TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Faktor Pasangan Selingkuh yang Harus Diketahui

Pasangan yang terlihat baik pun bisa saja melakukan perselingkuhan, lantas apa faktornya?

Freepik/user15285612

Saat ini kasus perselingkuhan sedang menjadi isu yang hangat diperbincangkan di Indonesia. Ada banyak pasangan artis yang diketahui selingkuh sampai pernikahannya harus berakhir dengan perceraian. 

Menanggapi hal tersebut, Popmama.com melakukan obrolan bersama psikologi klinis bernama Wiwin Narti, M.Psi dengan tema "Dampak Perselingkuhan Terhadap Psikologis Keluarga" yang berlangsung melalui Live TikTok Popmama.com pada Senin (29/5/2023).

Salah satu hal yang ia paparkan perihal faktor pasangan melakukan perselingkuhan. Kira-kira kenapa pasangan bisa selingkuh ya, Ma? 

Ketahui lebih lengkap terkait beberapa faktor pasangan selingkuh berikut ini yang sudah Popmama.com rangkum, yuk!

1. Tidak punya komitmen

Pexels/Maahid Photos

Faktor pasangan selingkuh yang pertama bisa jadi karena tidak memiliki komitmen sejak awal. Komitmen sendiri bukan satu hal yang sepele, melainkan cukup penting dimiliki sebuah hubungan pernikahan. 

"Komitmen di awal pra-nikah itu penting sekali, jadi pasangan tau kalau seandainya dia sudah melakukan itu (selingkuh) adalah sesuatu yang tidak bisa ditoleransi oleh pasangan. Sebenarnya di awal pernikahan itu perlu adanya komitmen," kata Wiwin Narti, M.Psi selaku psikolog klinis. 

2. Cintanya pernah ditolak di masa lampau

Freepik/solominphoto

Wiwin sebagai psikolog sering menangani soal kasus perselingkuhan. Menurutnya, salah satu faktor laki-laki melakukan perselingkuhan adalah cintanya pernah ditolak di masa lampau. 

"Dulu sebelum dia menginjak usia matang, dia adalah orang yang pernah ditolak, gitu ya istilahnya. Pernah ditolak, kemudian juga tidak punya power, kepribadiannya juga tidak asik. Jadi ketika dia merasa sudah punya power, perekonomian sudah bagus nih, dia merasa dirinya sukses," katanya.

Pada intinya perubahan seseorang tersebut membuatnya ingin mendapat pengakuan dari orang lain, seperti ingin meningkatkan harga dirinya. 

3. Adanya kesempatan yang terbuka untuk pasangan melakukan perselingkuhan

Freepik

Faktor yang bisa saja mendorong pasangan selingkuh, yakni adanya sebuah kesempatan yang terbuka cukup lebar. 

Misalnya saja ada seseorang yang bukan muhrim di rumah, kemudian usianya lebih muda dan hubungannya cukup intens. Pasangan bisa saja memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berselingkuh, padahal awalnya ia tak memiliki niat sama sekali. 

4. Tidak adanya ketakutan kepada Tuhan

Pexels/Carsten Vollrath

Saat berlangsungnya pernikahan, kedua pengantin mengucap janji kepada Tuhan perihal rumah tangga yang akan dibangunnya. Di semua agama pun mengucapkan janji tersebut, bahkan dalam agama Islam sendiri sampai mengucap syahadat. 

"Kontrol terhadap rasa takut bahwa kita itu selalu diawasi oleh Tuhan menjadi dasar kenapa orang bisa sampai selingkuh," kata Wiwin. 

5. Mendapat pengakuan dan perhatian lebih dari orang lain

Freepik/Drazen Zigic

Paras orang lain yang dinilai lebih menawan dibanding pasangan sahnya belum tentu menjadi faktor seseorang melakukan perselingkuhan. Di kebanyakan kasus justru seseorang yang berselingkuh merasa tidak dihargai oleh pasangannya di rumah. 

Kemudian seseorang tersebut mencari pengakuan kepada orang lain, sesuai dengan yang diinginkannya. Hal-hal itu bisa saja tidak didapatkan oleh pasangan tersebut dari pasangan sahnya sampai akhirnya berani berselingkuh. 

Itulah beberapa faktor pasangan selingkuh yang harus diketahui. Semoga rumah tangga bersama pasangan dijauhkan dari permasalahan seperti ini, ya. 

Baca juga:

The Latest