas luka, biarkan kering dengan sendirinya.

Dengan melakukan cara ini lima hingga enam kali sehari selama beberapa hari sangat efektif meregenerasi kulit yang rusak.

  • Jus lemon

Selain segar dikonsumsi, kandungan vitamin C dan antioksidan pada jus lemon ampuh untuk mengurangi bekas luka yang mengganggu.

Caranya cukup dengan mengolesi bekas luka dengan sari lemon, lalu biarkan selama setengah jam sebelum dibilas dengan air hangat.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, lakukan ini 2 kali sehari selama 1 bulan.

  • Cuka apel

Bekas luka juga dapat disingkirkan dengan mencampur 2 sendok teh cuka apel dan 1 sendok teh air, bubuhi ke area bekas luka dengan kapas.

Diamkan selama setengah jam lalu bilas dengan air. Lakukan ini 3 hingga 4 kali sehari selama beberapa minggu untuk hasil yang terbaik.

  • Bawang putih

Studi yang dilakukan oleh Universitas Aarhus di Denmark pada 1994 menyebutkan, ekstrak bawang putih turut memengaruhi pertumbuhan sel fibroblas yang menyebabkan keloid.

Untuk menghilangkannya, hancurkan 3 hingga 4 siung bawang putih lalu oleskan pada bekas luka selama 15 menit kemudian bilas dengan air hangat.

Cukup lakukan ini sekali dalam sehari selama sebulan untuk hasil yang maksimal.

  • Madu

Khasiat madu untuk kesehatan memang luar biasa, termasuk dalam hal menghilangkan bekas luka.

Dengan mengoleskan madu asli pada bekas luka dan dipijat selama 10 menit, lalu diamkan selama satu jam sebelum dibersihkan dengan air hangat ampuh untuk menghilangkan bekas luka pada kulit.

Jangan lupa lakukan selama 2 kali sehari selama beberapa minggu. 

Nah, itulah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk menghilangkan keloid atau bekas luka.

Mengingat bahwa keloid tidak dapat dihilangkan dengan sekejap mata, maka diharapkan kamu dapat bersabar agar bisa mendapatkan hasil yang sempurna.

Selamat mencoba!

Baca juga: 

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!