TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Tips Menata Barang di Kamar Mandi agar Bersih dan Anti Bau

Mandi jadi lebih nyaman di kamar mandi yang bersih!

Freepik/lifeforstock

Kamar mandi bisa jadi tempat paling kotor di rumah jika tak dirawat dengan baik. Selain harus dibersihkan dengan rutin, Mama juga sebaiknya melakukan penataan barang-barang agar tampak bersih dan rapi. 

Atur barang-barang seperti alat mandi atau produk pembersih di tempat penyimpanan. Perhatikan penataannya dengan detail. Hal ini untuk memanfaatkan ruang secara maksimal. Khususnya untuk kamar mandi minimalis. 

Selain itu, kamar mandi yang ditata rapi akan terbebas dari bau akibat sampah-sampah yang berserakan. 

Nah Ma, berikut tips menata kamar mandi agar bersih dan anti bau. Kali ini Popmama.com telah merangkumnya dari berbagai sumber.

Disimak ya, Ma!

1. Pastikan alat mandi dan produk pembersih tidak berserakan

alicdn.com

Apakah sabun, shampo, pasta gigi, sikat gigi, hingga alat cukur tergeletak dimana-mana? Hal ini bisa saja terjadi jika kamar mandi Mama tidak memiliki tempat penyimpanan yang cukup untuk menata semua alat mandi dan produk pembersih.

Simpan semuanya dalam laci atau lemari yang menempel pada dinding. Detail penyimpanan yang kecil pun dapat membuat tampilan kamar mandi terlihat menarik. Misalnya, tempatkan sikat gigi di dalam cangkir atau sediakan dispenser sabun yang dapat disekrup ke dinding. 

Namun ingat, agar kamar mandi tetap bersih dan rapi kembalikan barang ke tempat asalnya setelah selesai dipakai. 

2. Kelompokkan barang-barang di tempat penyimpanan

Pixabay/La-Belle-Galerie

Jika Mama sudah memiliki tempat penyimpanan seperti laci atau lemari, sekarang cobalah kelompokkan isinya. Pisahkan produk-produk yang akan dipakai dalam baki atau rak, isilah dengan satu sabun, satu shampo, dan satu condisioner. 

Tujuannya agar barang-barang tersebut mudah ditemukan dan saat mandi kita tidak menggunakan produk yang salah. Karena biasanya di kamar mandi, Mama menyimpan beberapa stok produk pembersih agar tidak panik jika tiba-tiba isinya habis. 

Baki atau rak ini dapat memudahkan saat membuka laci karena barang-barang bisa terlempar ke mana-mana saat Mama atau anggota keluarga lainnya sedang terburu-buru saat mandi. 

3. Gunakan furnitur multifungsi

Freepik/wirestock

Tentunya penting untuk memasang cermin di kamar mandi. Namun, jika sudah kehabisan ruang. Mama bisa memasang furnitur multifungsi, misalnya lemari yang menempel ke dinding, pada pintunya terdapat cermin. 

Selain itu, jika Mama punya rencana merenovasi kamar mandi. Cobalah usulkan untuk membuat ceruk shower. Untuk kamar mandi minimalis, ceruk shower dapat menghemat ruang. Mama bisa menempatkan semua alat mandi dan produk pembersih disana. 

4. Sediakan keranjang cucian

sapulpalaundry.com

Biasanya keranjang cucian diletakan di kamar tidur. Namun, tak ada salahnya jika Mama menyediakan keranjang cucian berukuran besar di kamar mandi. 

Baju olahraga yang bau dan berkeringat, handuk-handuk basah sepertinya tidak nyaman jika diletakan dalam keranjang cucian di kamar tidur. 

5. Pastikan ada tempat sampah di kamar mandi

www.recycling.com

Untuk beberapa produk pembersih yang isinya sudah habis, jangan lupa untuk segera dibuang agar sampahnya tidak menumpuk! 

Sampah yang menumpuk bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Selain itu, juga dapat membuat kamar mandi lembap dan berbau tak sedap. 

Sediakan tempat sampah kecil di sudut kamar mandi yang jauh dari percikan air. Ingat untuk selalu mengosongkannya jika isinya mulai penuh! 

Nah, itulah beberapa tips menata kamar mandi agar rapi dan anti bau. Yuk, mulai terapkan dari sekarang!

Baca juga:

The Latest